Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

4 Apr 2026 11:51

Thumbnail Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran
Potongan layar yang merekam momen percikan api di rel kereta. (Istimewa/tiktok)

KETIK, JEMBER – Sebuah video singkat berdurasi 13 detik yang menampilkan percikan api dari roda lokomotif kereta api saat melaju ramai beredar di TikTok. Video tersebut langsung menarik perhatian publik dan memunculkan berbagai spekulasi.

Dalam rekaman itu, lokomotif terlihat bekerja keras menarik rangkaian gerbong di belakangnya. Kondisi tersebut menimbulkan kesan seolah kereta mengalami kendala saat melintas di jalur rel.

Unggahan yang menyertai video menyebutkan kejadian tersebut berlangsung di perlintasan rel wilayah Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Hingga saat ini, video tersebut telah mengumpulkan lebih dari 57 ribu tanda suka, 1.621 komentar, serta dibagikan lebih dari 14.800 kali.

Menanggapi viralnya video tersebut, Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, memberikan penjelasan terkait kondisi sebenarnya di lapangan.

Baca Juga:
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Penumpang Kereta di Daop 9 Jember Tembus 362 Ribu

Ia mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Senin, 30 Maret 2026 sekitar pukul 18.40 WIB, tepatnya di jalur antara Stasiun Kalibaru dan Mrawan, saat Kereta Api Probowangi melintas.

Menurut Cahyo, faktor cuaca menjadi penyebab utama munculnya percikan api dari roda lokomotif.

“Saat itu kondisi gerimis sehingga rel menjadi basah dan licin, yang menyebabkan roda lokomotif mengalami slip,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu, 4 April 2026. 

Ia menjelaskan, slip roda merupakan kondisi teknis yang dapat terjadi ketika daya cengkeram antara roda dan rel menurun. Situasi ini umumnya terjadi saat permukaan rel basah akibat hujan atau gerimis.

Baca Juga:
Imlek 2577 Kongzili di Stasiun Jember: KAI Daop 9 Suguhkan Barongsai dan 250 Dimsum Gratis untuk Penumpang

Saat kejadian berlangsung, masinis bersama asisten masinis segera mengambil langkah penanganan. Mereka mengatur tenaga lokomotif secara presisi agar roda kembali mendapatkan daya gesek yang optimal.

“Masinis dan asisten masinis dengan sigap melakukan tindakan teknis guna mengoptimalkan daya gesek roda terhadap rel, sehingga kereta dapat kembali melaju secara normal,” jelas Cahyo.

Cahyo memastikan, insiden tersebut tidak membahayakan perjalanan. Kereta tetap beroperasi dengan aman dan terkendali tanpa mengganggu keselamatan penumpang maupun jadwal perjalanan secara keseluruhan.

Ia menambahkan, percikan api yang terlihat dalam video merupakan dampak gesekan antara roda dan rel yang licin saat proses pemulihan daya cengkeram (adhesi). Fenomena ini dapat muncul dalam kondisi tertentu, terutama saat rel basah.

“Perlu kami sampaikan bahwa percikan yang terlihat pada video tersebut bukanlah api akibat kebakaran, melainkan efek gesekan roda dengan rel saat proses penanganan slip. Hal tersebut merupakan fenomena teknis yang dapat terjadi dan telah berhasil ditangani oleh awak sarana sesuai prosedur,” tegasnya.

Lebih lanjut, KAI Daop 9 Jember menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keselamatan dan keamanan operasional kereta api. Perusahaan juga terus melakukan evaluasi dan inovasi guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pelanggan,” pungkas Cahyo.

Baca Sebelumnya

Efisiensi Anggaran, Pemkot dan DPRD Kota Malang Belum Prioritaskan Mobil Listrik

Baca Selanjutnya

Resmikan Gedung Gus Dur RSU Muslimat Ponorogo! Gubernur Khofifah Tegaskan Penguatan Layanan Kesehatan Inklusif Berbasis Keumatan

Tags:

percikan api kereta video viral kereta api KA Probowangi slip roda lokomotif KAI Daop 9 Jember

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar