Petani Brebes Antre Berhari-hari untuk Mendapatkan Pupuk Subsidi ‎

Jurnalis: Makroni
Editor: Muhammad Faizin

13 Jan 2026 12:20

Headline

Thumbnail Petani Brebes Antre Berhari-hari untuk Mendapatkan Pupuk Subsidi ‎
Aktivitas bongkar muat pupuk di salah satu kios pupuk di Brebes (Foto: Imam S for ketik.com)

KETIK, BREBES – Para petani di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, harus mengantre berhari-hari untuk mendapatkan pupuk subsidi. Bahkan, banyak petani yang harus menunggu jatah sejak 2 Januari 2026 lalu, demi mendapatkan pupuk subsidi. Antrean petani dalam mendapatkan pupuk hampir terjadi di semua Kios Pupuk Lengkap (KPL).

‎Salah satu kios yang terjadi antrean cukup panjang berada di Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Brebes. Admin Kios Pupuk Lengkap Brebes Putra, Agus, menyebutkan bahwa antrean petani ini karena keterlambatan distribusi pupuk dari distributor ke kios. "Tiap hari hanya tiga kali kiriman, padahal kebutuhan banyak. Tiap hari 50 ton, sementara tiap kali kirim untuk satu armada hanya 8 ton, jadi sehari 24 ton untuk tiga kali kirim," beber Agus.

‎Rahmat (63), warga Kluwut, mengaku sudah membayar untuk dua jenis pupuk subsidi, Urea dan Phonska, sejak 2 Januari dan sampai hari ini belum mendapatkannya. "Sudah bayar sejak 2 Januari. Tiap hari harus antre disini sampai tanaman padi saya tinggal, ga pernah ditiliki. Kalau tidak antre nanti diserobot orang," ungkap Rahmat.

‎Juwari, Ketua KUD Wanasari selaku distributor pupuk wilayah Kecamatan Bulakamba, menjelaskan bahwa penyebab masalah tersebut karena jadwal tanam padi dilakukan hampir bersamaan. "Memang terjadi peningkatan luar biasa, ini disebabkan mereka menanam padi hampir bersamaan. Antrean ini bukan kelangkaan, stok pupuk sangat cukup untuk para petani," tegas Juwari. KUD Wanasari sudah menambah 2 unit truk dengan sistem sewa untuk membantu meningkatkan pengiriman.

‎Terpisah Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes, Azmi Asyidda Mushoffa menerangkan dimungkinkan ada penyesuaian, Namun ia menegaskan untuk mendapatkan pupuk, terutama bersubsidi, petani harus terdaftar di Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

‎"Bisa jadi karena penyesuaian peralihan PUD (Pelaku Usaha Distributor) dan wilayah pelayanan PPTS (Penerima Pupuk pada Titik Serah), namun bagi petani yang ingin mendapatkan terutama pupuk bersubsidi, harus terdaftar dulu di RDKK," terang Azmi. (*)

Baca Juga:
3.966 Warga Brebes Terdiagnosis Gangguan Jiwa, 33 Pasien Terpaksa Dipasung
Baca Juga:
Herkusnadi Nakhodai FPTI Brebes 2026-2030, Terpilih Aklamasi dalam Muscab
Baca Sebelumnya

Siap Diresmikan Presiden Prabowo, Begini Kondisi Terkini SMA Taruna Nusantara Malang

Baca Selanjutnya

Viral Tarif Parkir 'Tak Wajar' di Alun-Alun Kota Batu, Dishub Langsung Sisir Jukir

Tags:

Pupuk Subsidi Antrean Petani Brebes Keterlambatan Distribusi Kios Pupuk Lengkap KUD Wanasari Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok

Berita lainnya oleh Makroni

Respons Kabar Viral, Pemkab Brebes Terjunkan Tim Cek Warga yang Tinggal di Area Pemakaman Limbangan

15 April 2026 11:28

Respons Kabar Viral, Pemkab Brebes Terjunkan Tim Cek Warga yang Tinggal di Area Pemakaman Limbangan

Pemkab Brebes Usulkan KUD Wanasari Jadi Piloting Hub Koperasi Merah Putih

14 April 2026 19:11

Pemkab Brebes Usulkan KUD Wanasari Jadi Piloting Hub Koperasi Merah Putih

KBIH Brebes Keluhkan 21 Jemaah Haji Dipisah Jadi Dua Rombongan, Kemenhaj Janji Koordinasi ke Kanwil

14 April 2026 19:05

KBIH Brebes Keluhkan 21 Jemaah Haji Dipisah Jadi Dua Rombongan, Kemenhaj Janji Koordinasi ke Kanwil

Jawa Tengah Siapkan 3 Aglomerasi Pengolahan Sampah, Brebes Diantaranya

14 April 2026 09:40

Jawa Tengah Siapkan 3 Aglomerasi Pengolahan Sampah, Brebes Diantaranya

Bupati Brebes Tekankan Rotasi Jabatan Bukan Hukuman, Minta Jangan Ada Lagi Salah Surat-menyurat

13 April 2026 14:05

Bupati Brebes Tekankan Rotasi Jabatan Bukan Hukuman, Minta Jangan Ada Lagi Salah Surat-menyurat

3.966 Warga Brebes Terdiagnosis Gangguan Jiwa, 33 Pasien Terpaksa Dipasung

13 April 2026 11:28

3.966 Warga Brebes Terdiagnosis Gangguan Jiwa, 33 Pasien Terpaksa Dipasung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar