‎9 Warga Brebes Korban Perbudakan di Maluku Utara Dipulangkan

Jurnalis: Makroni
Editor: Rahmat Rifadin

20 Nov 2025 21:40

Thumbnail ‎9 Warga Brebes Korban Perbudakan di Maluku Utara Dipulangkan
Sejumlah pekerja Brebes di Halmahera Tengah yang berhasil dipulangkan ke kampung halamanya, 20 November 2025. (Foto: Imam S for ketik.com)

KETIK, BREBES – Sembilan warga Brebes yang menjadi korban perbudakan di Maluku Utara akhirnya dipulangkan ke kampung halaman mereka. Mereka dipekerjakan di sektor konstruksi dengan jam kerja 12 jam sehari dan upah yang sangat minim.

‎Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Brebes, Warsito Eko Putro, menyatakan bahwa pemulangan pekerja ini merupakan atensi Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma. "Pekerja ini korban perbudakan moderen di Halmahera Tengah Maluku Utara. Mereka dipekerjakan selama 12 jam, padahal ketentuanya maksimal 8 jam sehari," ungkap Eko.

‎Para pekerja ini dipulangkan Rabu (19/11/2025) malam pukul 22.00 WIB. Mereka adalah Herman (Desa Cikakak Banjarharjo), Ahmad Rodin (Desa Pakijangan Bulakamba), Aji Sugondo (Desa Pakijangan, Bulakamba), Ilham Sutrisno (Desa Pakijangan, Bulakamba), Ihya Ulumudin (Desa Pakijangan, Bulakamba), Sugyo (Desa Pakijangan, Bulakamba), Abdul Wirto (Desa Bangri, Bulakamba), Hendra Setiawan (Desa Bangsri, Bulakamba), dan M Dandi (Desa Cipelem, Bulakamba).

‎Kondisi Kerja Tidak Manusiawi

Baca Juga:
Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

‎Aji Sugondo, salah seorang pekerja, menceritakan bahwa awalnya mereka ditawari pekerjaan di sektor konstruksi dengan upah bersih Rp160 ribu per hari dan jam kerja hanya 4,5 jam. Namun, pada kenyataanya, mereka dipekerjakan selama 12 jam sehari dengan biaya mess dan selimut yang harus dibayar Rp50 ribu per hari.

‎"Jam kerja justru 12 jam, padahal janjinya 4,5 jam sehari. Biaya pemberangkatan dibebankan ke pekerja, kalau dari Brebes kena Rp2,3 juta per orang, tapi dari Jakarta kena Rp2,7 juta per orang," beber Aji.

‎Ia menceritakan kronologi sampai menjadi pekerja di Halmahera Tengah diawali adanya tawaran dari warga Desa Bulusari, Bulakamba yang menawarkan pekerjaan di sektor konstruksi dengan janji manis.

‎"Awalnya itu ditawari kerja oleh Rosul, orang Bulusari kerja di Halmahera Tengah. Janjinya enak enak, kerja cuma 4,5 jam dan upah bersih Rp160 ribu per hari. Mess gratis disediakan perusahaan," ujar Aji menceritakan. (*)

Baca Juga:
Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

Baca Sebelumnya

Tahukah Kamu, Siapa Kamabicab Pramuka Termuda di Indonesia? Ini Sosoknya

Baca Selanjutnya

Semprot Bendera Merah Putih dengan Cat Pylox, Dua Pemuda Jembrana Bali Ditangkap Polisi

Tags:

Korban Perbudakan Maluku Utara Brebes Pekerja Migran Perbudakan Moderen. ‎

Berita lainnya oleh Makroni

Respons Kabar Viral, Pemkab Brebes Terjunkan Tim Cek Warga yang Tinggal di Area Pemakaman Limbangan

15 April 2026 11:28

Respons Kabar Viral, Pemkab Brebes Terjunkan Tim Cek Warga yang Tinggal di Area Pemakaman Limbangan

Pemkab Brebes Usulkan KUD Wanasari Jadi Piloting Hub Koperasi Merah Putih

14 April 2026 19:11

Pemkab Brebes Usulkan KUD Wanasari Jadi Piloting Hub Koperasi Merah Putih

KBIH Brebes Keluhkan 21 Jemaah Haji Dipisah Jadi Dua Rombongan, Kemenhaj Janji Koordinasi ke Kanwil

14 April 2026 19:05

KBIH Brebes Keluhkan 21 Jemaah Haji Dipisah Jadi Dua Rombongan, Kemenhaj Janji Koordinasi ke Kanwil

Jawa Tengah Siapkan 3 Aglomerasi Pengolahan Sampah, Brebes Diantaranya

14 April 2026 09:40

Jawa Tengah Siapkan 3 Aglomerasi Pengolahan Sampah, Brebes Diantaranya

Bupati Brebes Tekankan Rotasi Jabatan Bukan Hukuman, Minta Jangan Ada Lagi Salah Surat-menyurat

13 April 2026 14:05

Bupati Brebes Tekankan Rotasi Jabatan Bukan Hukuman, Minta Jangan Ada Lagi Salah Surat-menyurat

3.966 Warga Brebes Terdiagnosis Gangguan Jiwa, 33 Pasien Terpaksa Dipasung

13 April 2026 11:28

3.966 Warga Brebes Terdiagnosis Gangguan Jiwa, 33 Pasien Terpaksa Dipasung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar