KETIK, BADUNG – Warga di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, mengaku resah dengan sejumlah aksi asusila yang diduga dilakukan warga negara asing di teras sekitar permukiman mereka.

Terbaru, seorang warga negara Australia berinisial BA (27) bersama seorang perempuan diduga melakukan tindakan asusila di dekat pintu pagar rumah warga. Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan videonya kemudian viral di media sosial.

Pemilik rumah, Wayan Suyadnya, mengatakan kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Ia mengaku sudah beberapa kali memergoki dugaan tindakan asusila di sekitar rumahnya yang berada tidak jauh dari kawasan tempat hiburan.

"Letak rumah saya memang berseberangan dengan tempat hiburan. Kejadian kemarin bukan kejadian yang pertama kali, mungkin lebih dari 10 kali karena saya sudah memergoki kejadian seperti ini tiga kali," kata Suyadnya saat ditemui di rumahnya di Tibubeneng, Jumat, 28 Agustus 2026.

Menurutnya, sejumlah kejadian sebelumnya tidak memiliki bukti digital karena tidak terekam kamera CCTV. Rekaman baru diperoleh ketika BA bersama seorang perempuan masuk ke pekarangan rumahnya dan diduga melakukan tindakan asusila di dekat pintu pagar.

Baca Juga:
Danantara Tunjuk WNA Australia Luke Thomas Mahony Jadi Dirut BUMN Pengendali Ekspor SDA, Ini Profilnya

"Kami sudah merasa sangat jengkel dengan kejadian seperti ini yang terus berulang-ulang terjadi di tempat kami. Jadi sudah saatnya, karena kami punya bukti dan momen dalam rekamannya seperti kontras. Istri saya dengan sesajen, mereka melakukan hubungan seperti itu di pagar," ungkapnya.

Peristiwa yang kemudian viral tersebut diketahui terjadi pada Jumat, 21 Agustus 2026, sekitar pukul 18.29 WITA.

Ps Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti mengatakan, kejadian itu pertama kali diketahui seorang saksi berinisial NKW (47) saat hendak menghaturkan sesajen.

Saksi terkejut melihat dua WNA diduga melakukan tindakan asusila di dekat pintu pagar rumah. Teguran yang diberikan kepada keduanya disebut tidak dihiraukan.

Baca Juga:
Polisi Amankan Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak MTs di Malang

"Pemilik rumah sempat menegur kedua WNA tersebut, namun keduanya tidak menghiraukan teguran itu. Karena tidak direspons, NKW kembali ke dalam rumah dan melaporkan kepada anaknya untuk menghubungi suaminya, IWS, 47," ujar Inastuti.

Saat IWS kembali ke rumah, kedua WNA tersebut sudah tidak berada di lokasi. Setelah memeriksa rekaman CCTV, pemilik rumah kemudian mengetahui aksi keduanya dan rekaman tersebut diunggah ke media sosial hingga viral.

Polsek Kuta Utara kemudian melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi, serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian.

Berdasarkan rekaman tersebut, seorang WNA laki-laki dan seorang WNA perempuan terlihat tiba di lokasi sekitar pukul 18.29 WITA. Keduanya kemudian masuk ke halaman rumah dan diduga melakukan tindakan asusila di dekat pintu pagar.

Sekitar pukul 18.43 WITA, keduanya dipergoki NKW yang keluar rumah untuk menghaturkan sesajen.

"Tidak berselang lama setelah NKW kembali ke dalam rumah, kedua WNA tersebut kemudian meninggalkan TKP dengan berjalan kaki ke arah barat," terang Inastuti.

Selain kejadian di Jalan Pantai Berawa, peristiwa serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Kuta Utara. Pada Kamis dini hari, 20 Agustus 2026, seorang WNA laki-laki diduga melakukan tindakan asusila bersama dua perempuan WNI di depan pintu masuk rumah warga di Jalan Pantai Batu Bolong, Desa Canggu.

Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kedua peristiwa tersebut.

Sementara berdasarkan identifikasi sementara dari rekaman CCTV kasus di Jalan Pantai Berawa, WNA laki-laki tersebut diduga berkewarganegaraan Australia, sedangkan identitas perempuan yang bersamanya masih didalami.

"Saat ini Unit Reskrim Polsek Kuta Utara masih melakukan identifikasi lanjutan guna mengungkap identitas para terduga pelaku serta menentukan langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku," pungkas Inastuti.(*)