KETIK, BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes meluncurkan Jejaring Kerja Pariwara Antikorupsi KPK bertepatan dengan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Lapangan Kantor Pemerintahan Terpadu Brebes, Rabu 20 Mei 2026.
Peluncuran ditandai pelepasan burung merpati oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma didampingi Wakil Bupati Wurja, jajaran Forkopimda, dan OPD. Aksi simbolis itu menjadi penanda komitmen membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Jejaring kerja tersebut merupakan sinergi Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik dengan Inspektorat Daerah Kabupaten Brebes. Tujuannya memperluas edukasi dan penyebaran informasi antikorupsi kepada masyarakat melalui kanal komunikasi publik dan kolaborasi lintas OPD.
Kepala Dinkominfotik Brebes Warsito Eko Putro menjelaskan, program ini merupakan tindak lanjut kampanye antikorupsi KPK. Inspektorat bertugas memperkuat substansi dan pengawasan, sementara Dinkominfotik mengemas materi edukasi secara kreatif agar mudah dipahami masyarakat.
“Melalui jejaring ini, kami akan bersinergi dengan OPD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik. Tujuannya membangun kesadaran bersama mencegah korupsi, pungli, dan penyimpangan pelayanan,” kata Warsito.
Bupati Paramitha Widya Kusuma menyatakan dukungannya. Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak cukup melalui pengawasan, tetapi harus dibangun lewat edukasi dan partisipasi masyarakat.
“Gerakan antikorupsi harus menjadi budaya bersama. Kami mendukung sinergi antar-OPD agar pelayanan publik di Brebes semakin transparan dan akuntabel,” tegas Paramitha.
Pemkab Brebes berharap jejaring ini memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan meningkatkan kepercayaan publik melalui komunikasi terbuka dan edukatif. (*)
