Ribuan Jemaah Padati Kampung Coklat Kademangan, THR dan Pengajian Ramadan Jadi Magnet Tahunan

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Rahmat Rifadin

28 Feb 2026 12:25

Thumbnail Ribuan Jemaah Padati Kampung Coklat Kademangan, THR dan Pengajian Ramadan Jadi Magnet Tahunan
Ribuan jamaah saat antre mendapat THR dari Kampung Coklat, Sabtu 28 Februari 2026. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Pagi itu, udara di kawasan Kampung Coklat terasa berbeda. Bukan hanya aroma cokelat yang biasanya menguar dari pusat wisata edukasi tersebut, tetapi juga lantunan doa dan ayat suci yang mengalun bersahut-sahutan, Sabtu, 28 Februari 2026.

Ribuan jemaah memadati area halaman utama sejak pagi hari. Mereka datang dari berbagai penjuru Blitar Raya, bahkan luar daerah, untuk mengikuti pengajian rutin Ramadan sekaligus menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dari manajemen Kampung Coklat.

Owner Kampung Coklat, H. Kholid Mustofa, menyebut kegiatan ini bukan agenda dadakan, melainkan tradisi yang telah mengakar.

“Kalau hari-hari biasa selalu ada sarapan pagi. Nah, selama puasa ini kita tidak membagikan sarapan atau makan pagi, sehingga kita ganti dengan sedekah yang kita berikan mungkin di minggu kedua atau ketiga Ramadan,” ujarnya.

Baca Juga:
Kasi Pidum Kejari Situbondo: Perkara Ribuan Liter BBM Ilegal Siap Disidangkan

Tradisi berbagi itu, kata dia, justru semakin menguat tiap tahun. Antusiasme jamaah terus meningkat. Tahun ini, jumlah peserta diperkirakan menembus 7.000 orang.

“Alhamdulillah hari ini luar biasa banyak jamaah. Setiap tahun semakin bertambah. Kurang lebih sekitar 7.000, mudah-mudahan ini ada tambahan. Kelihatannya lebih banyak hari ini,” ungkapnya.

Bukan hanya warga Kecamatan Kademangan. Jamaah terlihat datang dari Bakung, Wates, Wonotirto, Kota Blitar hingga Kabupaten Tulungagung. Mereka rela datang sejak pagi, sebagian membawa keluarga, sebagian lagi rombongan majelis taklim.

Di sudut lain, anak-anak tampak duduk rapi mengikuti rangkaian kegiatan Pondok Ramadan. Program ini sudah berjalan tiga tahun terakhir, memanfaatkan fasilitas ruangan yang dimiliki Kampung Coklat.

Baca Juga:
Gus Tamim Ajak Warga Blitar Tanam Sayur di Pekarangan : Ini Solusi Ketahanan Pangan

“Kita ada kegiatan Pondok Ramadan, sudah tiga tahun terakhir ini. Karena fasilitas ruangan banyak, dan karyawan kita juga banyak lulusan pondok, maka kita manfaatkan selama bulan Ramadan untuk kegiatan ini,” jelasnya.

Kegiatan tersebut tak sekadar pembagian THR. Ada nilai kebersamaan yang tumbuh pelan tapi kuat. Wisata yang biasanya identik dengan edukasi dan rekreasi, selama Ramadan berubah menjadi ruang spiritual dan sosial.

“Mudah-mudahan niat baik dan kegiatan ini mendapat ridho Allah dan memberikan manfaat kepada masyarakat, dan juga Kampung Coklat ke depannya semakin besar dan semakin bermanfaat,” katanya.

Di tengah hiruk-pikuk ekonomi dan kesibukan Ramadan, Kampung Coklat memilih berbagi sebagai cara bertumbuh. Dan pagi itu, ribuan orang menjadi saksi bahwa keberkahan sering kali hadir dalam bentuk yang sederhana: doa bersama dan tangan yang saling memberi. (*)

Baca Sebelumnya

Pempek Silampari Curi Perhatian Pecinta Kuliner Surabaya, Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima!

Baca Selanjutnya

Bezzecchi Rebut Pole Position GP Thailand, Diwarnai Jatuh di Flying Lap

Tags:

Kampung Coklat THR ribuan jamaah Pengajian Kholid ramadan

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PPP Kota Blitar Gelar Muscab X, Regenerasi Didorong dan Target 6 Kursi 2029 Digaungkan

19 April 2026 14:17

PPP Kota Blitar Gelar Muscab X, Regenerasi Didorong dan Target 6 Kursi 2029 Digaungkan

Kopassus Rayakan HUT ke-74 di Blitar, Tegaskan Peran “Garda Senyap” Jaga NKRI

19 April 2026 10:20

Kopassus Rayakan HUT ke-74 di Blitar, Tegaskan Peran “Garda Senyap” Jaga NKRI

Jatmiko Buka Suara soal OTT Bupati Tulungagung, Akui Sempat Diperiksa KPK

18 April 2026 23:26

Jatmiko Buka Suara soal OTT Bupati Tulungagung, Akui Sempat Diperiksa KPK

BPKH Bongkar Skema Dana Haji, Gus An'im: Biaya Turun, Dampak Konflik Timur Tengah Ditutup APBN

18 April 2026 14:32

BPKH Bongkar Skema Dana Haji, Gus An'im: Biaya Turun, Dampak Konflik Timur Tengah Ditutup APBN

Percasi Kota Blitar Tetap Bergerak di Tengah Mandeknya Dana Pembinaan

18 April 2026 14:27

Percasi Kota Blitar Tetap Bergerak di Tengah Mandeknya Dana Pembinaan

PKK Rejotangan Dorong Penguatan Keluarga, Respons Lonjakan Perceraian di Tulungagung

18 April 2026 10:00

PKK Rejotangan Dorong Penguatan Keluarga, Respons Lonjakan Perceraian di Tulungagung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend