Wanita Histeris di Lapangan Bulak Banteng Surabaya, Gara-Gara Disuruh Pacar Gugurkan Kandungan

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: M. Rifat

25 Okt 2023 16:30

Thumbnail Wanita Histeris di Lapangan Bulak Banteng Surabaya, Gara-Gara Disuruh Pacar Gugurkan Kandungan
Saat AHS dievakuasi ke Puskesmas usai ditemukan pingsan di Lapangan Bulak Banteng, Senin (23/10/2023) (Foto: BPBD Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Polisi masih menyelidiki kasus yang menimpa AHS (21) warga Semampir yang keluar dari dalam mobil pacarnya lantas teriak histeris dan meminta tolong.

Hal ini membuat warga langsung menolong korban dan membawa ke Puskesmas tanah kali kedinding. Dari keterangan yang ada, korban disuruh untuk mengugurkan kandungan serta ada upaya pemerkosaan.

AHS mengaku mengalami kekerasan fisik dari kekasihnya, FD serta 2 saudaranya, AB dan AM. Hal tersebut menyebabkan dirinya terluka dan lebam pada leher serta pergelangan tangan kanannya.

AHS mengatakan dirinya dianiaya ketiganya lantaran beberapa hal. Pertama, korban menolak menuruti perintah FD untuk menjatuhkan buah hati yang dikandungnya.

Baca Juga:
Di Tengah Arus Balik, Pramuka Surabaya Bantu Evakuasi Jenazah Anak 12 Tahun dari Kapal KM Awu

"Awal mula ketemu itu sore, sebelumnya sempat saya kasih tahu kalau hasil (tespek) positif. Dia (FD) minta untuk menjatuhkan anak yang saya kandung," katanya, Rabu (25/10/2023).

Dirinya sempat diberi obat penggugur kandungan dan diberi minuman. Lalu, ia dipaksa masuk ke dalam mobil Toyota Calya oleh AB dan AM.

Di dalam mobil, kekasihnya, FD justru yang memaksa dan menganiaya AHS. Bahkan, ia mendapat ancaman akan dibunuh bila tak menuruti keinginannya. Karena menolak, AHS dicekoki minuman obat perangsang. Lalu, ia dianiaya FD.

"Sempat diancam bakal dibunuh, terus dibuang ke hutan di Madura, bilangnya sudah ada orangnya yang menunggu di sana kalau saya tidak menuruti. Lalu, dia (FD) menganiaya saya di mobil, leher saya dicekik, tangan saya dipukuli, leher juga," jelasnya.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Dampingi Kepala Basarnas Tinjau Siaga SAR Lebaran di Tanjung Perak

Yang kedua, dirinya sempat mendengar pembicaraan AM dan AB bakal memaksa untuk melakukan hubungan intim. Namun, hal itu sempat ditolak AH dan dilarang oleh FD.

"Sempat diminta hubungan bertiga, tapi saya menolak, pacar saya (FD) juga melarang, malah nggak boleh," ujarnya.

Emosi ketiganya kian menjadi-jadi ketika AHS mengancam akan melaporkan hal itu ke polisi. Lalu, ketiganya sepakat menuju Bangkalan. Karena dianiaya oleh ketiganya, AHS pun lemas hingga tidak sadarkan diri.

Lalu, diletakkan di bawah Jembatan Suramadu sisi Surabaya. "Saya melek, saya setengah sadar itu sudah di bawah Suramadu, ada ibu-ibu begitu, saya minta tolong, terus dibawa sama mobil (ambulance). Malamnya saya laporan ke polisi (Polsek Kenjeran dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak)," bebernya.

Setelah dievakuasi dan menjalani perawatan, AH melaporkan kasus tersebut ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Oleh polisi, AHS langsung diantar untuk visum ke RS PHC Surabaya. "Setelah itu saya visum, terus saya diantar pulang," tuturnya.

AHS berharap polisi segera menangkap FD, AM, dan AB. Serta memberikan hukuman semaksimal mungkin pada ketiganya. "Saya sudah tidak ada rasa lagi dengan pacar saya, saya berharap segera ditangkap dan dijatuhi hukuman maksimal," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Inilah 7 Daftar Kesenian di Jawa Timur, No 3 Jarang Ada yang Tahu

Baca Selanjutnya

Gempa M 5,8 Terjadi di Minahasa Tenggara Sulut

Tags:

Wanita Teriak Histeris Polres Tanjung Perak Tanjung perak Kejadian Surabaya

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar