Viral! Bullying Anak di Malang, Konselor UIN Malang Ungkap Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jurnalis: Lalu Ahmad Albani Atsauri
Editor: Fisca Tanjung

13 Nov 2025 16:37

Thumbnail Viral! Bullying Anak di Malang, Konselor UIN Malang Ungkap Penyebab dan Cara Mengatasinya
Dr. Hj. Rofiqoh Rosidi, M.Pd., C.HT, pakar Bimbingan Konseling dan Hypnotherapist ketika ditemui di gedung Rektorat UIN Malang. (Foto: Albani/Ketik.com)

KETIK, MALANG

Kasus perundungan anak kembali terjadi di Kota Malang, tepatnya di anak tangga menuju Tempat Pemakaman Umum Jalan Sukun Gempol, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, terlihat seorang remaja putri ketakutan setelah menjadi korban perundungan oleh tiga remaja perempuan seusianya.

Dosen Psikologi UIN Malang, Dr. Hj. Rofiqoh Rosidi, M.Pd., C.HT, menilai bahwa kasus perundungan seperti ini kerap berawal dari pola perilaku negatif yang tumbuh di lingkungan pelaku.

Baca Juga:
Remaja di Jember Diduga Jadi Korban Perundungan oleh Teman, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sebagai contoh, rumah yang seharusnya menjadi tempat nyaman bagi anak justru bisa menimbulkan ketidaknyamanan jika pola asuh orang tua kurang tepat.

Kondisi ini membuat anak yang tidak mendapatkan kasih sayang dari lingkungan terdekatnya tumbuh dengan rasa kecewa atau dendam.

Baca Juga:
Sasar 1.213 Sekolah, Fakultas Psikologi Unesa dan Pemkot Surabaya Kolaborasi Cegah Bullying Lewat Program DASH

Ketika kesempatan muncul, perasaan itu bisa mendorongnya untuk meniru atau melampiaskan perlakuan yang sama kepada orang lain.

“Biasanya anak melakukan perundungan karena ia tidak memiliki kontrol emosi yang baik, kurangnya rasa kasih sayang terhadap sesama, serta rasa empati itu sendiri,” ungkapnya, ketika diwawancara di gedung Rektorat UIN Malang, Kamis, 13 November 2025.

Ia memandang bahwa perundungan itu tidak terjadi begitu saja. Ada interaksi yang kompleks antara individu dengan lingkungan sekitarnya, serta dukungan yang ada.

“Termasuk memiliki pengalaman yang buruk tadi (dari keluarga atau orang terdekat) yang bisa menimbulkan rasa ingin melakukan hal serupa,” tambahnya.

Rofiqoh juga menegaskan bagaimana pentingnya peran Bimbingan Konseling di sekolah.

“Biasanya di sekolah itu guru BK diberi kewajiban untuk keliling setiap kelas selama 1 jam setiap minggu. Mulai dari berbagai macam pendekatan kepada semua siswa yang ada. Ada juga yang didekati satu per satu,” pungkasnya.

Tidak hanya itu, ia juga menyoroti bagaimana mestinya anak-anak yang melakukan perundungan ini hendaknya dibina dengan cara direhabilitasi. 

“Di sanalah dilakukan pendekatan konseling yang lebih serius. Karena anak yang di bawah umur itu tahap berpikirnya masih belum matang,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya memberikan pemahaman agama yang benar sekaligus penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Apapun agamanya, setiap ajaran seharusnya menuntun pada kebaikan dan perilaku positif.

“Selain pengalaman spiritual, penting juga menanamkan sikap moderasi beragama dan anti rasisme terhadap orang yang berbeda ras, suku dan bangsa,” imbuhnya.

Rofiqoh juga menegaskan bahwa perlu adanya pendampingan yang serius bagi korban perundungan. 

“Perlu dikuatkan dari segi psikisnya. Diajak untuk mengurai apa sih kelebihannya, keunggulannya, serta keistimewaannya,” jelasnya.

Sehingga itu bisa melahirkan self-confidence dan Self-efficacy dalam dirinya. Keyakinan yang membuatnya merasa memiliki kemampuannya untuk melewati itu semua.

Tentu semua ini tidak lepas dari peran orang tua serta lingkungan si anak, baik di sekolah maupun pergaulan. Maka dari itu penting juga bagi orang tua menjadi pendengar yang baik bagi anaknya, alih-alih menjadi orang yang ditakuti. (*)

Baca Sebelumnya

BPBD Jatim Gelar SPAB di 3 Pondok Pesantren Malang, Wujudkan Pesantren Tangguh Bencana

Baca Selanjutnya

Pompa Air Tenaga Surya Lorentz, Solusi Pertanian Lebih Hemat, Ini Kelebihannya

Tags:

perundungan Bullying #bimbingankonseling #kasusperundungandimalang

Berita lainnya oleh Lalu Ahmad Albani Atsauri

Mahasiswi Sastra Inggris UIN Malang Raih Bronze Medal IDEA FEST 4 Tingkat Nasional

28 November 2025 10:07

Mahasiswi Sastra Inggris UIN Malang Raih Bronze Medal IDEA FEST 4 Tingkat Nasional

SMP Charis Malang Inisiasi Mission Trip, Bentuk Karakter Siswa Lewat Pentas Drama dan Charity

28 November 2025 06:45

SMP Charis Malang Inisiasi Mission Trip, Bentuk Karakter Siswa Lewat Pentas Drama dan Charity

Fairy Tales Reimagined: Drama Siswa SMP Charis Malang Suguhkan Kisah Klasik Bernuansa Modern

28 November 2025 06:15

Fairy Tales Reimagined: Drama Siswa SMP Charis Malang Suguhkan Kisah Klasik Bernuansa Modern

FISIP UB Luncurkan Program Magister Ilmu Pemerintahan, Wujudkan Nyata Kontribusi Akademik

27 November 2025 06:30

FISIP UB Luncurkan Program Magister Ilmu Pemerintahan, Wujudkan Nyata Kontribusi Akademik

Dorong Inovasi Kebijakan, FISIP UB Kumpulkan Akademisi dan Kepala Daerah dalam Government Academic Forum 2025

27 November 2025 06:00

Dorong Inovasi Kebijakan, FISIP UB Kumpulkan Akademisi dan Kepala Daerah dalam Government Academic Forum 2025

Forum Dokter Muda UNISMA Turun ke Desa: Beri Edukasi dan Layanan Kesehatan Gratis

26 November 2025 13:24

Forum Dokter Muda UNISMA Turun ke Desa: Beri Edukasi dan Layanan Kesehatan Gratis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar