PKB Bondowoso Gelar Tasyakuran, Teguhkan Spirit Perjuangan Tiga Pahlawan Nasional dari Jawa Timur

Jurnalis: Haryono
Editor: Muhammad Faizin

15 Nov 2025 09:56

Thumbnail PKB Bondowoso Gelar Tasyakuran, Teguhkan Spirit Perjuangan Tiga Pahlawan Nasional dari Jawa Timur
Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H. Ahmad Dhafir saat memberikan sambutan dalam acara tasyakuran tiga tokoh jawa timur yang mendapatkan gelar pahlawan nasional (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bondowoso menggelar tasyakuran sebagai wujud syukur atas penetapan tiga tokoh asal Jawa Timur sebagai pahlawan nasional: Syekhona Muhammad Kholil Bangkalan, Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan aktivis buruh Marsinah. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Kantor DPC PKB Bondowoso.

Sejumlah tokoh hadir dalam agenda tersebut, di antaranya Wakil Bupati Bondowoso Lora As’ad Yahya Syafi’i, Ketua PCNU Bondowoso KH Abdul Qodir Syam, serta para anggota Fraksi PKB DPRD Bondowoso.

Ketua DPC PKB Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, menyampaikan bahwa penetapan tiga figur asal Jawa Timur sebagai pahlawan nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat daerah. Menurutnya, momentum ini bukan hanya seremonial, tetapi momen refleksi terhadap jejak perjuangan mereka.

“Jawa Timur patut bersyukur. Tiga tokohnya diakui sebagai pahlawan nasional secara bersamaan. Ini kehormatan yang sangat besar,” ujar Dhafir usai acara tasyakuran di aula kantor DPC PKB pada Jumat, 14 November 2025.

Baca Juga:
Mengenal Ruhana Kudus, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia yang Bergelar Pahlawan Nasional

Ia menuturkan bahwa nama Gus Dur memiliki tempat istimewa bagi keluarga besar NU dan PKB. Selain sebagai tokoh bangsa, Gus Dur dipandang sebagai penjaga nilai demokrasi dan pluralisme yang hingga kini menjadi inspirasi.

Dhafir juga mengapresiasi penetapan gelar pahlawan bagi Syekhona Muhammad Kholil Bangkalan. Ia menyebut ulama kharismatik tersebut sebagai figur sentral dalam lahirnya generasi ulama besar yang turut memerdekakan Indonesia.

“Walau terlambat, penetapan ini tetap penting. Syekhona Kholil adalah guru besar yang membentuk karakter ulama pejuang seperti KH Hasyim Asy’ari dan KH As’ad Syamsul Arifin,” jelasnya.

Ia juga menyinggung fenomena unik dalam sejarah bangsa: tiga generasi keluarga ulama—KH Hasyim Asy’ari, KH Wahid Hasyim, dan Gus Dur—yang masing-masing dianugerahi gelar pahlawan nasional. Menurutnya, hal itu menunjukkan betapa besar kontribusi pesantren dalam perjalanan bangsa.

Baca Juga:
Unitri Kembali Ajukan Ali Sastroamidjojo Menjadi Pahlawan Nasional

Di sisi lain, Dhafir menekankan pentingnya meneladani keberanian Marsinah, aktivis buruh yang gigih memperjuangkan hak-hak pekerja pada era 1990-an. Ia menyebut Marsinah sebagai simbol keteguhan perempuan dalam memperjuangkan keadilan.

“Perjuangan Marsinah bukan untuk dirinya sendiri. Ia membela kaum buruh dan rakyat kecil. Sikapnya itu relevan untuk generasi masa kini,” ungkapnya.

Dhafir berharap tasyakuran ini menjadi pengingat dan pemicu semangat bagi kader PKB untuk terus menjaga nilai perjuangan para pahlawan, serta menghadirkan keberanian, integritas, dan kepedulian dalam kehidupan berbangsa.

“Tasyakuran ini bukan sekadar seremoni syukur. Ini usaha untuk menyalakan kembali api perjuangan agar tetap hidup di tengah masyarakat,” tegasnya.

Baca Sebelumnya

Banyuwangi Borong 3 Penghargaan Inotek Award 2025, Dari Inovasi Kelor hingga Klik Sekati

Baca Selanjutnya

Safri Talib Resmi Pimpin IKA PMII Halsel 2025–2030

Tags:

DPC PKB Bondowoso H. Ahmad Dhafir pahlawan nasional 3 Tokoh Jatim

Berita lainnya oleh Haryono

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

13 April 2026 20:33

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

13 April 2026 14:20

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

13 April 2026 14:04

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

11 April 2026 17:57

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

9 April 2026 19:02

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

Dari Vonis ke Eksekusi, Aparat Bondowoso Tuntaskan Perkara Lewat Pemusnahan Barang Bukti

8 April 2026 22:31

Dari Vonis ke Eksekusi, Aparat Bondowoso Tuntaskan Perkara Lewat Pemusnahan Barang Bukti

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar