PCNU Brebes Gelar Halaqah, Bahas Pesantren Ramah Anak

Jurnalis: Makroni
Editor: Mustopa

27 Okt 2025 15:51

Thumbnail PCNU Brebes Gelar Halaqah, Bahas Pesantren Ramah Anak
Salah satu narasumber paparkan bagaimana langkah menuju ramah anak di acara halaqah yang digelar PCNU Brebes (Foto: Makroni/ketik.com)

KETIK, BREBES – Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Brebes menggelar halaqah untuk membahas dan merumuskan langkah-langkah menciptakan pesantren yang ramah anak.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Hari Santri dan dihadiri oleh seluruh pengurus pondok pesantren se-Kabupaten Brebes.

‎Dalam kegiatan ini, para narasumber menyampaikan bahwa pesantren ramah anak berarti pesantren tersebut aman, bersih, sehat, bebas dari kekerasan dan perundungan, serta menjamin pemenuhan hak-hak anak.

Bentuk-bentuk pesantren ramah anak meliputi kebijakan anti-kekerasan, kurikulum inklusif, penyediaan konsultan psikologi, serta sarana prasarana yang aman dan nyaman.

Baca Juga:
SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

‎Kepala DP3KB Kabupaten Brebes, Ahmad Ma'mun, menyampaikan bahwa aduan kekerasan di pondok pesantren sebenarnya angkanya sangat kecil dibanding aduan lain.

Namun, hal ini tidak berarti bahwa kekerasan tidak terjadi. Oleh karena itu, perlu dilakukan langkah-langkah strategis untuk mencegah kekerasan di pondok pesantren.

‎Ketua Tanfidziyah PCNU Brebes, KH Sholahuddin Masruri, menegaskan bahwa masih ada tantangan dalam implementasi program pesantren ramah anak, seperti masalah anggaran dan kesadaran masyarakat.

Oleh karena itu, kolaborasi antara Kementerian Agama dan lembaga lainnya sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak dan mencegah kekerasan di pondok pesantren.

Baca Juga:
Bupati Tegal Jadi Wisudawan Magister Manajemen UPS

‎Kholidin, ketua panitia menyebutkan kegiatan halaqah ini sebagai bentuk membangun lingkungan pesantren yang aman dan ramah anak.

‎"Halaqah ini untuk membahas persoalan terkait anak dan kekerasan di pondok pesantren. Acara ini bertujuan untuk memberikan perspektif yang seimbang, bahwa pondok pesantren tidak luput dari kekurangan, namun tidak lebih parah dibandingkan dengan situasi di luar," kata Kholidin menjelaskan.

‎Poin tersebut ditegaskan kembali oleh sekertaris acara, Ahmad Munsip, menurutnya tujuan utama Program Pesantren Ramah Anak adalah mencegah kekerasan dan pelecehan seksual di pondok pesantren, serta mendorong para pengasuh untuk memperhatikan kepentingan anak-anak.

‎"Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan perawatan medis dan tidak boleh didiskriminas." kata Munsip yang juga ketua PC GP Ansor Kabupaten Brebes.(*)

Baca Sebelumnya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Baca Selanjutnya

Anggaran untuk Semua: Mewujudkan Ekonomi Inklusif Melalui APBN

Tags:

PCNU Brebes Halaqoh Pesantren Ramah Anak Kekerasan di Pondok Pesantren Pendidikan

Berita lainnya oleh Makroni

Bupati Brebes Tekankan Rotasi Jabatan Bukan Hukuman, Minta Jangan Ada Lagi Salah Surat-menyurat

13 April 2026 14:05

Bupati Brebes Tekankan Rotasi Jabatan Bukan Hukuman, Minta Jangan Ada Lagi Salah Surat-menyurat

3.966 Warga Brebes Terdiagnosis Gangguan Jiwa, 33 Pasien Terpaksa Dipasung

13 April 2026 11:28

3.966 Warga Brebes Terdiagnosis Gangguan Jiwa, 33 Pasien Terpaksa Dipasung

Herkusnadi Nakhodai FPTI Brebes 2026-2030, Terpilih Aklamasi dalam Muscab

12 April 2026 19:48

Herkusnadi Nakhodai FPTI Brebes 2026-2030, Terpilih Aklamasi dalam Muscab

Nyambi Jadi Mafia Gas Elpiji di Gudang Sekolah, Oknum Kepsek di Brebes Ditangkap

10 April 2026 16:08

Nyambi Jadi Mafia Gas Elpiji di Gudang Sekolah, Oknum Kepsek di Brebes Ditangkap

Perpisahan SMA 3 Brebes Digelar di Hotel, Panitia Berikan Penjelasan

9 April 2026 13:26

Perpisahan SMA 3 Brebes Digelar di Hotel, Panitia Berikan Penjelasan

Viral Video Ketua Partai di Brebes Nyatakan 'Perang Terbuka' ke Pemkab, Ancam Bikin Chaos

8 April 2026 19:27

Viral Video Ketua Partai di Brebes Nyatakan 'Perang Terbuka' ke Pemkab, Ancam Bikin Chaos

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar