Wukuf di Padang Arafah, Khofifah: Momen Komunikasi Hamba kepada Sang Khalik

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: M. Rifat

15 Jun 2024 22:03

Thumbnail Wukuf di Padang Arafah, Khofifah: Momen Komunikasi Hamba kepada Sang Khalik
Khofifah Indar Parawansa di Masjidil Haram, Mekkah, Sabtu (15/6/2024). (Foto: Dok. Tim Khofifah)

KETIK, SURABAYA – Jemaah haji sejak Sabtu (15/6/2024) berbondong-bondong menuju Arafah untuk menjalankan puncak ibadah haji yaitu wukuf di Padang Arafah. Jemaah haji dari seluruh penjuru dunia bahkan sudah mulai memadati Padang Arafah sejak sehari dan dua hari sebelumnya.

Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawamsa yang saat ini juga sedang melaksakan ibadah haji mengatakan, ibadah haji merupakan rukun Islam yang memiliki kedudukan yang sangat penting dalam agama Islam.

“Ibadah haji merupakan salah satu sarana melakukan komunikasi antara seorang hamba dengan Khalik-nya. Ibadah ini pertama kali disyari’atkan pada tahun keenam Hijrah, sebagaimana Firman Allah dalam QS Ali ’Imran ayat 96-97,” kata Khofifah, Sabtu (15/6/2024).

Bunyi surat tersebut adalah sebagai berikut:

Baca Juga:
Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

"Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat ibadah) manusia ialah Baitullah di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata (di antaranya) maqam Ibrahim; barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. (QS Ali ’Imran ayat 96-97)."

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan bahwa kata al-Hajj menurut bahasa berarti menyengaja. Haji berarti menyengaja mengunjungi Ka’bah di Mekah untuk melakukan beberapa rangkaian amal ibadah menurut rukun dan syarat-syarat yang telah ditentukan oleh syariat.

Haji menjadi rukun Islam kelima yang menjadi penyempurna rukun Islam yang lain. Yang mana puncak ibadah haji adalah wakuf di Padang Arafah yang dilakukan oleh seluruh jamaah haji.

“Wukuf di Padang Arafah adalah rukun wajib dalam ibadah haji. Dalam riwayat hadits, Rasulullah SAW bersabda, 'Inti dari ibadah haji adalah wukuf (berdiam diri) di Arafah. Barangbsiapa yang tiba sebelum salat pada malam yang menginap di Muzdalifah, maka hajinya telah sempurna. (HR Ahmad, al-Bayhaqi, dan al-Hakim),” kata Khofifah yang juga Gubernur Jatim periode 2019-2024 ini.

Baca Juga:
Jatim Resmi Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah! Khofifah: Perkuat Karakter dan Interaksi Sosial Murid

Wukuf sendiri memiliki arti berhenti atau berdiam diri. Hal ini mencerminkan kontemplasi atas kehidupan dan segala ciptaan Allah SWT. Wukuf di Padang Arafah adalah usaha untuk merenungkan hakikat penciptaan alam semesta, mengevaluasi perbuatan yang telah dilakukan, dan menjadikan tempat tersebut sebagai tempat penghisaban.

“Sedangkan Arafah memiliki arti mengenal, mengetahui, atau menyadari. Dari makna tersebut, Arafah mencerminkan gambaran dari Padang Mahsyar di akhirat kelak, sebagai tempat di mana segala amal perbuatan manusia di dunia akan dihisab,” ujar Khofifah.

“Oleh karena itu, di sini, para jemaah haji dianjurkan untuk banyak berdoa, memohon ampunan, dan melakukan introspeksi atas segala perbuatan yang pernah dilakukan,” imbuhnya.

Sebab, Padang Arafah pun memiliki sejarahnya sendiri. Padang Arafah menjadi tempat bertemunya Nabi Adam dan Siti Hawa. Nabi Adam saat diturunkan di bumi berada di Pulau Sandib atau Sri Langka dan Hawa berada di Saudi Arabia.

Setelah Nabi Adam mendapat kalimat pertobatan sebagaimana dijelaskan dalam surah Al A'raf ayat 23 dan diperintah untuk mengelilingi Baitul Makmur sebanyak tujuh kali, Malaikat Jibril meminta Nabi Adam untuk mengarahkan pandangannya ke arah bukit yang luas tersebut.

Bukit itu adalah Padang Arafah. Ratusan tahun keduanya dipisahkan, Nabi Adam dipertemukan dengan Siti Hawa di Padang Arafah. Kisah ini pun menjadi keajaiban di Padang Arafah karena merupakan bagian penting dalam sejarah pertemuan manusia pertama dengan pasangannya.

“Oleh sebab itu Arafah diambil dari kata yang memiliki arti 'mengenal' atau 'mengakui'. Sebab, di lokasi ini setiap manusia harus mengenal jati dirinya dan menyadari setiap dosa yang telah diperbuat," jelas Khofifah.

Selama wukuf, jemaah haji dianjurkan untuk memperbanyak istighfar, memohon ampunan, dan juga berdoa. Terutama karena Nabi Muhammad  SAW juga telah menyampaikan bahwa Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah, HR. Tirmidzi.

“Hari Arafah adalah hari yang paling utama. Bahkan lebih utama dari 10.000 hari. Dan ketika melakukan wukuf di Arafah diriwayatkan jika Allah SWT dan para malaikat turun ke langit dunia dan mengampuni para hambanya. Hal ini menjadi keistimewaan menjalankan wukuf di Arafah,” tambah perempuan pertama yang mampu menjadi Gubernur Jatim tersebut.

Pada hari Arafah, Allah turun ke langit dunia dan membanggakan mereka yang wukuf di hadapan para malaikat.

“Allah berkata, ‘Lihatlah hamba-hamba-Ku itu! Mereka datang dari segala penjuru dengan rambut kusut dan tubuh berdebu…saksikanlah oleh kalian, bahwa Aku telah mengampuni mereka". Para malaikat menyela, "Akan tetapi di sana ada si fulan dan si fulan?". Namun Allah berkata, "Aku telah mengampuni mereka”,’ pungkas Khofifah.

Lantaran waktu wukuf di Padang Arafah adalah waktu yang sangat mustajabah, Allah akan mengabulkan doa hambanya, Khofifah pun mengajak seluruh jemaah haji untuk bersama sama menyerukan doa yang sama. Yaitu mendoakan perdamaian dunia.

“Agar Allah segera menurunkan rahmat damainya di bumi kita tercinta. Agar Allah segera mengangkat peperangan dan kemungkaran yang terjadi di dunia ini sehingga umat manusia bisa hidup damai berdampingan dan bisa memaksimalkan ibadah kepala Allah SWT,” pungkas Khofifah. (*)

Baca Sebelumnya

Menang 3-0 atas Jakarta STIN BIN, Tak Ada Alasan LavAni Allo Bank Kalah di Proliga 2024

Baca Selanjutnya

Kenalkan Kurikulum Merdeka Tingkatkan Kemampuan Pendidik

Tags:

Khofifah Ibadah Haji HAJI2024 Khofifah Indar Parawansa ibadah

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar