Arya dari Kota Batu Bikin Geger Final Catur Gresik, Kalahkan Jagoan Denpasar di Detik Penentuan

17 Agustus 2026 00:10 17 Agt 2026 00:10

Sutejo Rc, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Arya dari Kota Batu Bikin Geger Final Catur Gresik, Kalahkan Jagoan Denpasar di Detik Penentuan

Arya (kaos putih) menerima BPKB motor dari Hj Maisaroh dan Camat Balongpanggang bersama juara II dan III. (Foto : Sutejo Rc/ketik.com)

KETIK, GRESIK – Persaingan sengit mewarnai final Open Turnamen Catur H. Mat Yasin yang digelar di Liter Coffee, Desa Klotok, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, Minggu,  16 Agustus 2026.

Arya Wisang Angkasa dari Batu akhirnya keluar sebagai juara I setelah bersaing ketat dengan Raden Syafiuddin dari Denpasar hingga penentuan terakhir.

Turnamen yang digagas Pengusaha Muda H. Mat Yasin (Madas) bersama Persatuan Jurnalis Gresik Bersatu (PJGB) dan Percasi Gresik itu diikuti 280 peserta. Para pecatur bertarung dalam dua babak penyisihan sejak 1 Agustus 2026 sebelum 30 pemain terbaik melaju ke babak final.

Foto Arya Batu Juara I saat bertemu di babak keempat lawanRaden Syaifuddin Denpasar Runner Up. (Foto : Sutejo Rc/ketik.com)Arya Batu Juara I saat bertemu di babak keempat lawanRaden Syaifuddin Denpasar Runner Up. (Foto : Sutejo Rc/ketik.com)

Di partai puncak, Arya dan Raden sama-sama mengoleksi 4,5 poin setelah melewati lima babak dengan sistem Swiss Manager. Ketegangan memuncak saat keduanya harus berhadapan langsung dalam direct encounter (DE).

Laga penentuan itu berlangsung ketat. Tak ada yang mampu menjatuhkan lawannya. Pertandingan berakhir remis 0-0 sehingga penentuan juara harus menggunakan Buchholz tie-break variable GP-C1.

Hasilnya, Arya mengungguli Raden. Arya mengantongi nilai Buchholz 14,5, sedangkan Raden 12 poin. Catatan itu menunjukkan lawan-lawan yang dihadapi Arya memiliki bobot lebih tinggi.

Foto H Mat Yasin membawa piagam bersama Forkopincam Balongpanggang, Panitia PGJP dan Percasi. (Foto : Sutejo Rc/ketik.com)H Mat Yasin membawa piagam bersama Forkopincam Balongpanggang, Panitia PGJP dan Percasi. (Foto : Sutejo Rc/ketik.com)

“Untuk itu Arya berhak menyandang juara I,” tegas M. Hasyim Ashary, wasit utama turnamen.

Persaingan serupa terjadi dalam perebutan posisi ketiga. Fikrul Saifuddin dari Gresik dan Fitsal Aswa Muzafkar dari Sidoarjo sama-sama mengoleksi empat poin dari lima babak.

Namun, setelah melalui perhitungan poin penentu, Fikrul berhak menempati posisi ketiga, sedangkan Fitsal harus puas di peringkat keempat. Bagi Arya (26 tahun) keberhasilan ini membuatnya sangat bahagia, dan tidak menduga saya bisa juara. Karena banyak lawan yang kuat dari daerah lain.

"Tidak ada strategi khusus, Yang penting saya berusaha main semaksimal mungkin di tiap bapaknya," ujar pria yang sebelumnya pernah menyandang juara 2 Fide Rated Cap Kapal dan Porprov Jatim tahun 2023.

Begitu juga Raden Syafiuddin (19 tahun) kelahiran Indramayu Jawa Barat yang kini tinggal di Bali merasa bersyukur bisa juara 2 di turnamen kali ini dengan memenangkan semua pertandingan dari awal hingga akhir, dan hanya sekali draw melawan Arya juara I. 

Syaifudding sebelumnya sudah meraih juara di beberapa event nasional bahkan internasional, diantaranya Juara 1 BKD Fide Rated International 2023, Juara 2 Asian Youth Chess Championship 2022 dan 
Juara 3 Kejurnas u-18 Catur Kilat 2023.

"Bagi saya tak sekadar gengsi, turnamen ini juga menawarkan hadiah menarik," ujarnya. 

Juara I hingga III masing-masing membawa pulang sepeda motor. Sementara peringkat IV hingga X mendapatkan kipas angin. Sebanyak 30 peserta lain yang berhasil menembus babak final namun belum masuk 10 besar tetap mendapat uang transportasi.

Penyerahan hadiah berlangsung semarak. Juara I diserahkan Camat Balongpanggang Nur Salim bersama Hj. Maisaroh, istri H. Mat Yasin. Juara II diserahkan Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwit Mariyanto, sedangkan hadiah juara III diberikan WaDanramil Balongpanggang Serka Purwanto.

H. Mat Yasin menegaskan, turnamen tersebut tidak berhenti pada gelaran tahun ini. Ia berjanji hadiah pada penyelenggaraan berikutnya akan dibuat lebih besar.

“Harapan kami, melalui olahraga catur ini generasi muda memiliki kegiatan positif sehingga bisa ikut mengurangi pengaruh judi online yang saat ini banyak memengaruhi generasi muda,” ujar Yasin.

Ketua Percasi Gresik Suharto mengapresiasi turnamen yang digagas H. Mat Yasin bersama PJGB tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menunjukkan kepedulian nyata terhadap perkembangan olahraga catur sekaligus menjadi ruang untuk menjaring bibit-bibit pecatur baru.

“Kami berharap dari Balongpanggang maupun Gresik akan muncul pecatur-pecatur potensial yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Hadi dari Sinar Pos turut menyampaikan ucapan selamat kepada para juara. Bagi peserta yang belum berhasil masuk jajaran pemenang, ia mengingatkan agar tidak patah semangat dan terus mengasah kemampuan. Sebab, di atas papan catur, satu kekalahan bukanlah akhir, melainkan pijakan untuk kembali mengejar kemenangan.


Berikut 10 besar Open Turnamen Catur H. Mat Yasin:

1. Arya Wisang Angkasa – Batu
2. Raden Syafiuddin – Denpasar
3. Fikrul Saifuddin – Gresik
4. Fitsal Aswa Muzafkar – Sidoarjo
5. As Syahsyah Zakis Thirof – Kediri
6. Dziththauly Ramadhan – Sidoarjo
7. Gilang Ibad – Boyolali
8. Fernanda Agus Sahputra – Malang
9. Fadlin Minarrahman Tsani – Gresik
10. Syaiful Arif – Sidoarjo
 (*)

Tombol Google News

Tags:

Turnamen Catur Percasi Gresik PGJP Berita Catur