Produsen Mie Sedaap Buka Suara Soal Isu PHK di Gresik

Jurnalis: Anis Firmansyah
Editor: Rahmat Rifadin

24 Feb 2026 12:49

Thumbnail Produsen Mie Sedaap Buka Suara Soal Isu PHK di Gresik
Salah satu produk PT Karunia Alam Segar kemasan mie sedaap. (Foto: Dok. Ketik.com)

KETIK, GRESIK – PT Karunia Alam Segar (KAS) yang berlokasi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, buka suara soal isu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mencuat ke media sosial sejak beberapa pekan terakhir.

Isu PHK terhadap pabrik yang menjadi produsen Mie Sedaap itu sempat menjadi perbincangan publik, lantaran keluhan para pekerja mengalami ketidakpastian waktu kerja sejak menjelang Ramadan.

Ketidakpastian nasib sekitar 400-an pekerja pabrik Mie Sedaap, PT KAS itu diikabarkan, dalam sebulan terakhir hanya bekerja 2-3 hari per minggu, dengan jadwal yang berubah-ubah. Pekerja mengaku tidak memiliki kepastian soal pekerjaannya, maupun nasib THR dan pesangonnya.

Human Resources & General Affairs PT Karunia Alam Segar, Peter Sindaru, menegaskan bahwa keputusan tersebut bukanlah kebijakan yang diambil karena momen tertentu.

Baca Juga:
Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

"Sebagai industri manufaktur padat karya, operasional perusahaan sangat dipengaruhi oleh dinamika permintaan pasar. Penyesuaian kapasitas produksi merupakan hal yang lazim dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha secara berkelanjutan," ujar Peter kepada Ketik.com, Selasa (24/2/2026).

Dalam menjalankan operasional, perusahaan kerap bekerja sama dengan penyedia jasa tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan tambahan saat produksi meningkat. Ketika kebutuhan menurun, jumlah tenaga kerja pun disesuaikan.

Ia menegaskan, mekanisme ini merupakan praktik umum dalam industri manufaktur dan telah dijalankan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurut dia, perusahaan tidak pernah menetapkan kebijakan berdasarkan bulan atau momentum tertentu.

Perubahan kapasitas dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan perencanaan produksi yang dinamis.

Baca Juga:
Wagub Emil Hadiri Groundbreaking PT Geabh, Investasi Rp5,4 Triliun Dorong Hilirisasi Industri Kimia Jatim

"Perusahaan tidak menetapkan kebijakan ini berdasarkan momentum atau bulan tertentu. Keputusan diambil dengan mempertimbangkan dinamika pasar, kebutuhan operasional, serta perencanaan produksi yang dapat berubah dari waktu ke waktu," jelasnya.

Sebagai industri padat karya, perusahaan harus menjaga stabilitas usaha secara menyeluruh. Langkah manajerial yang diambil disebutnya sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan operasional.

"Penyesuaian ini merupakan bagian dari langkah manajerial yang dilakukan secara terukur dan sesuai ketentuan yang berlaku, bukan karena adanya momen tertentu seperti Ramadan," tambah Peter.

Manajemen juga mengklaim bahwa hubungan industrial tetap dijaga dalam proses tersebut. Komunikasi dengan para pemangku kepentingan disebut terus dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman.

"Perusahaan senantiasa berkomitmen menjalankan praktik ketenagakerjaan yang sesuai regulasi yang berlaku serta menjaga hubungan industrial yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Buka Trading Stablecoin USDT Fiktif, Satgas Pasti Hentikan Aktivitas AMG Pantheon

Baca Selanjutnya

Sudah Coba? Nasi Gila Mbah Di, Kuliner 12 Ribuan yang Menghidupi Malam Mahasiswa Rungkut Sejak 2004

Tags:

gresik Mie Sedaap pt kas phk

Berita lainnya oleh Anis Firmansyah

Produsen Mie Sedaap Buka Suara Soal Isu PHK di Gresik

24 Februari 2026 12:49

Produsen Mie Sedaap Buka Suara Soal Isu PHK di Gresik

PDAM Gresik Babak Belur, DPRD Soroti Kerugian dan Utang Membengkak Rp190 Miliar

24 Januari 2026 08:20

PDAM Gresik Babak Belur, DPRD Soroti Kerugian dan Utang Membengkak Rp190 Miliar

Pelayanan Buruk PDAM Gresik Dikeluhkan Warga

15 Januari 2026 17:15

Pelayanan Buruk PDAM Gresik Dikeluhkan Warga

Soal Banjir di Gresik, Dinas PUTR Akui Normalisasi Irigasi Belum Merata

5 Desember 2025 20:48

Soal Banjir di Gresik, Dinas PUTR Akui Normalisasi Irigasi Belum Merata

Aliran Sungai Kalilamong Meluap, Ratusan Rumah Warga di Gresik Terendam

19 November 2025 20:53

Aliran Sungai Kalilamong Meluap, Ratusan Rumah Warga di Gresik Terendam

Didorong Proyek Infrastruktur, Buas Property Hadirkan Solusi Hunian Mudah dan Terjangkau di Kediri

15 April 2025 07:27

Didorong Proyek Infrastruktur, Buas Property Hadirkan Solusi Hunian Mudah dan Terjangkau di Kediri

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar