Warga Kritik Aksi Bongkar Portal, KAI: Saat Ini Ada 4 Penjaga Perlintasan Rel dari Dishub

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

26 Apr 2025 15:00

Thumbnail Warga Kritik Aksi Bongkar Portal, KAI: Saat Ini Ada 4 Penjaga Perlintasan Rel dari Dishub
Bekas portal yang sebelumnya dipasang oleh PT KAI, kini sudah dibongkar oleh Pemkab Jember usai dikeluhkan warga. (Foto: Atta/ Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Persoalan pembongkaran portal dimensi berbahan baja yang dipasang oleh PT. KAI Daop 9 Jember. Diketahui mendapat protes warga di sekitar
Jalur Perlintasan Langsung (JPL) nomor 162 Jalan Rasamala, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Jember.

Sejumlah warga menilai upaya pembongkaran portal dimensi baja berukuran tinggi 2,4 meter dan lebar 5,1 meter itu, sudah tepat.

"Adanya portal itu sudah benar, tapi tiba-tiba dibongkar juga saat itu tidak tampak petugas dari KAI. Ini ada apa?" kata salah seorang warga Gang Kanawarok, Jalan Rasamala II, Hambali saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Sabtu, 26 April 2025.

Diungkapkan oleh Hambali, diperlintasan kereta api itu beberapa kali terjadi kecelakaan. Bahkan kejadian terakhir, katanya, terjadi kecelakaan truk yang melintas memaksa masuk saat pintu perlintasan kereta api sudah ditutup.

Baca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

"Bahkan sopir truknya meninggal saat itu, kejadian sekitar bulan Februari kemarin. Kok masih nggak kapok dan malah portalnya dibuka, ini niat melindungi keselamatan warga atau punya kepentingan lain," ujarnya.

Ungkapan senada juga disampaikan Sutrisno, warga Perumahan Rembangan Hill Residence. Menurutnya, upaya pemasangan portal itu sudah tepat dan meminimalisir arus lalu lintas padat di wilayah yang setiap harinya juga merupakan pasar itu.

"Saya dukung penuh PT KAI pasang portal perlintasan untuk menghadang kendaraan besar demi keselamatan pengguna jalan tersebut. Portal itu menguntungkan warga sekaligus melindungi warga terutama yang setiap hari lewat perlintasan itu seperti saya ini," kata Sutrisno.

Menurut pria yang juga wartawan media online di Jember itu, pembongkaran portal itu diduga untuk membela kepentingan kelompok tertentu.

Baca Juga:
Dukung UMKM, KAI Services Buka Peluang Pasarkan Produk UMKM di Kereta Api

"Pembongkaran yang dilakukan Dishub dan bupati itu. Justru menguntungkan pengusaha armada truk material, maupun pengusaha pengembang perumahan di wilayah setempat," ucapnya.

"Di sini ada perumahan dan sedang melakukan pembangunan. Tentunya ada kepentingan, truk-truk mereka tidak punya jalan pintas," sambungnya.

Sementara itu terkait pembongkaran portal dimensi yang dipasang oleh PT. KAI itu. Saat ini diambil sebuah solusi, dengan ditempatkannya empat petugas baru, yang menjaga perlintasan kereta api di JPL 162.

"Secara historis, JPL 162 tidak dijaga setiap saat oleh penjaga perlintasan, selain itu penjaga tersebut tidak memiliki sertifikat kecakapan serta tidak tersedia alat keselamatan yang memadai sesuai regulasi," kata Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro saat dikonfirmasi terpisah.

"Setelah portal itu dibongkar, kami dikonfirmasi oleh Dishub Jember. Saat ini ada empat orang petugas penjaga perlintasan. Untuk sertifikasi kecakapan penjaga perlintasan di JPL 162 masih dalam proses oleh Pemkab Jember (Dinas Perhubungan) dan BTP kelas 1 Surabaya," sambungnya.

Paralel sebagai upaya kolaborasi, lebih lanjut kata Cahyo, empat orang petugas jaga tersebut mendapat pelatihan dari PT. KAI.

"Juga mendapat pembinaan dasar kepada petugas jaga tersebut. Terkait SOP pengoperasian dan tanggap darurat di perlintasan serta jadwal pengoperasian kereta api," katanya.

Hal itu, Cahyo menambahkan, sejalan dengan peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 tahun 2018 serta surat edaran DJKA Nomor 4 tahun 2025.

"Perihal peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang, yang mana portal dimensi atas telah dilepas oleh Pemkab Jember," tuturnya.

Baca Sebelumnya

Lepas Sanksi FIFA, Persik Kediri Langsung Fokus 5 Pertandingan Terakhir di Liga 1

Baca Selanjutnya

FK Unisma Catat 100 Persen Kelulusan UKMPPD Selama 17 Kali Berturut-turut

Tags:

Jember portal Kereta Api PT KAI Daop 9 Jember

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar