KETIK, MALANG – Mengusung konsep eksplorasi diri, nostalgia, serta hiburan lintas generasi, festival musik Paradic Fest Vol 3 resmi digelar di SM Boomi Carnival Kota Malang pada Minggu, 13 September 2026 malam. Gelaran yang berkolaborasi dengan Gaung Merah ini terasa semakin istimewa, karena diisi oleh penyanyi dan band-band ternama seperti Bernadya, Perunggu, For Revenge x TP, dan The Changcuters. 

Perwakilan Penyelenggara Paradic Fest Vol 3, Fahmi Eksa Sagita, mengatakan bahwa gelaran musik edisi ketiga ini lahir dari proses penggodokan konsep serta kurasi lineup yang memakan waktu hingga 7 bulan. Berbeda dengan gelaran sebelumnya, kali ini berfokus pada ruang selebrasi dan pengenalan jati diri. 

"Dalam edisi ketiga ini, kami ingin menyajikan ruang eksplorasi diri sekaligus hiburan yang menyenangkan bagi semua kalangan. Segmentasinya jauh lebih luas dan lebih kompleks dibanding gelaran sebelumnya. Mulai dari generasi muda pendengar Bernadya dan Perunggu serta generasi yang ingin bernostalgia dengan lagu-lagu dari The Changcuters," jelasnya. 

Kehadiran The Changcuters menjadi daya tarik utama dalam gelaran ini. Momentum ini sekaligus menandai kembalinya band asal Bandung tersebut ke panggung festival di Kota Malang. 

Bassis sekaligus manajer The Changcuters, Dipa Nandastyra Hasibuan menyambut baik kesempatan bisa tampil di Paradic Fest Vol 3 tersebut. Selain membawakan deretan lagu hits yang telah familiar, juga akan membawakan beberapa lagu dari album terbaru mereka yang berjudul Wow Ma. 

Baca Juga:
Aksi Cepat Ojol dan Yakuza Maneges Ungkap Kasus Pemerkosaan di Tlogomas Malang, Terduga Pelaku Ditangkap

"Ini merupakan gelaran yang sangat istimewa, karena hampir bersamaan dengan momen The Changcuters yang akan genap berusia 22 tahun. Alhamdulillah juga, kami telah mengeluarkan album baru sehingga ini benar-benar gelaran yang sangat spesial," ungkapnya. 

Untuk memberikan aksi panggung terbaik, seluruh personel The Changcuters telah menjalani serangkaian latihan intensif serta menjaga kondisi fisik agar tetap prima dan energik.

"Yang pasti, persiapannya adalah berlatih dan menjaga kesehatan. Dan saat tampil malam nanti, kami juga akan membawakan beberapa lagu dari album terbaru," tambahnya. 

Sementara itu, Guntur Pramanda dari Gaung Merah menyebut Paradic Fest bukan sekadar festival musik. Konsep yang dibawa juga menjadi ruang pertemuan lintas generasi melalui karya-karya musisi yang memiliki perjalanan panjang maupun karya yang tengah berkembang.

Baca Juga:
Apresiasi Talenta Generasi Muda, MTsN 1 Kota Malang Sukses Gelar IKLC 2026 Diikuti 467 Peserta

"Jadi Paradic Fest Vol 3 ini, kami akui memang tidak hanya sekadar festival musik, tapi ajang pertemuan lintas generasi musisi. Spiritnya luar biasa, kami sebagai partner penyelenggara dari Gaung Merah yang merupakan platform musik untuk mengapresiasi karya melegenda seperti salah satunya living legend The Changcuters ini. Tentu kami sangat mengapresiasi gelaran tahun ini, semoga semakin sukses," tandasnya.(*)