Unik! Ngopi di Sebastien Jika Pakai Bahasa Malangan Diskon 40 Persen

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Marno

11 Jul 2023 05:43

Headline

Thumbnail Unik! Ngopi di Sebastien Jika Pakai Bahasa Malangan Diskon 40 Persen
Suasana di Kedai Sebastien yang terletak di gang sempit Kayutangan Heritage (foto: Lutfia/ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Berawal dari kejenuhannya mendengar bahasa Jakartaan di warung kopi di Kota Malang, Didik Sapari membuat terobosan baru. Pemilik Kedai Sebastien tersebut memberikan penawaran menarik bagi pengunjung. Jika memesan menggunakan Bahasa Malangan, pengunjung dapat membeli makanan dan minuman dengan harga murah.

Di Kedai Sebastien, terdapat tiga jenis harga untuk menu yang sama. Harga-harga tersebut disesuaikan dengan bahasa apa yang digunakan pengunjung untuk memesan menu di sana. 

Tak tanggung-tanggung, pengunjung bisa mendapatkan diskon 40 persen jika membeli dengan Bahasa Malangan, yakni Boso Walikan.

"Diskonnya kalau pakai Boso Malangan sampai 40 persen. Kalau Bahasa Jawa ya sekitar 10-20 persen. Ini terbesitnya karna orang-orang kalau pesan di kafe-kafe gitu bahasanya pakai lo gue meskipun dari Jawa," ujar Didik Sapardi, Pemilik Kedai Sebastien, Selasa (11/7/2023).

Baca Juga:
Apresiasi Prestasi LKS Jatim 2026! Kadisdik Aries Beri Penghargaan Peraih Medali dari Malang dan Kota Batu

Ide itu terbesit saat ia berencana membuka kafe di Kawasan Kayutangan Heritage. Ia ingin menawarkan pengalaman ngopi yang tidak hanya menyajikan kesan heritage. Namun juga tidak melupakan fakta bahwa mereka berada di Kota Malang.

"Kalau kafe yang berkonsep vintage sudah banyak. Kayutangan kan heritagenya identik dengan Jaman Belanda. Tapi jangan dilupakan bahwa kamu di Malang. Akhirnya aku bilang ke pegawai harus bisa Boso Walikan. Tidak semuanya, yang penting mengerti," lanjutnya.

Hal tersebut dilakukan untuk membumikan kembali Boso Walikan di Kota Malang. Mengingat maraknya pendatang di Kota Malang, membuat Bahasa Malangan mulai jarang terdengar.

Misi Didik rupanya berhasil. Terbukti tiap pengunjung yang datang ke Kedai Sebastien, lebih memilih untuk pesan dengan sepatah atau dua patah kata dari Boso Walikan.

Baca Juga:
Saluran Gas Elpiji Bocor, Warung Makan Tegal di Kota Malang Ludes Terbakar

"Di sini dikasih tahu bahwa bahasanya ada tiga. Kalau pakai Bahasa Indonesia harganya segini, oakai Bahasa Jawa segini, dan Bahasa Malangan harganya segini. Cuma satu atau dua kata saja sudah bisa dapat harga murah. Kaya bilang ipok, usus (kopi, susu). Pake Bahasa Malangan, dapat harga yang ngedrop," tambahnya.

Berawal dari proses memesan, berlanjut menjadi bahan perbincangan pengunjung di tongkrongan mereka. Meskipun Didik tak memungkiri bahwa menu yang ia tawarkan tak jauh berbeda dengan kafe pada umumnya.

Foto Kedai Sebastien memberikan harga murah jika pesan dengan Bahasa Malangan (foto: Lutfia/ketik.co.id)Kedai Sebastien memberikan harga murah jika pesan dengan Bahasa Malangan (foto: Lutfia/ketik.co.id)

"Contohnya ada orang dari Jakarta, habis pesan lalu duduk bercengkerama dengan temannya. Mereka membicarakan tentang Bahasa Malangan yang digunakan saat pesan tadi. Ini kan membuat dia belajar, lebih mengenal Bahasa Malangan," ujarnya.

Untuk menambah kesan heritage ala peninggalan Belanda, ia menggunakan nama temannya, Sebastian yang diubah ke dalam Bahasa Belanda menjadi Sebastien. Rumah yang ia jadikan sebagai kafe tersebut telah berdiri sejak tahun 1962. Ia pun tak melakukan renovasi untuk menjaga keaslian bangunan tersebut.

Bahkan ornamen-ornamen yang terpajang di sana merupakan koleksi pribadinya. Meskipun berada di dalam gang, Kedai Sebastien tak pernah sepi pengunjung. 

"Selama baru buka dua bulan ini, marketnya anak-anak muda. Kalau dengarnya, mereka dari Luar Kota, kuliah di Malang. Beberapa bule Asia kaya Cina, Jepang, saat lewat sini pasti mampir dan memotret," paparnya. (*)

Baca Sebelumnya

Az Zahra Nur Fikri, Lulusan UIN Bandung Kembangkan Bisnis UMKM

Baca Selanjutnya

Perbarui Skill Guru SMK, Rotary Club Surabaya Kaliasin Berikan Pelatihan Berstandar Industri

Tags:

kuliner kota malang Tempat Ngopi Ngopi Malang Rekomendasi Kafe Kota Malang Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

16 April 2026 15:35

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H