KETIK, BANYUWANGI – Dalam upaya mencegah dan menanggulangi terjadinya tindak kecurangan pendistribusian LPG 3 Kg bersubsidi, Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Kabupaten Banyuwangi menyarankan agar PT Pertamina Patra Niaga bersikap jujur dan transparan serta mencontoh teknis pendistribusian pupuk bersubsidi yang dinilai bagus saat ini.
Menurut Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Michael Edy Hariyanto, sistem distribusi LPG 3 Kg saat ini kacau balau. Tidak ada pendistribusian yang baik apalagi pada saat ada peningkatan pemakaian besar-besaran yang mungkin tidak terasa pada saat pemakaian normal atau hari-hari biasa.
"Tidak akan terjadi HET sampai kapan pun selama sistem distribusi Pertamina seperti. Contoh distribusi yang bagus saat ini pupuk bersubsidi, yang nakal, curang dan yang bermain langsung ketahuan," ujar Michael Jumat (17/4/2026).
Bahkan pada dalam kondisi normal pun tidak mudah untuk mendapatkan LPG 3 Kg sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan terkesan ada pembiaran. "Apalagi pada saat ada pemakaian seperti Hari Raya harganya kelewat tinggi diatas HET. Karena sistem pendistribusiannya tidak bagus," tambah Politisi Demokrat itu.
Baca Juga:
DPRD Dorong Pemindahan Pedagang Pasar Banyuwangi Segera DilakukanLebih lanjut, Ketua DPC Partai Demokrat tersebut menambahkan berbeda dengan distribusi pupuk yang sudah bagus dan tertata. Apabila terjadi kelangkaan bisa segera dilacak dan cepat diketahui siapa yang berbuat curang.
Untuk memperbaiki sistem distribusi LPG 3 Kg, seyogyanya pihak Pertamina melakukan penataan sistem pendistribusian dan menegakkan aturan dengan tegas terhadap Distributor, Agen, pangkalan yang baik di tiap kecamatan yang ada di Banyuwangi.
Michael menuturkan menjelang Hari Raya lalu pihak Pertamina menyampaikan kepada pemerintah apabila stok LPG 3 Kg. Bahkan Wabup Banyuwangi melalui media massa yang ada menegaskan persediaan LPG untuk lebaran cukup. Namun kenyataan di lapangan terjadi kelangkaan dan harganya jauh di atas HET.
Dia menambahkan menjelang Idul Adha yang potensi terjadi peningkatan pemakaian dari masyarakat, DPRD Banyuwangi berupaya memastikan persediaan LPG 3 Kg cukup dan harga jual sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah agar masyarakat tidak dirugikan. (*)