KETIK, MALANG – Pelantikan 176 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Malang ditunda. Hal tersebut disebabkan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mendadak mendapatkan panggilan ke Jakarta. 

Sebelumnya, pelantikan pejabat eselon 2 hingga 4 tersebut telah dijadwalkan dilaksanakan pada Jumat, 2 September 2026 di Grha Purva Praja. Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Malang juga telah diagendakan menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan pada pukul 13.30 WIB. 

Namun pada sekitar pukul 13.45 WIB, jajaran pejabat Pemkot Malang yang telah hadir di lokasi pelantikan, telah membubarkan diri. 

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Dandung Djulharjanto menjelaskan mendapatkan informasi dari ajudan Wali Kota Malang terkait undangan dinas dari Sekretariat Presiden. 

"Bukan pembatalan ya, penundaan. Pak Wali mendadak siang ini tadi saya juga diberi tahu ajudan bahwa Pak Wali mendapat undangan dinas ke Jakarta dari Sekretariat Presiden," ujarnya, Jumat, 2 Oktober 2026.

Baca Juga:
Gantikan Qodari, Syahganda Nainggolan Resmi Jadi Kepala Bakom RI

Menurutnya undangan dari Sekretariat Presiden memiliki urgensi yang tinggi sehingga tidak dapat diwakilkan. Namun Dandung sendiri belum dapat memastikan agenda apa yang harus dihadiri secara mendadak tersebut. 

"Kalau dari Sekretariat Presiden sangat urgen mestinya. Nggak bisa diwakilkan dan tidak bisa ditunda, sehingga beliau langsung berangkat ke sana. Terkait kegiatannya apa, saya belum tahu juga karena mendadak," lanjutnya. 

Dandung mengatakan, agenda pelantikan diupayakan dapat dijadwalkan ulang dalam waktu dekat. Mengingat banyak posisi strategis yang harus segera diisi oleh pejabat definitif. 

"Ya mudah-mudahan secepatnya nanti kita hubungkan lagi. Rencananya sekitar 176 orang yang akan dikukuhkan, mulai Eselon 2 sampai Eselon 4," pungkasnya.(*)

Baca Juga:
Belum Ada Dana Bangun Sekolah Baru, Pemkot Malang Pertimbangkan Perpanjang Sewa Lahan UM