KETIK, ASAHAN – Universitas Asahan (UNA) dan Pemerintah Kabupaten Asahan resmi menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kemitraan tersebut diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata dunia akademik dalam mendukung pembangunan daerah.

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Aula Zulfiman Siregar, Kampus Universitas Asahan, Sabtu (11/7/2026). Penandatanganan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Asahan, pimpinan universitas, pengurus yayasan, serta sejumlah pejabat terkait.

Ketua Pengurus Yayasan Universitas Asahan, Drs. Mapilindo, menyambut baik terjalinnya kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi langkah penting agar hasil pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat benar-benar memberikan manfaat bagi pembangunan.

“Bagi kami, penandatanganan MoU ini bukan sekedar dokumen kesepakatan, melainkan wujud nyata tanggung jawab bersama untuk memajukan Kabupaten Asahan. Yayasan sepenuhnya mendukung setiap langkah yang diambil Universitas Asahan agar mampu menjadi institusi yang tidak hanya mencetak lulusan berilmu, tetapi juga menjadi solusi atas berbagai tantangan pembangunan di daerah ini,” ujarnya.

Rektor Universitas Asahan, Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, juga mengapresiasi dukungan dari Yayasan Universitas Asahan dan Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap kerja sama tersebut. Ia menegaskan, kolaborasi ini merupakan bentuk penguatan komitmen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara lebih optimal.

Baca Juga:
Anggota DPR RI Evita Nursanty Borong Sepatu Bunut, Produk UMKM Asahan Curi Perhatian di PRSU 2026

"Kami berharap para dosen dapat menghasilkan penelitian yang menjawab kebutuhan daerah, sementara mahasiswa memperoleh pengalaman melalui program magang yang relevan dengan kondisi di lapangan,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menilai kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat arah pembangunan daerah berbasis kajian akademik. Menurutnya, setiap kebijakan pemerintah perlu didukung hasil penelitian agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

"Kami tidak ingin membangun hanya berdasarkan dugaan. Setiap kebijakan, perencanaan ekonomi hingga infrastruktur pembangunan memerlukan landasan akademis yang kuat. Oleh karena itu, kami menggandeng Universitas Asahan sebagai mitra strategis,” sebutnya.

Taufik menjelaskan, implementasi kerja sama akan diarahkan pada berbagai program prioritas, mulai dari pengembangan ekonomi masyarakat dan UMKM, pembangunan Pusat Bisnis Asahan, penguatan ketahanan pangan dan sektor pertanian, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program pendidikan lanjutan.

Baca Juga:
Bupati Asahan Hadiri Pisah Sambut Danlanal TBA, Tekankan Pentingnya Sinergi dengan Forkopimda

"Kami ingin ilmu pengetahuan yang dikembangkan di kampus dapat diterapkan secara nyata untuk memajukan daerah. Ini merupakan langkah bersama menuju Kabupaten Asahan yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,” tutupnya. (*)