KETIK, BOJONEGORO – Veda Ega Pratama belum berhasil melanjutkan tren positifnya di Moto3 2026. Rider Honda Team Asia tersebut harus puas finis di posisi ke-20 pada Moto3 Aragon, Minggu (30/8/2026), setelah sempat menunjukkan progres menjanjikan dari posisi start ke-22.
Memulai balapan dari baris belakang, Veda langsung melakukan start cukup agresif. Ia mampu memperbaiki beberapa posisi dan pada fase awal balapan mulai mendekati zona poin.
Pada lap ketiga, misalnya, Veda sudah naik ke posisi ke-17. Artinya, rider Indonesia itu hanya membutuhkan sedikit tambahan kecepatan untuk benar-benar masuk ke 15 besar dan mengamankan poin.
Namun, persaingan di Moto3 memang tidak pernah sederhana. Grup pembalap di sekitar Veda cukup rapat dan perubahan posisi terjadi hampir setiap lap.
Veda kemudian kesulitan mempertahankan progres tersebut. Memasuki lap-lap akhir, ia kehilangan beberapa posisi hingga akhirnya harus menyelesaikan 17 putaran balapan di urutan ke-20.
Veda sebenarnya sempat masuk zona poin sebelum akhirnya kehilangan posisi pada bagian akhir balapan. Ia menyelesaikan race dengan selisih 30,197 detik dari pemenang, Maximo Quiles.
Hasil ini tentu menjadi sedikit kemunduran setelah Veda sebelumnya berhasil finis kesembilan di GP Inggris di Silverstone.
Akhir pekan Aragon memang sejak awal tidak berjalan ideal bagi rookie Indonesia tersebut. Veda harus melalui Q1 setelah hanya berada di posisi ke-20 pada Practice. Di sesi kualifikasi, ia menempati posisi kedelapan Q1 sehingga gagal melaju ke Q2 dan akhirnya start dari P22.
Meski begitu, kemampuannya melakukan recovery di awal race tetap menjadi sisi positif. Dari posisi ke-22, Veda mampu mendekati zona poin dan menunjukkan bahwa kecepatannya sebenarnya masih cukup kompetitif ketika berada di dalam rombongan.
Di depan, Maximo Quiles justru menjalani comeback sempurna setelah sebelumnya absen di Silverstone akibat cedera tulang selangka. Rider CFMOTO Aspar Team itu memenangkan balapan setelah mengalahkan David Almansa dan Marco Morelli.
Dengan hasil P20 ini, Veda gagal menambah poin di Aragon. Ia masih mengoleksi 97 poin di klasemen Moto3 2026 dan berada di posisi keenam menurut data Speedweek.
Setelah Aragon, perhatian Veda berikutnya akan beralih ke GP San Marino di Misano pada 11–13 September. Masih ada banyak kesempatan bagi rookie Indonesia itu untuk kembali ke zona poin dan memperbaiki posisinya di klasemen. (*)
.png)