Webtoon 'Majapahit Titik Temu Waktu': Cara Kekinian Jaga Budaya Lokal di Era Globalisasi!

Jurnalis: Lalu Ahmad Albani Atsauri
Editor: Fisca Tanjung

14 Nov 2025 12:09

Thumbnail Webtoon 'Majapahit Titik Temu Waktu': Cara Kekinian Jaga Budaya Lokal di Era Globalisasi!
Aloh wahana nilai-nilai Wilwatikta menjadi karya fiksi yang lebih modern melalui webtoon. (Foto: Albani/Ketik.com)

KETIK, MALANG

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI menggelar Seminar Nasional Wilwatikta Acarita 2025 dengan tema “Interpretasi Wilwatikta dalam Karya Fiksi dan Gaya Hidup di Wilwatikta”.

Acara digelar di Aula Gedung A Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya pada Jumat, 14 November 2025.

Seminar ini juga bagian dari gerakan kebudayaan yang ingin memodernisasi cerita tradisional sebagai identitas bangsa, sehingga lebih relevan dan mudah dicerna oleh generasi muda masa kini.

Baca Juga:
Ki Ageng Gribig, Punjer Syiar Islam di Timur Gunung Kawi

Salah satu contoh modernisasi cerita Wilwatikta yang menarik perhatian adalah Webtoon “Majapahit Titik Temu Waktu”, adaptasi dari Forgive Me For Loving You, yang sudah dibaca 1,5 juta pembaca.

Cerita ini menyoroti Maharaja Hayam Wuruk, pemimpin berwibawa dengan banyak sisi kepribadian, yang didampingi Patih legendaris Gajah Mada.

Baca Juga:
Webtoon Dark Moon: The Blood Altar Kolaborasi ENHYPEN Diadaptasi Jadi Serial Anime, Siap Tayang Januari 2026

Ilustrator webtoon, Gita Adjipersadani, menekankan bahwa digitalisasi Wilwatikta melalui ilustrasi dan konten visual modern bisa dilakukan tanpa menghapus konteks sejarah.

“Dengan medium Webtoon yang semakin populer, sejarah bisa direinterpretasi sehingga mampu menarik kembali minat masyarakat untuk mempelajarinya,” ujarnya.

Menurut Gita, identitas bangsa yang melekat pada Wilwatikta justru dapat semakin ditekankan melalui komik Webtoon. Ia melihat globalisasi sebagai peluang, bukan tantangan.

“Dengan menuangkan nilai sejarah secara modern, kita dapat mempertahankan budaya lokal melalui siluet dan visual yang lebih kekinian,” tambahnya.

Proses kreatif pembuatan Majapahit Titik Temu Waktu melalui beberapa tahapan, mulai dari kurasi cerita hingga desain karakter.

“Kami berusaha menghadirkan kesan modern dan relevan dengan tren, tetapi tetap menjaga nilai sejarahnya,” jelas Gita.

Ia juga menyoroti pemilihan unsur fashion karakter yang mengombinasikan motif kain tradisional serta warna-warna yang menyesuaikan dengan bendera Wilwatikta (Majapahit).

Upaya ini dinilai mampu memberikan dampak luas terhadap penguatan identitas budaya bangsa, terutama bagi generasi muda.

“Mereka mengenali identitas bangsa melalui fiksi webtoon. Dari rasa penasaran, mereka mulai ingin tahu lebih jauh—apa saja peninggalannya, siapa saja raja-rajanya,” tegasnya.

Melalui reinterpretasi cerita sejarah Wilwatikta ini, diharapkan minat masyarakat untuk meneliti dan memahami sejarah dapat tumbuh semakin kuat.

Baca Sebelumnya

Kontingen Lebak Sabet 15 Gelar Juara di FTBI Tingkat Provinsi Banten

Baca Selanjutnya

Emas Menetes Air Mata Mengalir, Hikayat Baru Desa Kusubibi Halmahera Selatan

Tags:

#wilwatikta Majapahit #budayabangsa #identitasbangsa webtoon #forgivemeforlovingyou #alihwahana #majapahittitiktemuwaktu

Berita lainnya oleh Lalu Ahmad Albani Atsauri

Mahasiswi Sastra Inggris UIN Malang Raih Bronze Medal IDEA FEST 4 Tingkat Nasional

28 November 2025 10:07

Mahasiswi Sastra Inggris UIN Malang Raih Bronze Medal IDEA FEST 4 Tingkat Nasional

SMP Charis Malang Inisiasi Mission Trip, Bentuk Karakter Siswa Lewat Pentas Drama dan Charity

28 November 2025 06:45

SMP Charis Malang Inisiasi Mission Trip, Bentuk Karakter Siswa Lewat Pentas Drama dan Charity

Fairy Tales Reimagined: Drama Siswa SMP Charis Malang Suguhkan Kisah Klasik Bernuansa Modern

28 November 2025 06:15

Fairy Tales Reimagined: Drama Siswa SMP Charis Malang Suguhkan Kisah Klasik Bernuansa Modern

FISIP UB Luncurkan Program Magister Ilmu Pemerintahan, Wujudkan Nyata Kontribusi Akademik

27 November 2025 06:30

FISIP UB Luncurkan Program Magister Ilmu Pemerintahan, Wujudkan Nyata Kontribusi Akademik

Dorong Inovasi Kebijakan, FISIP UB Kumpulkan Akademisi dan Kepala Daerah dalam Government Academic Forum 2025

27 November 2025 06:00

Dorong Inovasi Kebijakan, FISIP UB Kumpulkan Akademisi dan Kepala Daerah dalam Government Academic Forum 2025

Forum Dokter Muda UNISMA Turun ke Desa: Beri Edukasi dan Layanan Kesehatan Gratis

26 November 2025 13:24

Forum Dokter Muda UNISMA Turun ke Desa: Beri Edukasi dan Layanan Kesehatan Gratis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar