Warga Desa Getem Desak Pemkab Jember Tertibkan Tambak Modern

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: M. Rifat

16 Mar 2023 06:26

Thumbnail Warga Desa Getem Desak Pemkab Jember Tertibkan Tambak Modern
Unjuk rasa menuntut penertiban tambak modern di pesisir Desa Getem, Puger. (Foto: Humas Pemkab Jember)

KETIK, JEMBER – Ratusan warga Desa Getem, Kecamatan Puger, berunjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten Jember pada Rabu (15/3/2023).

Aksi unjuk rasa menuntut penertiban tambak modern di wilayah pesisir Getem. Adapun empat tuntutan yang mereka bawa adalah pertama, menghentikan aktivitas produksi dan mencabut izin semua industri tambak sempadan Pantai Getem.

Kemudian, menghentikan rencana penambangan pasir di wilayah Pantai Getem. Ketiga, mengembalikan fungsi pantai menjadi fungsi lindung dan terakhir segera merevisi Perda RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Jember yang dinilai tidak berpihak kepada kepentingan sosial dan ekologi masyarakat Jember selatan.

Massa unjuk rasa melakukan long march dari PKM (Pusat Kegiatan Mahasiswa) Universitas Jember, DPRD Jember, dan terakhir di kantor Pemerintah Kabupaten Jember.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

Warga menuntut Bupati dan DPRD Jember untuk segera menutup tambak di sempadan pantai karena merugikan masyarakat. Pasalnya tambak itu menimbulkan polusi udara dan kerusakan lingkungan.

Foto Bupati Jember menandatangani pakta integrasi aksi demo tolak tambang modern di pesisir Desa Getem, Puger (Foto: Humas Pemkab Jember)Bupati Jember menandatangani pakta integrasi aksi demo tolak tambang modern di pesisir Desa Getem, Puger (Foto: Humas Pemkab Jember)

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menemui langsung para pengunjuk rasa. Kemudian mereka berjalan sejauh sekitar satu kilometer menuju kantor Pemkab Jember bersama Halim dan beberapa anggota DPRD.

Setelah melakukan aksi orasi selama 15 menit, Bupati Hendy Siswanto keluar dari kantor Pemkab Jember untuk menemui massa.

Baca Juga:
Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

“Apa yang Anda sampaikan hari ini insya Allah akan kami bahas bersama teman-teman pemkab. Di Getem, tambak itu sudah ada dari dulu. Bapak, ibu sekalian, adik-adik sekalian, tambak itu juga milik masyarakat Jember, Pemkab Jember tentunya harus bersikap adil sesuai regulasi,” kata Bupati Hendy Siswanto saat menemui massa.

Tak lupa, Bupati Hendy mengajak mahasiswa dan warga turut aktif untuk menertibkan tambak-tambak yang tak mengantongi izin. “Kita kan punya kegiatan, nanti kita atur sama-sama dengan Dinas Perikanan. Tolong kami dibantu untuk menertibkan bareng-bareng. Itu paling sip. Tapi jangan sampai kita melanggar regulasi. Kami tidak mau mengorbankan diri melanggar hukum,” tambahnya.

Bupati Hendy menyepakati tuntutan poin 2-4, namun pada poin pertama ia mengaku keberatan. “Poin nomor 1 harus melibatkan semuanya. Perlu didiskusikan melibatkan APH (Aparat Penegak Hukum): teman-teman dari kepolisian dan kejaksaan. Yang nomor 2, 3, 4 oke,” sebutnya.

Akhirnya, Bupati Hendy sepakat menandatangani pakta integritas asalkan terdapat keterangan tambahan untuk poin pertama. Keterangan tambahan itu ditulis oleh Kepala Dinas Perikanan Indra Tri Purnomo di hadapan Hendy dan seluruh hadirin rapat.

Ketiga poin itu diantaranya, tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku atau sesuai dengan aturan yang berlaku, akan diadakan sosialisasi terlebih dahulu oleh tim penertiban tambak dalam waktu satu minggu ke depan, serta tim penertiban tambak akan turun ke lapangan dalam waktu satu minggu ke depan.(*)

Baca Sebelumnya

Jokowi Temui PM Singapura, Bahas Investasi IKN dan Kerja Sama Energi

Baca Selanjutnya

PT Mizan Publika Buka Lowongan Pekerjaan, Cek!

Tags:

demo tolak tambak modern Desa Getem Jember Hendy Siswanto

Berita lainnya oleh Fenna Nurul

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

17 Desember 2024 08:46

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

2 Desember 2024 15:34

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

13 November 2024 14:56

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

10 November 2024 06:30

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

9 November 2024 18:04

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

30 Oktober 2024 08:02

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar