Unicef Berikan Tiga Tips untuk Lindungi Anak di Dunia Digital

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Marno

23 Jul 2023 08:48

Headline

Thumbnail Unicef Berikan Tiga Tips untuk Lindungi Anak di Dunia Digital
Tubagus Arie Rukmantara Kepala Kantor UNICEF wilayah Pulau Jawa. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Sebagai Organisasi Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Children’s Fund (Unicef) di Hari Anak Nasional (HAN) 2023 kali ini, mengingatkan agar orang tua melakukan proteksi terhadap anak tidak hanya secara langsung tetapi juga melindunginya di dunia digital. 

Tubagus Arie Rukmantara, kepala Kantor UNICEF wilayah Pulau Jawa menjelaskan saat ini dalam konteks hak mendapatkan perlindungan, anak-anak Indonesia sedang berada dalam posisi yang cukup rentan terpapar kejahatan di dunia daring. Terutama kejahatan seksual daring atau online children sexual exploitation and abuse. 

Arie menuturkan saat ini, sekitar 95 persen anak usia 12-17 tahun di Indonesia online setidaknya dua kali sehari. 

"Meski dunia online penuh dengan peluang luar biasa untuk belajar dan berkembang bagi anak-anak kita. Namun juga memiliki risiko yang serius seperti pelecehan seksual online dan cyberbullying," paparnya pada Ketik.co.id Minggu, (23/7/2023). 

Baca Juga:
Kualitas Gizi menjadi Peta Jalan Tumbuh Kembang Anak, Simak Penjelasan Kepala Perwakilan Unicef Wilayah Jawa

Pada Hari Anak Nasional 2023 ini sebagai orang tua harus menguatkan kembali tekad untuk melindungi anak, baik offline maupun online. 

Arie menjabarkan perlindungan offline dengan menjamin kota dan kabupaten kita layak anak. 

Untuk proteksi dalam dunia digital, Arie Rukmantara memberikan tiga jurus ini.  Pertama, sangat penting bagi orang tua untuk menjadi lebih melek digital untuk lebih memahami dunia maya ini. 

Benteng perlindungan pertama, sangat penting bagi orang tua untuk mempertahankan hubungan yang terbuka, bermakna, dan sesuai usia dengan anak. 

Baca Juga:
UNICEF di Jawa Tekankan Keluarga dan Teman Sebaya Solusi Cegah Bullying dan Atasi Kesehatan Mental Anak

Ini membuka jalan bagi komunikasi berkelanjutan dengan anak-anak tentang kehidupan mereka termasuk apa yang mereka alami secara online. 

Kedua, orang tua dapat memberlakukan batasan waktu untuk penggunaan internet. Selain itu, menggunakan tindakan lain untuk membatasi keterlibatan, dan penting untuk menyiapkan dan menyepakati aturan yang jelas bersama anak. 

Aktivitas fisik seperti olahraga, musickdan bermain bersama juga kunci sukses masa depan anak kita. Tidak semuanya harus online. 

Ketiga, orang tua dan orang dewasa perlu memastikan bahwa anak-anak mengetahui cara melindungi diri mereka sendiri. Seperti belajar tentang pentingnya pengaturan privasi dan permanennya jejak online dari berbagi informasi pribadi, mengidentifikasi foto atau pesan online. 

"Budayakan safe internet, ber-internet dengan aman, anti-hoaks, dan lindungi data privasi. Lindungi Anak Indonesia, agar mimpi Indonesia Emas 2045 jadi nyata!," pungkas Arie Rukmantara. (*)

Baca Sebelumnya

Melakukan Tindakan Tercela, 10 Jaksa Disanksi Aswas Kejati Jatim

Baca Selanjutnya

Hendak Curi Truk yang Diparkir, Sopir Ditangkap Massa

Tags:

UNICEF Hari Anak Nasional HAN 2023 Arie Rukmantara bahaya dunia digital

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H