UTM dan KBRI Kuala Lumpur Jalin Kerja Sama KKN Internasional untuk Pendidikan Anak Pekerja Migran

Jurnalis: Ismail Hasyim
Editor: Mustopa

13 Okt 2025 20:45

Thumbnail UTM dan KBRI Kuala Lumpur Jalin Kerja Sama KKN Internasional untuk Pendidikan Anak Pekerja Migran
Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Prof. Dr. Safi bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Datuk Hermono di Kantor KBRI Kuala Lumpur. (Foto: Ismail Hs/Ketik.com)

KETIK, BANGKALAN – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia.

Kerja sama ini untuk pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Mengajar dan Pengabdian kepada Masyarakat di berbagai sanggar bimbingan yang tersebar di Semenanjung Malaysia.

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UTM, Prof. Safi, bersama Duta Besar RI untuk Malaysia, Datuk Hermono bertempat di Kantor KBRI Kuala Lumpur. Kegiatan ini turut disaksikan oleh jajaran pimpinan dari kedua institusi.

"Kerja sama ini menjadi langkah strategis UTM dalam memperluas jangkauan pengabdian masyarakat ke tingkat Internasional, sekaligus memperkuat diplomasi pendidikan di luar negeri," ujar Prof, Safi, Senin 13 Oktober 2025.

Baca Juga:
SELAMAT! Umsura Jadi PTS Terbaik di Jawa Timur Versi UniRank 2026

Ia juga menegaskan pentingnya mendokumentasikan kolaborasi ini sebagai bagian dari sejarah UTM.

Sementara itu, Dubes Hermono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada UTM atas komitmennya mendukung pendidikan anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia.

Menurutnya, keterbatasan guru selama ini menjadi kendala utama dalam pemenuhan hak belajar mereka.

"Pemerintah bisa mengirim bahan ajar, tapi siaoa yang mengajar?, anak -anak kita tersebar di berbagai daerah dan tidak punya guru. Karena itu, para mahasiswa KKN inilah tulang punggung pendidikan mereka," tegas Dubes Hermono.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Buka Ajang Talenta Jatim 2026, Siapkan Generasi Berprestasi ke Kancah Nasional dan Global

Ia menyebut bahwa dalam tiga tahun terakhir, KBRI Kuala Lumpur telah bekerja sama dengan lebih dari 100 perguruan tinggi dan akan bertambah 50 universitas lagih yang siap bergabung.

Beberapa kampus bahkan telah memberikan beasiswa ntuk anak pekerja migran yang ingin melanjutkan pendidikan.

Lebih jauh, Dubes Hermono mengingatkan pemerintah daerah untuk menjalankan amanat Undang-Undang Nomer 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

"Selama ini kita bangga bicara soal devisa, tapi lupa menghitung biaya sosial dari mingrasi, keluarga yang retak, anak - anak yang kehilangan bimbingan. Pendidikan adalah kunci perlindungan sejati," ujarnya.

Program KKN Internasional UTM akan dilaksanakan secara rutin dan terstruktur dengan melibatkan mahasiswa lintas fakultas.

Selain memberi dampak langsung bagi masyarakat Indonesia di luar negeri, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter dan pengalaman global bagi mahasiswa.

Kerjasama ini meneguhkan komitmen UTM dalam mewujudkan visinya sebagai kampus berdampak, kampus yang tak hanya mencetak sarjana, tetapi juga menghadirkan perubahan nyata bagi bangsa, di dalam maupun luar negeri. (*)

Baca Sebelumnya

Viral Live IG Adegan Asusila, Charles ‘Ales Gancang’ Dituntut 4 Tahun Penjara

Baca Selanjutnya

2 Warga Surabaya Tewas Digulung Ombak Pantai Modangan Malang, 1 Masih Hilang

Tags:

UTM KBRI Kuala Lumpur Kerjasama KKN internasional

Berita lainnya oleh Ismail Hasyim

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

12 April 2026 14:03

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

10 April 2026 08:02

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

8 April 2026 17:33

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

7 April 2026 14:23

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

Saksi IF Dinilai Tak Memberatkan 3 Terdakwa Dugaan Penyimpangan Aset BUMD Bangkalan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

6 April 2026 15:31

Saksi IF Dinilai Tak Memberatkan 3 Terdakwa Dugaan Penyimpangan Aset BUMD Bangkalan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

IF Diseret dalam Kasus Tonduk Majeng? Kuasa Hukum: Itu Framing

6 April 2026 14:27

IF Diseret dalam Kasus Tonduk Majeng? Kuasa Hukum: Itu Framing

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar