KETIK, BONDOWOSO – Wujud nyata kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tegalampel bersama Klinik Al-Fatih melalui kegiatan bakti sosial khitan massal gratis di Pondok Pesantren Darun Najah, Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, Minggu, 5 Juli 2026.
Sebanyak 100 anak dari berbagai desa di Kecamatan Tegalampel mengikuti kegiatan tersebut tanpa dipungut biaya. Sejak pagi, lokasi acara dipadati peserta bersama orang tua mereka. Wajah penuh harap dan kebahagiaan tampak jelas, terutama bagi keluarga yang selama ini terkendala biaya untuk mengkhitankan putra-putranya.
Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan lembaga kesehatan dalam menghadirkan manfaat langsung. Selain meringankan beban ekonomi, program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan anak melalui layanan khitan yang aman, profesional, dan sesuai standar medis.
Ketua MWCNU Kecamatan Tegalampel, Haryono, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Nahdlatul Ulama untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui dakwah, tetapi juga aksi sosial.
"Kegiatan bakti sosial ini diharapkan mampu memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat yang sangat membutuhkan. Kami ingin NU benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh warga. Besar harapan kami, khitan massal ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahun sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu," ujar Haryono.
Ia menambahkan, kepedulian sosial adalah bentuk nyata pengabdian kepada umat. Oleh karena itu, MWCNU Tegalampel akan terus menjalin kolaborasi agar program kemasyarakatan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
MWCNU Tegalampel, Klinik Al-Fatih, Fatayat NU Tegalampel, Banser Tegalampel, Ansor Tegalampel, Lazisnu Tegalampel. (Foto: Haryono/Ketik.com)
Senada, Direktur Klinik Al-Fatih, Gesit Wira Mustofa, menegaskan komitmen untuk terus mendukung kegiatan pelayanan kesehatan berbasis sosial. Keterlibatan tenaga medis dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab moral sekaligus pengabdian kepada masyarakat.
"Kami merasa bersyukur dapat berkolaborasi dengan MWCNU Tegalampel dalam kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Melalui pelayanan kesehatan yang kami berikan, kami berharap dapat membantu masyarakat sekaligus memberikan edukasi bahwa khitan merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan anak. Insyaallah, kami siap mendukung apabila kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun," ungkap Gesit.
Pelaksanaan khitan massal berlangsung tertib dengan didukung tenaga medis yang berpengalaman. Panitia juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung untuk memastikan seluruh peserta mendapatkan pelayanan yang nyaman sejak proses pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, tindakan khitan, hingga pemberian obat dan edukasi pascatindakan.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari unsur pemerintah dan aparat keamanan. Hadir dalam kesempatan itu Camat Tegalampel yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan, Kapolsek Tegalampel atau yang mewakili, serta Danramil Tegalampel. Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) menjadi bentuk apresiasi terhadap kolaborasi yang mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain itu, tampak hadir juga Banom MWCNU Tegalampel mulai dari Muslimat NU, Fatayat NU, PAC Ansor Tegalampel, Banser Tegalampel, Lazisnu Tegalampel, Pagar Nusa dan Lembaga kemasyarakatan lainnya.
Bagi para orang tua peserta, program khitan massal gratis ini menjadi berkah tersendiri. Selain mengurangi beban ekonomi keluarga, mereka juga merasa lebih tenang karena proses khitan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang profesional.
Melalui kegiatan ini, MWCNU Tegalampel dan Klinik Al-Fatih berharap semangat kepedulian, gotong royong, dan pelayanan kepada masyarakat terus tumbuh. Khitan massal bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran organisasi keagamaan dan lembaga kesehatan dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan. (*)
.png)