Tolak VMS, Ratusan Nelayan Cilacap Geruduk Kantor Pelabuhan Perikanan Samudera

Jurnalis: Nani Ekowati
Editor: Aziz Mahrizal

10 Apr 2025 10:27

Thumbnail Tolak VMS, Ratusan Nelayan Cilacap Geruduk Kantor Pelabuhan Perikanan Samudera
Nelayan Cilacap menggelar aksi tolak VMS di depan Kantor Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, Rabu, 9 April 2025. (Foto: Nani Eko/ketik.co.id)

KETIK, CILACAP –  

Ratusan pelaku usaha perikanan dan nelayan yang tergabung dalam Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) Kabupaten Cilacap menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap, Rabu, 9 April 2024.

Mereka menolak Vessel Monitoring System (VMS) kebijakan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). VMS dianggap tidak efektif, merugikan dan memberatkan nelayan.

Aksi berlangsung damai dan dikawal personel Polresta Cilacap. Massa membentangkan poster bertuliskan tuntutan mereka seperti “Tolak VMS GT 30 ke bawah”, “kami sudah bayar PNBP namun masih saja di tekan”.

Baca Juga:
PKBM Annisa Cilacap Gelar TKA Gratis, Ijazah Kesetaraan Bisa untuk Daftar TNI dan Polri hingga Perguruan Tinggi

Ketua SNI Kabupaten Cilacap Edy Santoso mengatakan VMS tidak ada fungsinya bagi nelayan, malah nelayan dirugikan karena dibatasi dalam mencari ikan.

"Kami merasa ditekan dengan adanya pemasangan VMS, jika audiensi hari ini tidak membuahkan hasil, kami akan melanjutkan aksi ke Jakarta ke Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan membawa massa yang lebih banyak lagi karena kita ada organisasi SNI se-Indonesia," kata Edy Santoso.

Sementara itu, Agustina selaku Koordinator SNI Cilacap mengatakan, pada intinya nelayan Cilacap menolak VMS.

"Intinya kami tetap menolak VMS. Kami membeli VMS namun tidak membantu nelayan malah mempersulit nelayan dalam menangkap ikan," ungkap Agustina.

Baca Juga:
Wujud Komitmen PDIP Cilacap Peduli, Gelar Pengobatan dan Pemberian Makan Gratis

Agustina menyebut alat VMS kerap mengalami gangguan teknis. 

"Kalau kabel putus digigit tikus, atau alat tidak menyala karena ombak besar, kabel goyang, alat error karena faktor alam mereka mengira kita yang mematikan, maka kami akan mendapat surat cinta. Intinya VMS tidak efektif dan tidak membantu nelayan," jelasnya.

"Kami melakukan aksi untuk menolak, bukan untuk melawan aturan pemerintah. Kami pelaku pengusaha perikanan di Cilacap mentaati aturan yang ada dan ingin selalu bersinergi dengan pemerintah," imbuhnya.

Lebih lanjut Agustina meminta Presiden Prabowo untuk segera mengatasi permasalah yang nelayan Cilacap keluhkan dan berharap agar bersedia menemui nelayan di Cilacap.

"Siapapun yang menjadi menteri, kami hargai asal jangan membuat kebijakan sewenang-wenang yang merugikan nelayan. Dan Pak Prabowo pernah janji mau bertemu dengan nelayan Cilacap, namun sekarang belum kesampaian. Kami mohon Presiden Prabowo bersedia meluangkan waktu untuk menemui kami dan mendengar keluh kesah kami," pungkasnya.

Terpisah, Kepala Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Cilacap, Dwi Santoso Wibowo mengatakan, kebijakan pemasangan VMS merupakan bagian dari amanah undang-undang dan harus tetap dilaksanakan kebijakannya. Harus ada upaya untuk pemesanan sehingga invoice keluar dan bisa menjadi dasar hukum layak operasi.

"VMS bukan alat baru sejak Tahun 2010 sudah dibuat aturan sesuai sistem pemantauan kapal perikanan,” ujarnya. 

“Terkait alat VMS tersebut tiba-tiba mati dan tidak berfungsi maka nelayan akan dikenai sanksi berupa denda, kami menyebut tidak benar. Kami belum menerapkan aturan berupa sanksi administrasi denda," ungkapnya.

Mengenai tuntutan Nelayan Cilacap menolak VMS, Dwi menyampaikan bahwa aturannya tetap sama. Pemasangan VMS tetap dilaksanakan sampai menunggu arahan lebih lanjut. (*)

Baca Sebelumnya

Puteri Indonesia Kepri 2 2025, Fidya Adystiara Menapak Jejak Sejarah di Pulau Penyengat

Baca Selanjutnya

Razia THM di Halsel, Satpol PP Temukan Puluhan LC Tak Berizin dan Soroti Kesehatan

Tags:

Cilacap VMS Nelayan nelayan indonesia

Berita lainnya oleh Nani Ekowati

PKBM Annisa Cilacap Gelar TKA Gratis, Ijazah Kesetaraan Bisa untuk Daftar TNI dan Polri hingga Perguruan Tinggi

12 April 2026 22:29

PKBM Annisa Cilacap Gelar TKA Gratis, Ijazah Kesetaraan Bisa untuk Daftar TNI dan Polri hingga Perguruan Tinggi

Incar Kursi Ketua DPRD, 65 Persen Pengurus Golkar Cilacap dari Generasi Muda

11 April 2026 23:56

Incar Kursi Ketua DPRD, 65 Persen Pengurus Golkar Cilacap dari Generasi Muda

Wujud Komitmen PDIP Cilacap Peduli, Gelar Pengobatan dan Pemberian Makan Gratis

11 April 2026 08:49

Wujud Komitmen PDIP Cilacap Peduli, Gelar Pengobatan dan Pemberian Makan Gratis

KPU Usulkan Tambah Jumlah Dapil di Cilacap untuk Pemilu 2029

8 April 2026 20:08

KPU Usulkan Tambah Jumlah Dapil di Cilacap untuk Pemilu 2029

Wakil Ketua DPRD Cilacap Suyatno Desak Pemilik Rita Pasaraya Bertanggung Jawab kepada Korban Kebakaran

4 April 2026 21:22

Wakil Ketua DPRD Cilacap Suyatno Desak Pemilik Rita Pasaraya Bertanggung Jawab kepada Korban Kebakaran

Solusi Pemangkasan Dana Transfer ke Cilacap, Sindy Syakir: Tarik Investor Bukan Menaikkan Pajak Warga

4 April 2026 06:40

Solusi Pemangkasan Dana Transfer ke Cilacap, Sindy Syakir: Tarik Investor Bukan Menaikkan Pajak Warga

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar