Program BPJS untuk Buruh Tani di Bondowoso Sudah Berjalan, Tapi Kurang Sosialisasi

Jurnalis: Haryono
Editor: Rahmat Rifadin

12 Jun 2025 15:15

Thumbnail Program BPJS untuk Buruh Tani di Bondowoso Sudah Berjalan, Tapi Kurang Sosialisasi
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bondowoso H. Tohari disela melakukan serap aspirasi ke masyarakat langsung, 12 Juni 2025. (Foto: Haryono/Ketik)

KETIK, BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso telah mengambil langkah penting dalam memberikan perlindungan sosial kepada buruh tani. Sebanyak 8.445 pekerja tani telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, dengan seluruh biaya premi ditanggung oleh pemerintah daerah.

Program ini resmi berjalan setelah dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Bupati pada April 2025. Setiap peserta mendapatkan perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan kematian.

Dan dengan premi bulanan sebesar Rp16.880 per orang selama 10 bulan. Total anggaran yang digelontorkan untuk program ini melampaui Rp1 miliar dan akan berlangsung hingga 31 Desember 2025.

Namun, menurut Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, Tohari, masih ada persoalan mendasar dalam pelaksanaan program, yaitu minimnya sosialisasi kepada para penerima manfaat.

Baca Juga:
Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

"Para buruh tani belum mengetahui bahwa mereka sudah terdaftar dan mendapat perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan petugas lapangan yang mendata mereka pun tidak diberi informasi terkait pembayaran premi ini," ujar Tohari saat dikonfirmasi pada Kamis 12 Juni 2025.

Ia menilai hal ini sebagai akibat dari lemahnya koordinasi antara Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP dan Naker) dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), yang menjadi penghubung utama antara pemerintah dan masyarakat.

Tohari menyatakan akan memanggil sejumlah pihak terkait, termasuk BPKAD, Dinas Pertanian, dan BPJS Ketenagakerjaan, untuk meminta klarifikasi dan mencari solusi agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para buruh.

Dia juga meminta agar BPJS Ketenagakerjaan menggandeng DPMPTSP dan Naker dalam melakukan sosialisasi langsung di lapangan. Menurutnya, kejelasan informasi sangat penting agar buruh tani paham akan hak yang mereka miliki.

Baca Juga:
Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

"Setidaknya mereka tahu bahwa jika terjadi musibah saat bekerja, ada perlindungan yang bisa diklaim. Cukup dengan menunjukkan KTP. Namun, bila perlu diberikan kartu peserta juga agar lebih memudahkan," tambahnya.

Klinik Pertanian juga dikabarkan ikut terlibat dalam upaya penyebaran informasi terkait program ini ke wilayah-wilayah pertanian. (*)

Baca Sebelumnya

Alhamdulillah! Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Surabaya Tiba di Tanah Air

Baca Selanjutnya

Polda DIY Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Pengemudi Ojol

Tags:

BPJS Ketenagakerjaan Komisi II Tohari Kurangnya sosialisasi Bondowoso Berkah

Berita lainnya oleh Haryono

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

16 April 2026 15:33

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

Krisis Energi Disikapi Aksi Nyata, UIN KHAS Jember Gaungkan Satu Hari Tanpa BBM

16 April 2026 15:25

Krisis Energi Disikapi Aksi Nyata, UIN KHAS Jember Gaungkan Satu Hari Tanpa BBM

UIN KHAS Jember Gelar Temu Alumni Akbar, Ribuan Lulusan Siap Bersatu Dorong Kampus Berdampak

16 April 2026 15:07

UIN KHAS Jember Gelar Temu Alumni Akbar, Ribuan Lulusan Siap Bersatu Dorong Kampus Berdampak

Perkuat Gerakan Keluarga Sejahtera, 14 Ketua TP PKK Kecamatan Resmi Dilantik di Pendopo

16 April 2026 14:55

Perkuat Gerakan Keluarga Sejahtera, 14 Ketua TP PKK Kecamatan Resmi Dilantik di Pendopo

Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan Antarumat

16 April 2026 01:14

Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan Antarumat

Audiensi dengan BI Jember, Pemkab Bondowoso Bahas Strategi Kembangkan UMKM

16 April 2026 00:45

Audiensi dengan BI Jember, Pemkab Bondowoso Bahas Strategi Kembangkan UMKM

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H