KETIK, ACEH BARAT – Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh meluncurkan platform integrasi data berbasis digital untuk menyatukan rekam jejak pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam satu sistem.
Platform tersebut merupakan gagasan Zulfirman, peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026.
"Sistem ini mengintegrasikan data pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang sebelumnya tersebar di sejumlah unit kerja," kata Zulfirman di Meulaboh, Rabu, 2 September 2026.
Zulfirman menjelaskan, pengelolaan data di lingkungan universitas selama ini masih berlangsung secara terpisah. Kondisi tersebut mencakup data pegawai serta berbagai data terkait pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga:
Tiga Putra Terbaik Aceh Ikuti PKN Tingkat I Angkatan 66 Tahun 2026
Menurut dia, integrasi melalui platform digital tersebut memudahkan universitas dalam memantau kinerja dosen dan unit kerja. Proses yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih lama kini dapat dilakukan melalui satu sistem.
"Melalui platform ini, pemantauan kinerja dosen dan unit kerja yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih lama kini dapat dilakukan melalui platform tersebut. Data Tri Dharma dapat dihimpun dan dipantau dalam satu sistem," pungkasnya.
Zulfirman mengatakan integrasi data bertujuan meningkatkan efektivitas sekaligus akurasi pengelolaan informasi di lingkungan kampus. Sistem tersebut juga diharapkan membantu pimpinan dalam memperoleh informasi yang lebih terukur sebagai dasar pengambilan keputusan.
Baca Juga:
Kepala LAN RI Akui Halmahera Selatan Lebih Dulu Perkuat Manajemen Talenta ASN“Pengambilan keputusan pimpinan kini sepenuhnya didasarkan pada data lapangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia berharap inovasi tersebut tidak hanya bermanfaat bagi UTU, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain dalam mengembangkan sistem pengelolaan data yang terintegrasi dan responsif.
“Harapannya model integrasi digital ini dapat diterapkan secara luas di institusi pendidikan tinggi lain,” tutup Zulfirman.
Gagasan platform integrasi data tersebut menjadi proyek yang dibawa Zulfirman dalam PKN Tingkat I Angkatan LXVI Tahun 2026.
Dalam pelatihan tersebut, Provinsi Aceh mengirimkan tiga peserta, yakni Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Yudi Triadi, dan Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, dan Umum Universitas Teuku Umar, Zulfirman.
Zulfirman tercatat sebagai satu-satunya perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang mengikuti PKN Tingkat I tersebut.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) menyelenggarakan pelatihan tersebut dengan melibatkan 35 peserta terpilih dari berbagai kementerian, lembaga, serta instansi pemerintah daerah di seluruh Indonesia. (*)