Wali Kota Surabaya Bakal Kurangi Waktu Lampu Merah Demi Minimalisir Polusi

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

13 Sep 2023 13:13

Thumbnail Wali Kota Surabaya Bakal Kurangi Waktu Lampu Merah Demi Minimalisir Polusi
Lampu Merah Jln Ngagel Surabaya dekat DTC. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Kota Surabaya beberapa waktu lalu menyabet predikat Kota dengan kualitas udara terbersih di Indonesia menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

Mengenai predikat tersebut, Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya mengucapkan apresiasi untuk warga Surabaya karena ikut menjaga lingkungan. 

"Jadi saya matur nuwon untuk warga Surabaya yang mau menjaga terhadap kotanya. Salah satunya adalah memperbanyak ruang terbuka hijau," ujarnya Rabu, (13/9/2023). 

Untuk mengurangi polusi, Pemkot Surabaya akan memangkas waktu lampu merah. Menurut Eri, penyebab terjadinya pemberhentian kendaraan  yang cukup lama di beberapa wilayah Surabaya. 

Baca Juga:
Program CKG di Jatim Tertinggi Kedua Nasional, Capaian JKN Tembus 97,71 Persen

"Yang dilakukan hari ini itu mengukur lampu abang, lampu merah semakin lama berhentinya maka polusinya semakin gede. Karena itu kita atur lampu merah itu tidak lama berhentinya, ada rotasi perputaran yang cepat," paparnya. 

Eri mengungkapkan Pemkot Surabaya sudah bekerja sama dengan beberapa pemangku kepentingan. Hingga akhir tahun, lampu merah menggunakan sensor kendaraan.

"Kalau dia panjangnya antriannya beberapa meter, itu otomatis hijau, kita gandengkan dengan STS kita nah itu langsung jadi hijau," tutur mantan Kepala Bappeko Surabaya ini. 

Eri menjelaskan bahwa lampu merah otomatis ini bakal dilaksanakan di Jalan Ahmad Yani hingga Perak. 

Baca Juga:
Musrenbang Tak Sekadar Forum Tahunan! Gubernur Khofifah Ingatkan Perencanaan Pembangunan Harus Semakin Presisi dan Kolaboratif

"Yang pasti insya Allah mulai Ahmad Yani sampai dengan Perak," ucapnya. 

Selain itu, Pemkot Surabaya meminta agar perusahaan-perusahaan merotasi agar para pekerja tidak terlalu banyak waktu di jalan. 

"Kami dari Pemerintah Kota sendiri itu adalah melakukan rotasi pegawai untuk berada di pekerjaan yang dekat dengan rumahnya. Maksudnya di wilayahnya, lek omahe utara maka dia menjadi pegawai di kecamatan, kelurahan atau dinas yang ada di utara," tutur Eri. 

Foto Wali Kota Surabaya saat menghadiri rapat paripurna DPRD Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Wali Kota Surabaya saat menghadiri rapat paripurna DPRD Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Eri berharap agar perusahaan-perusahaan di wilayah Surabaya terus menjaga lingkungan agar udara di kota Pahlawan ini tetap bersih. 

"Mereka mau dan selalu menjaga polusi yang dikeluarkan oleh masing-masing pabrik, saya matur nuwon sanget (terima kasih sekali)," paparnya. 

Untuk semakin mengurangi pencemaran udara, Eri Kota Surabaya meminta agar masyarakat memanfaatkan transportasi umum maka dari itu ASN maupun tenaga kontrak di wilayah Kota Pahlawan setiap Jumat menggunakan angkutan umum. 

"Warga Surabaya agar membiasakan menggunakan transportasi umum," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

CSR Cleaning Tawarkan Layanan Home Cleaning dan Facility Service Bergaransi

Baca Selanjutnya

Super Jet Air Membuka Lowongan Posisi Pramugari/Pramugara dan Flight Attendant

Tags:

Kota Surabaya Wali Kota Surabaya Lampu merah Eri Cahyadi Polusi Udara KLHK Pencemaran

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar