Yenny Wahid: Gus Dur Tak Hanya Lindungi Minoritas, tetapi Juga Menghormati Perempuan

Jurnalis: Muhammad Fauzan
Editor: Fisca Tanjung

19 Des 2025 15:38

Thumbnail Yenny Wahid: Gus Dur Tak Hanya Lindungi Minoritas, tetapi Juga Menghormati Perempuan
Putri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid dalam Haul ke-16 Gus Dur sekaligus tasyakuran atas penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional dari negara, yang digelar di Taman Bungkul, Surabaya, Kamis malam.(Foto: Barikade Gus Dur)

KETIK, SURABAYA – Putri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid, menegaskan bahwa ayahandanya tidak hanya dikenal sebagai pelindung kelompok minoritas dan pejuang pluralisme, tetapi juga sosok yang sangat menghormati perempuan.

Hal tersebut disampaikan Yenny Wahid dalam acara Haul ke-16 Gus Dur sekaligus tasyakuran atas penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional, yang digelar di Taman Bungkul, Surabaya, pada Kamis malam, 18 Desember 2025.

“Banyak kelompok agama lain merasa terlindungi oleh sikap Bapak yang menghormati perbedaan. Namun Gus Dur juga memiliki keistimewaan lain, yakni sangat menghormati perempuan,” ujar Yenny dalam orasinya di hadapan ribuan jamaah.

Baca Juga:
5 Kafe Estetik dan Ramah Kantong di Surabaya, Spot Nongkrong Kekinian yang Wajib Dicoba

Direktur Wahid Institute itu mengawali sambutan dengan melantunkan Sholawat Fatih. Ia berharap doa tersebut menjadi wasilah pengampunan dosa sekaligus membawa kesejukan bagi bangsa.

Yenny menjelaskan, Gus Dur merupakan sosok yang memandang perbedaan sebagai keniscayaan. Menurutnya, ayahnya kerap mengatakan bahwa Tuhan menciptakan manusia tidak ada yang sama, bahkan sidik jari setiap orang pun berbeda.

“Gus Dur selalu mengingatkan bahwa Tuhan tidak menilai manusia dari fisiknya, melainkan dari ketakwaannya. Kalau memang Tuhan menghendaki semua manusia satu agama, itu sangat mudah bagi-Nya. Namun keindahan justru lahir dari perbedaan,” tuturnya.

Dalam konteks tersebut, Gus Dur juga tidak pernah membedakan peran antara laki-laki dan perempuan. Yenny mengenang cerita sang ibu, Nyai Hj Sinta Nuriyah Wahid, bahwa Gus Dur turut terlibat langsung dalam urusan domestik.

Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

“Bapak menggendong saya saat masih bayi, mengantar ke ibu untuk menyusu, mencuci popok, mencuci piring, bahkan membantu ibu berjualan kacang. Bagi Bapak, yang penting bukan jenis kelamin, tetapi apakah hidup seseorang membawa manfaat,” kata Yenny.

Selain itu, Gus Dur juga dikenal memiliki keberpihakan kuat kepada wong cilik. Yenny mencontohkan, semasa menjabat presiden, Gus Dur memperjuangkan kenaikan gaji pegawai rendahan, termasuk anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

“Haul ini bukan sekadar berharap barokah, tetapi meneladani nilai-nilai Bapak, yakni menghormati perbedaan, menghormati perempuan, dan menghargai wong cilik. Hidup yang baik adalah hidup yang bermanfaat bagi sesama,” ujarnya.

Haul ke-16 Gus Dur tersebut digelar oleh Barisan Kader (Barikade) Gus Dur Jawa Timur dan turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Jatim H. Akhmad Jazuli, Wakil Katib Syuriah PWNU Jatim KH Ilhamullah Sumarkan, Anggota DPD RI Lia Istifhama, serta sejumlah tokoh lintas agama.

Mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Akhmad Jazuli menyatakan bahwa meskipun gelar Pahlawan Nasional baru dianugerahkan belakangan, Gus Dur sejatinya telah lama menjadi pahlawan bagi rakyat.

Hal senada disampaikan Pendeta Simon Filantropa dari GKI. Ia mengaku Gus Dur merupakan sosok pahlawan yang sangat berarti bagi dirinya dan umat lintas iman.

“Setiap Desember selalu ada rasa bahagia dan sedih. Bahagia karena Natal, tetapi sedih karena Gus Dur wafat pada 30 Desember,” ujarnya.

Rencananya, haul serupa juga akan digelar di kediaman Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 20 Desember 2025, dengan menghadirkan Nyai Sinta Nuriyah Wahid, KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), Prof Mahfud MD, serta sejumlah tokoh nasional dan lintas agama lainnya. (*)

Baca Sebelumnya

Inilah Tradisi hingga Makna Makan Bersama saat Tutup Tahun di Empat Negara

Baca Selanjutnya

BPJS Ketenagakerjaan Situbondo Serahkan Santunan JKM dan Beasiswa Pendidikan hingga Rp165 Juta

Tags:

Gus Dur tokoh Tasyakuran surabaya Yenny

Berita lainnya oleh Muhammad Fauzan

Dua Rumah di Sidoyoso Dilahap Si Jago Merah, Petugas Imbau Warga Surabaya Waspada Kebakaran

16 Maret 2026 11:19

Dua Rumah di Sidoyoso Dilahap Si Jago Merah, Petugas Imbau Warga Surabaya Waspada Kebakaran

Pengendara Motor Meninggal Usai Ditabrak Mobil Box di Manukan Wetan Surabaya

12 Maret 2026 17:05

Pengendara Motor Meninggal Usai Ditabrak Mobil Box di Manukan Wetan Surabaya

Warga Dikagetkan Musang Masuk Rumah di Jalan Mawar Surabaya

11 Maret 2026 14:17

Warga Dikagetkan Musang Masuk Rumah di Jalan Mawar Surabaya

Seorang Anak Dilaporkan Tenggelam di Waduk Sambikerep Surabaya, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

10 Maret 2026 16:26

Seorang Anak Dilaporkan Tenggelam di Waduk Sambikerep Surabaya, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

99 GenZI Siap Sambut Jamaah Qiyamullail di Masjid Al-Akbar Surabaya

10 Maret 2026 11:45

99 GenZI Siap Sambut Jamaah Qiyamullail di Masjid Al-Akbar Surabaya

Perumda Air Minum Surya Sembada Siagakan Layanan 24 Jam Selama Libur Lebaran

9 Maret 2026 23:45

Perumda Air Minum Surya Sembada Siagakan Layanan 24 Jam Selama Libur Lebaran

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar