Usai Deklarasi Anti Premanisme, Pemkot Malang Bentuk Satgas Tanggulangi Ormas Bermasalah

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Rahmat Rifadin

23 Mei 2025 10:29

Thumbnail Usai Deklarasi Anti Premanisme, Pemkot Malang Bentuk Satgas Tanggulangi Ormas Bermasalah
Ormas di Kota Malang melakukan deklarasi antipremanisme. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Pemerintah bersama Polresta Kota Malang telah menggelar deklarasi antipremanisme dan ormas bermasalah. Usai deklarasi tersebut, Wali Kota Malang Wahyu Hodayat langsung menginstruksikan pembentukan satgas. 

Hal tersebut sesuai arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Satgas dibentuk untuk penegakkan aturan yang sudah ada. Apabila terdapat ormas yang melanggar, maka sanksi ditetapkan dapat berupa pencabutan status terdaftar.

"Kita menindaklanjuti instruksi Mendagri. Ada Kapolresta, Forkopimda, DPRD, dan ormas melaksanakan deklarasi anti premanisme dan ormas bermasalah. Kita akan bentuk satgas sesuai edaran," ujar Wahyu, Jumat 23 Mei 2025. 

Melalui pembentukan satgas tersebut diharapkan mampu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Kota Malang. Untuk itu Wahyu meminta adanya dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak.

Baca Juga:
Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota Malang

"Kami berharap dengan kita lakukan ini ada kesejukan, kenyamanan di masyarakat Kota Malang. Tentunya menjadikan Kota Malang yang adem, ayem, dan mbois berkelas," lanjutnya.

Polresta Malang Kota sendiri telah melaksanakan operasi dengan sasaran antipremanisme dan penyakit masyarakat. Operasi tersebut dilaksanakan selama 14 hari pada 1-14 Mei 2024. 

"Hasilnya ada 24 kasus dan 35 tersangka berhasil diungkap dan diproses hukum. Ini merupakan bukti nyata bahwa aparat keamanan kita bekerja secara profesional, responsif, dan berkomitmen menjaga ketetipan di tengah masyarakat," jelasnya.

Satgas yang dibentuk akan meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan di Kota Malang. Hal tersebut untuk deteksi dini dan reson cepat dalam mengidentifikasi potensi gangguan.

Baca Juga:
Beber Kronologi Kematian Yai Mim, Dokkes Polresta Malang Kota Sempat Berikan Pertolongan Pertama

"Nanti Satpol PP dan lainnya agar melakukan pendataan serta pembinaan secara berkala terhadap seluruh ormas dan komunitas. Seluruh ormas yang telah resmi terdaftar dan beraktivitas di Kota Malang, mari kita bangun komunikasi dan berkoordinasi agar keberadaan ormas benar-benar menjadi kekuatan sosial yang kontrustif," sebutnya.

Tak hanya itu, kondusifitas wilayah juga akan berdampak pada iklim investasi di Kota Malang. Semakin banyak investor yang masuk diharapkan dapat beradampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Ini juga akan menjaga iklim investasi karena dengan adanya premanisme, ada kejadian investasi tak akan masuk, mereka akan lari. Kondusifitas yang dijaga oleh Forkopimda dan ormas, investasi akan masuk dan aman," tuturnya. (*)

Baca Sebelumnya

Bupati Situbondo Prioritaskan Pembangunan Jalan di Wilayah Pedesaan

Baca Selanjutnya

Anggaran Operasional PJS Bupati Raja Ampat Capai Rp1,5 Miliar, Padahal Hanya Menjabat 3 Bulan

Tags:

Ormas Kota Malang Deklarasi Anti Premanisme Ormas Bermasalah Polresta Malang Kota

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar