Bupati Bojonegoro Terima 487 Mahasiswa KKNT Universitas Brawijaya

2 Juli 2026 12:53 2 Jul 2026 12:53

Sukiman, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bupati Bojonegoro Terima 487 Mahasiswa KKNT Universitas Brawijaya

Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono saat menerima Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan Universitas dan Brawijaya, Prof Muhammad Halim Natsir (Foto: Sukiman/Ketik.com)

KETIK, BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik. 

Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan Universitas Brawijaya Muhammad Halim Natsir menjelaskan bahwa KKNT merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Melalui KKNT, mahasiswa tidak hanya belajar berinteraksi dan beradaptasi dengan masyarakat, tetapi juga mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di bangku kuliah untuk menjawab berbagai persoalan di desa, khususnya di bidang peternakan.

"Kami berpesan kepada seluruh mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater, pemerintah daerah, dan orang tua. Jadikan kegiatan ini sebagai proses belajar sekaligus kesempatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pesannya.

Ratusan mahasiswa tersebut akan menjalankan program pengabdian kepada masyarakat selama satu bulan, mulai 1 hingga 30 Juli 2026. Mereka diterjunkan ke 32 desa yang berada di empat kecamatan, yakni Dander, Ngambon, Ngasem dan Tambakrejo.

Sementara itu,  Bupati Setyo Wahono, dalam arahannya menegaskan bahwa sektor peternakan memiliki potensi besar, namun juga menghadapi beragam tantangan yang membutuhkan inovasi dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.

Menurutnya, persoalan yang dihadapi peternak tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pakan, tetapi juga mencakup manajemen pemeliharaan ternak, kesehatan hewan, peningkatan kualitas pakan, hingga pengolahan hasil peternakan agar memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi.

"Peternakan memiliki tantangan yang sangat kompleks. Mulai dari penyediaan pakan, perawatan, pengobatan ternak, hingga bagaimana hasil peternakan dapat diolah agar memiliki nilai ekonomi yang semakin tinggi. Karena itu, peran ilmu pengetahuan dan teknologi sangat dibutuhkan," ujar Bupati.

Ia juga menjelaskan bahwa setiap desa di Bojonegoro memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda. Ada desa yang mudah memperoleh bahan baku pakan ternak dari sumber daya lokal, namun ada pula yang masih mengalami berbagai keterbatasan.

Perbedaan kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi ruang belajar sekaligus tantangan bagi para mahasiswa untuk menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Bupati berharap kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas peternak rakyat serta mendorong lahirnya inovasi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

"Pemerintah berharap adik-adik mahasiswa bisa belajar langsung bersama masyarakat sekaligus memberikan dampak positif melalui ide, inovasi, dan solusi yang bermanfaat bagi peternak di Bojonegoro," katanya.

Melalui program KKNT ini, Pemkab Bojonegoro juga berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan sektor peternakan.

Selama menjalankan pengabdian, para mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan desa, menjaga nama baik almamater dan daerah asal, serta menyusun program kerja yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui pengembangan peternakan yang modern, inovatif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para peternak di Kabupaten Bojonegoro. 

Acara tersebut dihadiri Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan Universitas Brawijaya, Prof Muhammad Halim Natsir, Plt. Kepala BRIDA Bojonegoro, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, kepala perangkat daerah terkait, serta para camat dari wilayah lokasi pelaksanaan KKNT.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kkn Ub. Pemkab Bojonegoro