KETIK, GRESIK – Suasana berbeda mewarnai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik.

Resepsi kenegaraan tingkat kecamatan digelar di Balai Desa Sidoraharjo yang memiliki desain menyerupai Istana Negara.

Bangunan serbaputih tersebut berdiri di Desa Sidoraharjo dengan ukuran sekitar 16 x 17 meter.

Bagian depan dilengkapi pilar-pilar besar yang membuat tampilannya sekilas menyerupai gedung kenegaraan di Jakarta.

Karena desainnya yang unik, Balai Desa Sidoraharjo bahkan kerap disebut warga sebagai “Istana Negara” Gresik.

Baca Juga:
Semarak HUT ke-81 RI di Sleman: Lapangan Denggung Bergoyang Flashmob hingga Balutan Baju Adat Nusantara

Gedung tersebut dipercaya menjadi lokasi resepsi kenegaraan Kecamatan Kedamean dalam rangka peringatan HUT ke-81 RI.

Suasana resepsi kenegaraan di Kantor Balai Desa Sidoraharjo yang didesain bak "Miniatur Istana Negara" Jakarta di Gresik. (Foto: Daniel Andayawan/Ketik.com)

Sebelumnya, upacara pengibaran bendera dilaksanakan di Stadion Putra Raharja, Desa Sidoraharjo.

Kepala Desa Sidoraharjo, Suwoto, mengatakan gedung tersebut tidak hanya dibangun sebagai kantor pemerintahan desa, tetapi juga diharapkan menjadi ruang kebersamaan dan kebanggaan masyarakat.

Baca Juga:
8.100 Langkah Sambil Pungut Sampah, Cara 55 Staf Hotel di Surabaya Maknai HUT ke-81 RI

“Alhamdulillah gedung Balai Desa Sidoraharjo yang baru saja diresmikan oleh Bupati Gresik bulan Juni 2026 lalu dipercaya menjadi tempat resepsi kenegaraan se-Kecamatan Kedamean,” ujar Suwoto.

Menurut Suwoto, pembangunan kantor desa baru tersebut telah direncanakan sejak 2025. Konsep bangunan sengaja dibuat menyerupai gedung putih Istana Negara.

Pembangunan gedung mendapat dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Gresik sebesar Rp250 juta pada 2025.

Kemudian, pembangunan dilanjutkan dengan tambahan Dana Desa sebesar Rp25 juta pada 2026.

Dengan demikian, total dukungan anggaran yang disebutkan mencapai Rp275 juta.

Suwoto mengatakan pemilihan warna putih pada bangunan juga memiliki makna tersendiri.

“Warna putih yang mendominasi kantor ini mencerminkan kesucian, ketulusan, dan kejernihan dalam berpikir serta bertindak demi kemajuan desa,” jelasnya.

Keberadaan gedung tersebut kemudian memberikan daya tarik tersendiri dalam rangkaian peringatan kemerdekaan di Kecamatan Kedamean.

Selain digunakan untuk aktivitas pemerintahan desa, bangunan itu kini menjadi ruang untuk kegiatan bersama masyarakat, termasuk resepsi kenegaraan yang dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Camat Kedamean, Irwanto, mengapresiasi konsep bangunan Balai Desa Sidoraharjo. Menurutnya, desain tersebut turut memberikan nuansa berbeda dalam perayaan kemerdekaan.

“Visualnya seperti di gedung putih. Menambah kemeriahan peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus seperti di Istana Negara,” pungkasnya.(*)

Resepsi kenegaraan di Balai Desa Sidoraharjo pun menjadi salah satu warna dalam perayaan HUT ke-81 RI di Kedamean.

Gedung yang dirancang menyerupai Istana Negara tersebut sekaligus menjadi ikon baru Desa Sidoraharjo dan daya tarik bagi masyarakat setempat.(*)