Wabah PMK Jadi Ancaman Ternak di Sumsel Saat Musim Hujan, Dokter Hewan Ini Ingatkan Cara Perawatan yang Tepat

Jurnalis: Mita Rosnita
Editor: Akhmad Sugriwa

28 Des 2024 16:01

Thumbnail Wabah PMK Jadi Ancaman Ternak di Sumsel Saat Musim Hujan, Dokter Hewan Ini Ingatkan Cara Perawatan yang Tepat
Ilustrasi peternak sapi. (Foto:Mita Rosnita/Ketik.co.id)

KETIK, PALEMBANG – Memasuki musim penghujan sejak November 2024 lalu, peternak di Sumsel diimbau untuk terus mewaspadai adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Hal ini disampaikan Dokter Hewan Ahli Madya Pemprov Sumatera Selatan, Jafrizal, yang menyatakan pada saat musim hujan seperti yang terjadi saat ini, kerentanan penyakit terhadap hewan ternak akan cukup besar.

Kondisi kelembapan kandang akan mempengaruhi bertumbuhnya virus dan bakteri yang dapat menyerang hewan ternak dan akan terus meningkat bila tidak diantispasi.

"Perhatian yang besar perlu dilakukan peternak guna mencegah penyebaran penyakit PMK itu sendiri. Agar tidak terjangkit dan tidak adanya penularan," jelas Jafrizal.

Baca Juga:
Perantau asal Sumsel di Jatim Merapat! Kangen Kampung Halaman? Ayo Hadir di Silaturahmi Akbar "Dari Kito untuk Kito"

Tidak hanya peternak, perhatian seluruh pihak pemangku kepentingan juga perlu ditingkatkan, khususnya terhadap arus lalu lintas orang dan hewan ternak yang masuk ke wilayah Sumsel.

"Maka dari itu, peternak juga peru diedukasi agar tidak sembarang membeli hewan ternak dari wilayah yang tengah terjangkit wabah PMK," terusnya.

Hewan yang dibeli para peternak minimal dipisahkan terlebih dahulu selama dua pekan, sebelum digabungkan dengan hewan lainnya. Selain itu juga perlu upaya untuk pemberian asupan vitamin dan pakan serta minum yang cukup. "Pemberian obat cacing dan disinfektan setiap hari," imbuhnya.

Menghentikan penyebaran virus juga dapat dilakukan dengan mengidentifikasi hewan ternak yang diduga tengah dalam kondisi tidak sehat atau menderita penyakit tertentu.

Baca Juga:
Antisipasi Kemarau 2026, Ini Langkah Konkret Gubernur Khofifah Jaga Produksi Pertanian Jawa Timur

"Nah, kesalahan yang kerap terjadi, peternak sering menggabungkan hewan ternak yang baru dibeli dan yang sudah lama dalam satu kandang," ungkap Jafrizal.(*)

Baca Sebelumnya

Selamat! Kajati Jatim Mia Amiati Raih Gelar Profesor Kehormatan Unair

Baca Selanjutnya

Resiliensi, Bukti Elegansi Sosok Ibu dengan Anak Inklusi

Tags:

PMK Wabah pmk Peternak sapi hewan ternak ternak Musim Hujan sumsel

Berita lainnya oleh Mita Rosnita

Buntut Penolakan Pasien BPJS, DPRD Ogan Ilir Panggil Direktur RSUD

4 Januari 2025 19:05

Buntut Penolakan Pasien BPJS, DPRD Ogan Ilir Panggil Direktur RSUD

OJK: 2 Juta Warga Sumsel Terdaftar Pinjaman Online, Didominasi Judol dan Investasi Ilegal

4 Januari 2025 14:36

OJK: 2 Juta Warga Sumsel Terdaftar Pinjaman Online, Didominasi Judol dan Investasi Ilegal

Cerita Pilu Honorer di Palembang Geruduk Kantor DPRD, Kerja Belasan Tahun Malah Tak Lulus Seleksi

3 Januari 2025 17:33

Cerita Pilu Honorer di Palembang Geruduk Kantor DPRD, Kerja Belasan Tahun Malah Tak Lulus Seleksi

Jembatan Gantung Sungai Malus di Lubuklinggau Putus, Puluhan Wisatawan Terluka

1 Januari 2025 19:36

Jembatan Gantung Sungai Malus di Lubuklinggau Putus, Puluhan Wisatawan Terluka

Sah! Pemkab Muara Enim Resmi Tetapkan UMK 2025, Naik 6,5 Persen

28 Desember 2024 17:30

Sah! Pemkab Muara Enim Resmi Tetapkan UMK 2025, Naik 6,5 Persen

Harga Turun, Petani di Muara Enim Tetap Konsisten Jaga Kualitas Biji Kopi Hingga ke Konsumen

26 Desember 2024 18:00

Harga Turun, Petani di Muara Enim Tetap Konsisten Jaga Kualitas Biji Kopi Hingga ke Konsumen

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar