KETIK, SAMPANG – Rumah Sakit (RS) Sukma Wijaya menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di Kabupaten Sampang. Langkah ini dilakukan untuk meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Dalam aksi sosial ini, rumah sakit yang berlokasi di Jalan KH Agus Salim Nomor 19, Sampang, Madura, Jawa Timur tersebut berkolaborasi dengan Forum Sampang Sehat (FSS).

dr. Siska Yunita Ratnaningtyas, Direktur RS Sukma Wijaya mengatakan, kami sangat mengapresiasi kegiatan Sejuta Liter Air Bersih yang diinisiasi oleh Forum Sampang Sehat. 

Menurut dia, program Sejuta Liter Air Bersih merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya mereka yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih.

"Dari sisi kesehatan, ketersediaan air bersih merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama dalam mencegah penyakit yang berkaitan dengan sanitasi dan kebersihan, seperti diare dan penyakit kulit," katanya. Minggu, 11 Oktober 2026.

Baca Juga:
Satresnarkoba Polres Sampang Bongkar Jaringan Sabu Lintas Kabupaten, 2 Warga Jember Diringkus

Ia berharap, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun kepedulian dan kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan masyarakat Sampang yang lebih sehat.

Pendistribusian bantuan air program Sejuta Liter Air Bersih di Dusun Bu' Pote Desa Sreseh (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

Terpisah, Ketua Pelaksana Program Sejuta Liter Air FSS, Moh. Fadol, menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Direktur RS Sukma Wijaya, dr. Siska Yunita Ratnaningtyas, beserta jajarannya atas kepedulian yang diberikan.

"RS Sukma Wijaya merupakan salah satu mitra kami dalam program Sejuta Liter Air Bersih. Kami setiap hari melakukan distribusi ke beberapa desa yang menjadi lokasi fokus (lokus) Forum Sampang Sehat," ujarnya. 

Baca Juga:
Sampang Dilanda Kekeringan, SKK Migas dan Searah Distribusikan Air Bersih ke 7 Kecamatan hingga Pesantren

Ia mengungkapkan, program Sejuta Liter Air Bersih merupakan bentuk komitmen bersama antara FSS dan RS Sukma Wijaya untuk hadir membantu masyarakat yang tengah menghadapi krisis air.

"Pendistribusian air bersih ini kami laksanakan setiap hari. Lokasinya sesuai dengan permintaan masyarakat melalui hotline yang kami sediakan. Alhamdulillah, setiap hari kami selalu menyalurkan bantuan ke beberapa desa sesuai hotline yang masuk," jelas Moh. Fadol.

Ia menambahkan, wilayah jangkauan bantuan kini makin diperluas. Awalnya, fokus penyaluran hanya mencakup 5 kecamatan, yakni Robatal, Kedungdung, Tambelangan, Sreseh, dan Karang Penang. Saat ini, FSS menambah 2 kecamatan lagi, yaitu Banyuates dan Pengarengan, sehingga total menjadi 7 kecamatan.

"Kami tidak hanya fokus pada pemukiman warga, tetapi juga pada lembaga pendidikan dan tempat ibadah yang kekurangan air bersih," tambahnya.

Selain dengan RS Sukma Wijaya, FSS juga menjalin kolaborasi dengan sejumlah instansi dan perusahaan lain, di antaranya RS Nindhita, RS Qona'ah, Klinik Amin Medical Center, Klinik Mata Sampang, Bank Sampang, PT Geliat Sampang Mandiri, RSMZ, PT SSS, Perumda Trunojoyo, Baznas Sampang, SKK Migas, Medco Energi, Searah, HCML, hingga Petronas.

"Sampai saat ini kami sudah mendistribusikan lebih dari 185 tangki air bersih. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (*)