Lima WNA Asal Bangladesh Disekap dan Disandera di Buleleng

Jurnalis: Suartha
Editor: Mustopa

21 Feb 2026 20:09

Thumbnail Lima WNA Asal Bangladesh Disekap dan Disandera di Buleleng
Dua terduga pelaku menjalani pemeriksaan di Mapolres Buleleng (Foto: Istimewa)

KETIK, BULELENG – Satreskrim Polres Buleleng tengah mengintensifkan proses penyidikan setelah mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan manusia atau TPPO, dengan pelaku dan korban merupakan WNA asal Negara Bangladesh.

Kasus ini terungkap di sebuah vila di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng yang berawal dari dugaan aksi penyekapan dan penyanderaan.

Belum diperoleh keterangan terkait pengungkapan kasus dugaan tindak pidana perdagangan manusia dengan korban 5 WNA dari Bangladesh dan 5 terduga pelaku yang tengah menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Buleleng.

Berdasarkan informasi di Mapolres Buleleng menyebutkan, terduga para pelaku MRan (30), MRah (32), MM (28), EH (37) dan NJ alias RJ alias BB (25) masih menjalani pemeriksaan secara intensif berkait dengan dugaan tindak pidana penyanderaan dan atau tindak pidana pemerasan dan atau merampas kemerdekaan orang.

Baca Juga:
35 Kg Barang Haram Dilumat BNN, Hasil Bongkar Sindikat Narkotika di Bandara hingga Bali

Sementara, 5 orang yang diduga menjadi korban yang juga warga negara Bangladesh itu diantaranya MD Sana alias Ullah (41), MD Shamim alias Miah (43), MD Abul Hossain alias Joel Rana (24), MD Ayub Khan alias Abdul Rahman (29) dan Islam Mohammad Din (37).

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi Sabtu 21 Februari 2026 membenarkan penanganan kasus yang melibatkan warga negara asing asal negara Bangladesh.

“Nanti informasinya disampaikan,” ucapnya singkat saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Upaya penelusuran dilakukan dan terduga lima orang pelaku dalam pemeriksaan di Mapolres Buleleng didampingi Kuasa Hukum atau Pengacara Gede Suryadilaga, bahkan disebutkan melakukan pendampingan hingga tengah malam.

Baca Juga:
Ini Kronologi 9 Kasus Narkotika yang Diungkap BNN di Bandara hingga Bali

Kuasa Hukum para pelaku Suryadilaga saat dikonfirmasi menyebutkan adanya tuduhan atas dugaan tindak pidana penyanderaan dan atau tindak pidana pemerasan dan atau merampas kemerdekaan orang.

“Prosesnya masih jalan dan masih dilakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku maupun sejumlah saksi-saksi yang semuanya warga negera asing dari Bangladesh dan ada juga dari lokal masih sebagai saksi,” ucapnya singkat.

Sementara dari data yang dikumpulkan adanya dugaan menguat kejahatan perdagangan manusia, sebab kelima korban diberangkatkan dari negaranya Bangladesh menuju Malaysia.

Selanjutnya menuju Indonesia masuk melalui Jakarta dan menginap sehari, kemudian melakukan perjalanan darat mengunakan bus ke Denpasar hingga mengunakan angkutan online dibawa ke Lovina dan kemudian ke Pemuteran, hingga akhirnya kelima korban disekap di sebuah vila.

Dari pengakuan para korban mengaku telah menyerahkan uang sebesar tujuh Laks, 50 ribu taka atau Rp500 juta, uang tersebut diberikan masing-masing korban untuk diberangkatkan ke Australia.(*)

Baca Sebelumnya

Budiman Bongkar Dosa Lama PT Poleko Yubarsons: Lahan Habis, Ganti Rugi Nol

Baca Selanjutnya

Wagub Emil Pastikan Pasokan Listrik di Jawa Timur Aman Selama Ramadan hingga Idulfitri

Tags:

perdagangan manusia sekap bali buleleng

Berita lainnya oleh Suartha

Kwarcab Pramuka Buleleng  Gelar Bakti Resik Serentak Bersihkan Pantai Pengastulan

22 Februari 2026 22:08

Kwarcab Pramuka Buleleng Gelar Bakti Resik Serentak Bersihkan Pantai Pengastulan

Kasus Penyekapan WNA Bangladesh di Pemuteran Buleleng Bali, Korban Kabur Minta Bantuan ke Dodiklatpur Pulaki

22 Februari 2026 20:41

Kasus Penyekapan WNA Bangladesh di Pemuteran Buleleng Bali, Korban Kabur Minta Bantuan ke Dodiklatpur Pulaki

Lima WNA Asal Bangladesh Disekap dan Disandera di Buleleng

21 Februari 2026 20:09

Lima WNA Asal Bangladesh Disekap dan Disandera di Buleleng

Pembina Menwa Ugrasena Tegaskan Peran Strategis Resimen Mahasiswa dalam Bela Negara

10 Februari 2026 03:30

Pembina Menwa Ugrasena Tegaskan Peran Strategis Resimen Mahasiswa dalam Bela Negara

Umat Tri Dharma di Singaraja Siapkan Imlek 2577

3 Februari 2026 10:20

Umat Tri Dharma di Singaraja Siapkan Imlek 2577

Tanggul Sungai Jebol, Sebelas Rumah Terendam di Kalanganyar Buleleng

1 Februari 2026 15:03

Tanggul Sungai Jebol, Sebelas Rumah Terendam di Kalanganyar Buleleng

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar