Satpol PP Bondowoso Hentikan Diduga Tambang Galian C Bahayakan Sekolah

Jurnalis: Ari Pangistu
Editor: Muhammad Faizin

21 Agt 2023 10:30

Thumbnail Satpol PP Bondowoso Hentikan Diduga Tambang Galian C Bahayakan Sekolah
Tim Gabungan saat melakukan musyawarah di Desa Kembang, Kecamatan Tlogosari (Humas Satpol PP for Ketik.co.id)

KETIK, BONDOWOSO – Tim gabungan Pemkab Bondowoso menghentikan aktivitas diduga tambang galian C di Desa Kembang, Kecamatan Tlogosari, pada Senin (21/8/2023).

Tim gabungan yang turun terdiri dari Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Bapenda, serta Forum Pimpinan Kecamatan. Turut mendampingi kepala desa setempat.

Menurut Awan Boedhiyono, Kabid Penertiban Satpol PP Bondowoso, semula kegiatan di lokasi tersebut adalah perataan tanah kas desa untuk lapangan.

Namun belakangan diduga terjadi aktivitas tambang galian C, karena melihat adanya potensi pasir di sana.

Baca Juga:
Dinas ESDM Jatim Akui Cuma 5 Tambang Resmi di Sampang, PMII Soroti Maraknya Tambang Ilegal

Saat didatangi, diketahui ijinnya sendiri berdasarkan hasil musyawarah desa. Yakni untuk meratakan tanah kas desa untuk dijadikan lapangan. 

"Untuk meratakan untuk dijadikan lapangan supaya lebih layak," ujarnya.

Ia menerangkan, pihaknya sendiri melakukan penghentian bukan karena berkenaan dengan ijin penambangan. Karena secara ketentuan untuk pengelolaan tambang ada di area pemerintah provinsi.

Namun, karena adanya keluhan masyarakat terhadap aktivitas diduga penambangan  yang disebut membahayakan bangunan sekolah dasar (SD) di sekitar lokasi. 

Baca Juga:
Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

"Karena mendekati pondasi gedung sekolah yang  di SD Kembang.  Itu kira-kira sekitar 3 meteran dari jarak pondasi sekolah," ungkapnya.

Berdasarkan tinjauan di lapangan sendiri, kata pria akrab disapa Awan itu, semula disebut sempat ada alat berat berupa sebuah Bego. 

Namun, karena biaya sewanya cukup besar maka dikembalikan. Selanjutnya masyarakat yang mengerjakan secara manual aktivitas diduga penambangan yakni ada sekitar 10-20 orang. 

Awan memaparkan pihaknya meminta proses diduga penambangan itu dihentikan hingga Pemerintah Desa bisa menganggarkan di dana desa untuk membuat plengsengan. 

"Jadi saat plengsengan sudah selesai, artinya tidak ada potensi untuk membahayakan gedung sekolah khususnya. Maka proses perataan tadi bisa dilanjut," jelasnya.

Ia memastikan bahwa pihaknya akan mengirim tim untuk terus memantau kawasan tersebut. Memastikan tidak beroperasi lagi. 

Selanjutnya, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan  Pemerintah Provinsi terkait dengan penerapan UU Minerba. 

"Kita akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi yang memiliki kewenangan ini," pungkasnya.

Baca Sebelumnya

TPPO Jadi Bahasan Penting dalam AMMTC di Labuan Bajo

Baca Selanjutnya

Pemkot Malang Gelontorkan Dana Rp 4 Miliar untuk Relokasi Pedagang Pasar Besar

Tags:

#BondowosoHariIni #TambangGalianC Bondowoso Galian c Tambang ilegal Satpol PP Tim Gabungan

Berita lainnya oleh Ari Pangistu

Kirab Maskot Pilkada Serentak Jawa Timur Tiba di Bondowoso

19 September 2024 16:47

Kirab Maskot Pilkada Serentak Jawa Timur Tiba di Bondowoso

Data Lansia Diduga Dicuri untuk Kredit Fiktif di Bondowoso, Korban Geruduk Kejaksaan

19 September 2024 14:49

Data Lansia Diduga Dicuri untuk Kredit Fiktif di Bondowoso, Korban Geruduk Kejaksaan

KPU Bondowoso Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 601.133, Pemilih Perempuan Lebih Banyak

19 September 2024 09:01

KPU Bondowoso Tetapkan DPT Pilkada Sebanyak 601.133, Pemilih Perempuan Lebih Banyak

Jumlah Pemilih Pemula Pilkada Bondowoso Capai 1.900an, Dispendukcapil Jemput Bola Perekaman E-KTP

19 September 2024 07:33

Jumlah Pemilih Pemula Pilkada Bondowoso Capai 1.900an, Dispendukcapil Jemput Bola Perekaman E-KTP

KPU Bondowoso Buka Rekrutmen 8 Ribuan Petugas KPPS Pilkada 2024

18 September 2024 15:00

KPU Bondowoso Buka Rekrutmen 8 Ribuan Petugas KPPS Pilkada 2024

Diduga Panen Alpukat Tetangga Satu Karung, Warga Sukosari Lor Dipolisikan

17 September 2024 20:05

Diduga Panen Alpukat Tetangga Satu Karung, Warga Sukosari Lor Dipolisikan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar