Terjangan Angin Kencang di Bogor, 33 Rumah dan Fasilitas Pendidikan Rusak

Jurnalis: Dia Vionita
Editor: Gumilang

6 Okt 2025 15:00

Thumbnail Terjangan Angin Kencang di Bogor, 33 Rumah dan Fasilitas Pendidikan Rusak
Sejumlah bangunan rusak terdampak angin kencang yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (4/10). (Foto: BPBD Kabupaten Bogor)

KETIK, BOGOR – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis laporan kejadian bencana yang terangkum dalam periode 5-6 Oktober 2025. Periode ini ditandai oleh hujan berintensitas tinggi yang disertai angin kencang yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Akibat terjangan angin kencang, sebanyak 30 rumah mengalami kerusakan di Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Selain permukiman warga, insiden ini juga berdampak pada fasilitas publik, yakni merusak satu unit Pondok Pesantren Nurul Wildan.

Berdasarkan pendataan sementara dilakukan tim kaji cepat, tercatat total 39 Kepala Keluarga (KK) atau 95 jiwa menjadi korban terdampak. Tindak lanjutnya, Minggu, 5 Oktober 2025 perbaikan terhadap rumah-rumah yang rusak sebagian mulai dikerjakan secara gotong royong oleh warga setempat.

Sementara itu, hujan merata yang melanda Kabupaten Bogor turut menyebabkan dampak di Kecamatan Pamijahan. Insiden yang terjadi pada Sabtu (4/10) pukul 14.30 WIB ini mengenai 45 KK atau 137 jiwa dari dua desa, yaitu Desa Pamijahan dan Cibitung Wetan.

Baca Juga:
Playlist Wajib Saat Hujan, Ini Rekomendasi Musik Indonesia yang Menenangkan Hati

Tim reaksi cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat dampak kerusakan, yaitu dua unit rumah rusak berat, 11 unit rumah rusak sedang, dan 19 unit rumah rusak ringan.

Demi alasan keamanan, sembilan jiwa terpaksa harus mengungsi ke rumah kerabat terdekat karena rumah mereka mengalami kerusakan berat.

Di lokasi lain, yaitu Kecamatan Tamansari (tepatnya Desa Sirnagalih), sebanyak 32 unit rumah rusak ringan dan tiga rumah rusak sedang turut diterjang angin kencang. Total 136 jiwa dari 35 KK menjadi pihak yang terdampak di wilayah ini.

"BPBD Kabupaten Bogor telah bergegas turun ke lapangan untuk melaksanakan asesmen, pendataan, serta menyalurkan bantuan darurat kepada warga. Tim gabungan juga turut membersihkan sejumlah pohon tumbang yang mengganggu akses jalan," tulis akun Bogorsiaga112

Baca Juga:
BNPB Apresiasi Gubernur Khofifah! Jatim Miiliki Rencana Penanganan dan Renas PB, Diharapkan Jadi Contoh Daerah Lain

BNPB mengimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi selama masa transisi musim.

Masyarakat disarankan untuk menyiapkan tas siaga bencana sebagai bagian dari kesiapsiagaan, serta selalu memantau informasi terkini dari otoritas resmi seperti BNPB, BPBD, dan BMKG. (*)

Baca Sebelumnya

Jalan Desa Taman di Bondowoso Rusak Akibat Truk ODOL, Warga Minta Pemerintah Bertindak

Baca Selanjutnya

Tragedi Ponpes Al Khoziny, UIN Malang Kirim Tim Trauma Healing dan Tawarkan Solusi Konstruksi

Tags:

Bnpb cuaca ekstrem Hujan angin Bogor

Berita lainnya oleh Dia Vionita

Kenapa Tahun Baru Mulai 1 Januari? Ternyata Ini Sejarahnya

1 Januari 2026 00:15

Kenapa Tahun Baru Mulai 1 Januari? Ternyata Ini Sejarahnya

Tahun Baru ala Orang Zaman Dulu, Intip Keseruan Perayaan Era Victoria yang Hangat dan Elegan

31 Desember 2025 17:01

Tahun Baru ala Orang Zaman Dulu, Intip Keseruan Perayaan Era Victoria yang Hangat dan Elegan

Ikonik! Begini Perjalanan Panjang Bola Malam Tahun Baru di Times Square New York

31 Desember 2025 13:01

Ikonik! Begini Perjalanan Panjang Bola Malam Tahun Baru di Times Square New York

Bukan Cuma Kembang Api, Ini Serunya Hogmanay dan Tradisi 'First Footing' saat Malam Tahun Baru di Skotlandia!

31 Desember 2025 08:30

Bukan Cuma Kembang Api, Ini Serunya Hogmanay dan Tradisi 'First Footing' saat Malam Tahun Baru di Skotlandia!

Budaya Unik Menyambut Tahun Baru: Menguak Makna Tradisi Pakai Celana Dalam Merah di Italia dan Spanyol

31 Desember 2025 06:00

Budaya Unik Menyambut Tahun Baru: Menguak Makna Tradisi Pakai Celana Dalam Merah di Italia dan Spanyol

Bakar-Bakaran di Malam Tahun Baru Bisa Picu Kanker? Ini Faktanya

31 Desember 2025 02:01

Bakar-Bakaran di Malam Tahun Baru Bisa Picu Kanker? Ini Faktanya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar