Kolaborasi Lintas Sektor di Bondowoso, Upaya Serius Lindungi Anak dan Perempuan

Jurnalis: Haryono
Editor: Rahmat Rifadin

21 Agt 2025 15:27

Thumbnail Kolaborasi Lintas Sektor di Bondowoso, Upaya Serius Lindungi Anak dan Perempuan
teks: Bupati Bondowosos Abdul Hamid Wahid bersama Kepala Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, Ketua DPRD, Kapolres, Kejari, Kepala OPD Forum Multipihak di Bondowoso untuk memperkuat perlindungan terhadap anak dan perempuan, 21 Agustus 2025. (Foto: Haryono/Ketik)

KETIK, BONDOWOSO – Sebuah langkah besar diambil berbagai pihak di Bondowoso untuk memperkuat perlindungan terhadap anak dan perempuan. Itu terjadi dalam Forum Multipihak 2 yang digelar sebagai bagian dari program Power to You(th), para pemangku kebijakan, 21 Agustus 2025.

Turut hadir pula tokoh masyarakat, akademisi, hingga aktivis berkumpul untuk membahas solusi atas persoalan mendesak seperti pernikahan usia dini, kehamilan yang tidak diinginkan, dan kekerasan berbasis gender.

Forum ini digelar melalui kerja sama antara Tanoker Ledokombo dan Yayasan Gemilang Sehat Indonesia, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Hadir dalam forum tersebut Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, Ketua DPRD Ahmad Dhafir, Ketua Pengadilan Agama A. Mahfudin, Kepala Kementerian Agama Moh. Ali Masyhur, serta berbagai tokoh kunci lainnya dari lembaga pemerintah maupun masyarakat sipil.

Baca Juga:
Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menekankan pentingnya forum ini sebagai sarana memperkuat sinergi antar sektor untuk mencegah praktik-praktik yang merugikan anak dan perempuan.

"Pernikahan dini bisa memicu rentetan persoalan: terputusnya pendidikan, meningkatnya risiko kesehatan, dan tingginya angka perceraian. Hal yang sama berlaku untuk kehamilan yang tidak direncanakan dan kekerasan berbasis gender," ujarnya dengan tegas.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Tanoker dan Yayasan Gemilang Sehat Indonesia atas kontribusinya di wilayah Maesan dan Wringin, yang kini dijadikan model pengembangan kawasan yang lebih ramah terhadap anak dan remaja.

Selain itu, Bupati menggarisbawahi pentingnya penguatan kebijakan. Meskipun Bondowoso telah memiliki Peraturan Daerah tentang Pencegahan Perkawinan Anak, ia menilai masih diperlukan regulasi pelengkap dalam bentuk Surat Edaran atau Peraturan Bupati agar implementasi di lapangan lebih konsisten dan efektif.

Baca Juga:
Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Forum ini juga diharapkan menghasilkan skema penanganan yang terstruktur untuk anak-anak yang telah menikah lewat dispensasi maupun yang mengalami perceraian, agar mereka tetap mendapatkan hak dan pendampingan yang layak.

Lebih jauh, Bupati Hamid mengajak semua pihak melihat pembangunan dari sudut pandang yang lebih luas. "Kemajuan sebuah daerah tidak cukup hanya diukur dari infrastruktur. Perlindungan dan kualitas hidup anak dan perempuan adalah indikator utama dari keberhasilan pembangunan manusia," katanya.

Bupati Hamid juga mengajak ajakan untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menciptakan Bondowoso yang benar-benar ramah anak, aman, dan bebas dari kekerasan.

Forum ini menjadi pengingat bahwa kerja kolektif adalah kunci dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Bondowoso. (*)

Baca Sebelumnya

352 Kasus TBC Ditemukan di Pacitan hingga Agustus, 20 Orang Meninggal Dunia

Baca Selanjutnya

Gubernur Khofifah Instruksikan Kabupaten/Kota Relaksasi Kenaikan PBB-P2, Tak Boleh Bebani Rakyat

Tags:

Kolaborasi Lintas Sektor AHW Bupati Bondowoso Bondowoso Berkah perlindungan anak dan perempuan

Berita lainnya oleh Haryono

Bondowoso-Banyuwangi Bersinergi Bidik Ijen Geopark Lolos Revalidasi UNESCO

16 April 2026 00:23

Bondowoso-Banyuwangi Bersinergi Bidik Ijen Geopark Lolos Revalidasi UNESCO

Dari Kampus ke Jurnal Nasional: Dua Mahasiswi PGMI UIN KHAS Jember Lulus Tanpa Skripsi

15 April 2026 14:13

Dari Kampus ke Jurnal Nasional: Dua Mahasiswi PGMI UIN KHAS Jember Lulus Tanpa Skripsi

Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

14 April 2026 16:54

Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

13 April 2026 20:33

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

13 April 2026 14:20

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

13 April 2026 14:04

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H