Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Jurnalis: Haryono
Editor: Mustopa

13 Apr 2026 20:33

Thumbnail Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid di dampingi Wakik Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i, kepala BSBK Ansori, BPBD Kristianto, Kominfo Dwi Wahyudi serta jajaran lainnya turun langsung meninjau lokasi terdampak untuk memastikan penanganan awal berjalan. (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso bergerak cepat merespons banjir yang melanda Desa Wonoboyo dengan melakukan penanganan darurat sekaligus merancang langkah jangka panjang agar bencana serupa tidak kembali berdampak besar pada masyarakat.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, turun langsung meninjau lokasi terdampak untuk memastikan penanganan awal berjalan.

Dalam kunjungan tersebut, sejumlah upaya darurat telah dilakukan, salah satunya pemasangan bronjong yang berfungsi menahan sekaligus mengarahkan aliran air agar tidak kembali meluap ke permukiman warga.

“Alhamdulillah hari ini kita melihat langsung kondisi di lapangan. Penanganan awal sudah dilakukan, termasuk pemasangan bronjong untuk menahan dan mengarahkan aliran air,” ujar Bupati, Senin, 13 April 2026.

Baca Juga:
Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan Antarumat

Menurutnya, langkah tersebut menjadi solusi sementara agar potensi luapan air dapat dikendalikan. Namun untuk penanganan yang lebih permanen, diperlukan koordinasi lintas wilayah karena lokasi banjir berada di kawasan perbatasan dengan Kabupaten Situbondo.

“Penanganan ke depan harus melibatkan Kabupaten Situbondo karena lokasi ini berada di wilayah perbatasan,” tambahnya.

Selain fokus pada infrastruktur pengendali banjir, pemerintah daerah juga memberi perhatian pada warga yang terdampak, khususnya yang rumahnya mengalami kerusakan. Pemkab Bondowoso tengah menyiapkan skema bantuan melalui berbagai sumber pendanaan, termasuk dana PTT, meski masih menunggu proses pendataan dan kesiapan anggaran.

Di sisi lain, pemerintah daerah mulai menyusun sistem penanggulangan bencana yang lebih terstruktur dan terintegrasi. Sistem ini dirancang mencakup seluruh tahapan, mulai dari mitigasi sebelum bencana, penanganan saat bencana terjadi, hingga proses pemulihan pascabencana.

Baca Juga:
Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

“Kita sedang membangun sistem penanganan bencana yang terintegrasi. Saya minta BPBD bersama dinas terkait mulai melakukan mitigasi secara terpadu meskipun kondisi anggaran terbatas,” tegas Abdul Hamid Wahid.

Dalam situasi efisiensi anggaran, Pemkab Bondowoso juga membuka peluang dukungan pendanaan dari berbagai sumber, baik dari APBD kabupaten, APBD provinsi, maupun APBN.

Sementara itu, Kepala Dinas BSBK Bondowoso, Ansori, menyampaikan bahwa penanganan banjir dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi sesuai kewenangan masing-masing.

Ia menjelaskan terdapat empat titik utama di Desa Wonoboyo yang menjadi prioritas penanganan. Titik tersebut meliputi jembatan yang terancam putus di akses menuju Glundeng, jembatan di kawasan gapura desa, serta aliran Sungai Gunung Putri yang berada di perbatasan Bondowoso–Situbondo.

“Kami fokus pada titik yang menjadi kewenangan kami, terutama untuk memastikan aliran air tidak kembali langsung masuk ke rumah warga seperti kejadian sebelumnya,” jelas Ansori.

Untuk mendukung penanganan darurat, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp500 juta yang digunakan untuk memperbaiki bronjong di tujuh titik. Empat titik berada di Wonoboyo, sementara tiga lainnya berada di wilayah Ampelan Wringin, Botolinggo, dan Sukosari.

Selain itu, perbaikan jembatan secara permanen akan diusulkan melalui perubahan APBD, mengingat skema anggaran sebelumnya belum memungkinkan untuk kegiatan rehabilitasi maupun rekonstruksi.

Melalui langkah cepat dan kolaboratif ini, Pemkab Bondowoso berharap penanganan pascabanjir tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu menghadirkan solusi jangka panjang yang lebih kuat dan berkelanjutan bagi masyarakat.(*)

Baca Sebelumnya

5 Kafe Estetik dan Ramah Kantong di Surabaya, Spot Nongkrong Kekinian yang Wajib Dicoba

Baca Selanjutnya

Sidang Kasus 4 Kg Sabu Berkedok Teh Cina, Kurir Ungkap Jaringan Edar di PN Palembang

Tags:

Bupati Bondowoso AHW Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid Bondowoso Berkah Wabup Bondowoso As'ad Yahya Syafi'i Camat Klabang Desa Wonoboyo Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Terintegrasi Pasca Banjir Wonoboyo

Berita lainnya oleh Haryono

Ribuan Kursi Menanti, UIN KHAS Jember Buka Seleksi UM-PTKIN 2026

19 April 2026 18:12

Ribuan Kursi Menanti, UIN KHAS Jember Buka Seleksi UM-PTKIN 2026

Tak Hanya Seremoni, Harlah Ke-66 PMII Bondowoso Gaungkan Kebangkitan Gerakan Sosial

18 April 2026 14:23

Tak Hanya Seremoni, Harlah Ke-66 PMII Bondowoso Gaungkan Kebangkitan Gerakan Sosial

Perdagangan Orang Terendus di Bondowoso, Polisi Amankan Tiga Tersangka dan Sita Mobil Pengangkut

18 April 2026 13:19

Perdagangan Orang Terendus di Bondowoso, Polisi Amankan Tiga Tersangka dan Sita Mobil Pengangkut

Jaringan Narkoba di Bondowoso Terkuak, Polisi Amankan 5 Tersangka dan Barang Bukti

17 April 2026 20:01

Jaringan Narkoba di Bondowoso Terkuak, Polisi Amankan 5 Tersangka dan Barang Bukti

Penyalahgunaan BBM Subsidi di Bondowoso Dibongkar Polisi

17 April 2026 19:46

Penyalahgunaan BBM Subsidi di Bondowoso Dibongkar Polisi

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

16 April 2026 15:33

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend