Bukan Sekadar Wisata, Bupati Bojonegoro Siapkan 250 SDM Desa Jadi Penggerak Geopark

19 Juli 2026 15:45 19 Jul 2026 15:45

Sukiman, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bukan Sekadar Wisata, Bupati Bojonegoro Siapkan 250 SDM Desa Jadi Penggerak Geopark

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono memberangkatkan ratusan peserta Majelis Pembimbing Desa dalam rangka mendukung pengembangan Geopark Bojonegoro, (foto Diskominfo Bojonegoro)

KETIK, BOJONEGORO – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono memberangkatkan ratusan peserta Majelis Pembimbing Desa dalam rangka mendukung pengembangan Geopark Bojonegoro, Sabtu, 18 Juli 2026.

Prosesi pemberangkatan digelar di halaman Gedung Putih Gedung Pemkab Bojonegoro. Peningkatan kapasitas SDM kepariwisataan ini untuk membekali desa dalam mendongkrak potensi berkonsep edu and green tourism, serta mampu meningkatkan ekonomi masyarakat lokal. 

Rangkaian Pembekalan Kepariwisataan bagi Majelis Pembimbing Desa Bojonegoro dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 18–19 Juli 2026, bertempat di Trawas, Mojokerto.

Agenda strategis ini diikuti oleh 250 peserta yang terdiri dari unsur Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab), Pimpinan Satuan Karya Pramuka (SAKA), tim teknis, camat, ketua ranting, serta beberapa kepala desa dan lurah selaku Ketua Majelis Pembimbing Desa.

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bojonegoro Hanafi menjelaskan, orientasi pariwisata berkelanjutan pada Geopark Bojonegoro tidak sekadar mengejar kuantitas atau jumlah kunjungan wisatawan.

Fokus utamanya, memastikan aktivitas wisata tetap menjaga kelestarian warisan geologi (geological heritage) serta melindungi kebudayaan dan kearifan lokal masyarakat setempat.

"Pengembangan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi. Utamanya agar kekayaan alam dan budaya ini tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang," jelas Hanafi.

Hanafi menambahkan, Geopark Bojonegoro memiliki kekayaan geologi, biologi, dan budaya yang sangat kaya. Hal tersebut menjadi fondasi kuat bagi pengembangan pariwisata berbasis edukasi (edutourism), konservasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur selaku Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Pramuka Jawa Timur yang telah menginisiasi dan membiayai sepenuhnya kegiatan pembekalan ini.

Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung Geopark Bojonegoro dan meningkatkan kapasitas SDM pariwisata yang berkelanjutan di Bojonegoro.

Melalui pelaksanaan pembekalan ini, Pemkab Bojonegoro berharap dapat menyinergikan peran aktif pemerintah desa dalam mendukung pengembangan kawasan geopark, mengoptimalkan potensi desa wisata, menjaga kelestarian lingkungan melalui konsep pariwisata hijau (green tourism), serta mewujudkan implementasi pariwisata berkelanjutan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro. 

Sementara itu, Dalam arahannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menekankan, desa merupakan ujung tombak dari keberhasilan pembangunan nasional. Oleh karena itu, potensi besar yang dimiliki oleh setiap desa di Bojonegoro harus digarap secara inovatif dan kreatif, salah satunya melalui sektor pariwisata.

"Gerakan Pramuka tidak hanya berfungsi sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berjiwa Pancasila. Lebih dari itu, Pramuka harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, yang salah satunya diwujudkan melalui penumbuhan kesadaran wisata di tingkat desa," ujar Bupati Wahono.

Bupati berharap, lewat kegiatan bertema kepariwisataan ini, dapat terbangun semangat kebersamaan untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat sinergi lintas sektor.

Serta meningkatkan komitmen dalam pembinaan generasi muda di desa masing-masing. Selain itu untuk mengenali serta mengoptimalkan potensi lokal yang ada di wilayahnya. (*)

 

Tombol Google News

Tags:

Peningkatan SDM Kabupaten Bojonegoro