Waspada! Ini Penyakit yang Muncul Akibat Polusi Udara

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: M. Rifat

27 Agt 2023 03:05

Thumbnail Waspada! Ini Penyakit yang Muncul Akibat Polusi Udara
Ilustrasi sakit pernapasan. (Foto: Healthcentral)

KETIK, JAKARTA – Kualitas udara yang memburuk akhir-akhir ini masih menjadi buah bibir yang hangat diperbincangkan, pasalnya kerugian dari polusi sudah merembet ke penyakit saluran pernapasan bahkan menyebabkan kematian.

Beberapa jenis pencemaran udara yang paling sering ditemukan adalah Karbon Monoksida (CO), Nitrogen Oksida (NO2), Sulfur Oksida (SOx), Photochemical Oksida dan Partikel.

Dampak Pencemaran udara dapat terjadi dimana-mana misalnya di dalam rumah, sekolah dan kantor.  Pencemaran ini disebut pencemaran dalam ruangan (indoor pollution).

Sementara itu pencemaran di luar ruangan (outdoor pollution) berasal dari emisi kendaraan bermotor, industri, perkapalan dan proses alami oleh makhluk hidup. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut tiap tahun ada 7 juta orang meninggal akibat polusi udara dalam dan luar ruangan.

Baca Juga:
Pasien Faskes di Pacitan Melonjak Pascalebaran, ISPA dan Diare Dominasi Kasus

Dari jumlah itu, lebih dari 2 juta kematian berasal dari Asia Tenggara.

Berikut 5 penyakit akibat polusi udara

1. Asma

Polusi udara membuat kondisi orang dengan penyakit asma semakin buruk. Riset di California terhadap 53 anak penderita asma (9-18 tahun) didapat hubungan paparan PM 2,5 dengan penurunan fungsi paru pada pasien asma

Baca Juga:
Ribuan Personel Gabungan Disiagakan untuk Amankan Nataru, Fokus Pengamanan Ibadah dan Antisipasi Kemacetan

2. ISPA

Polusi udara meningkatkan keparahan infeksi saluran napas terutama pada anak.

Studi terbaru di 2022 pada lebih dari 573 ribu anak dari 35 negara berkembang memiliki temuan menarik. Feni menjelaskan peningkatan 10 mikrogram per meter kubik PM 2,5 berhubungan dengan risiko lebih tinggi terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

3. Tuberkolosis

Dari riset pada 2019, kenaikan risiko TBC ditemukan pada wilayah yang polusi udaranya tinggi. Kemudian riset terbaru pada 2021, pada lebih dari 83 ribu kasus TBC baru di China ditemukan paparan jangka panjang maupun pendek polusi udara, berhubungan dengan kasus TBC baru, risiko TBC dan kematian akibat TBC. 

4. Pneumonia 

Dikutip dari Mayo Clinic, pneumonia adalah infeksi yang menyebabkan pembengkakan atau peradangan pada kantong udara di salah satu ataupun kedua paru-paru. 

Ada bukti kuat bahwa polusi udara menyebabkan penyakit dan kematian pada anak-anak dengan peningkatan risiko berat badan lahir rendah, infeksi saluran pernapasan bawah akut seperti pneumonia, dan penurunan fungsi paru-paru. 

5. Kanker paru-paru 

Menurut data dari Kemenkes, warga yang tinggal di kota dengan polusi udara semakin terancam terkena penyakit kanker paru-paru. Bahkan, walau tingkat polusinya masih di bawah batas maksimum. 

Badan kesehatan dunia PBB (WHO) menganjurkan paparan tahunan dibatasi hingga 20 mikrogram per meter kubik bagi PM 10 dan 10 mikrogram per meter kubik bagi PM2,5. 

Ternyata, hasil penelitian baru menemukan resiko terkena penyakit kanker pada setiap level dan membenarkan bahwa semakin tinggi levelnya, semakin besar resikonya. Hasil ini sudah termasuk memperhitungkan kebiasaan merokok, pola makan dan pekerjaan. (*)

Baca Sebelumnya

Timnas U-23 Kalah Adu Penalti atas Vietnam di Final, STY: Wasit Memalukan!

Baca Selanjutnya

Hari Terakhir Sea Age Group Championship 2023, Diwarnai Pecah Rekor Nasional

Tags:

Polusi Udara kualitas udara penyakit akibat polusi udara Asma Ispa Tuberkolosis Pneumonia Kanker Paru-paru

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar