KETIK, PONOROGO – Ulil Arzaq Ahmadi resmi terpilih sebagai Ketua Cabang Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Ponorogo masa khidmat 2026–2027.

Ia terpilih melalui mekanisme aklamasi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) XXIX PMII Ponorogo yang digelar di Kantor Terpadu MWC NU Babadan, Kabupaten Ponorogo, Selasa, 28 Juli 2026.

Ulil ditetapkan sebagai ketua terpilih setelah satu calon lainnya mengundurkan diri sebelum proses pemungutan suara berlangsung. 

Dengan demikian, forum Konfercab secara aklamasi menetapkan dirinya untuk memimpin PC PMII Ponorogo selama satu periode ke depan.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Konferensi Cabang XXIX PMII Ponorogo Nomor 147.KONFERCAB-XXIX.PC-XXVII.V-04.01.096.C-1.07.2026 tentang Penetapan Ketua Cabang, Ketua KOPRI, dan Tim Formatur Pengurus Cabang PMII Ponorogo.

Baca Juga:
Komisi B DPRD Bojonegoro Soroti Jukir di Zona Parkir Gratis dan Perlintasan KA Tanpa Palang

Ulil Arzaq Ahmadi menggantikan Azizah Intan Khoirotun Nisa' yang telah menyelesaikan masa kepemimpinannya sebagai Ketua Cabang PC PMII Ponorogo.

Konferensi Cabang XXIX yang dibuka sejak Sabtu, 25 Juli 2026, menjadi forum permusyawaratan tertinggi PMII di tingkat cabang untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus menentukan arah kepemimpinan organisasi pada masa khidmat berikutnya.

Pimpinan sidang dari PKC PMII Jawa Timur, Muhammad Risqi, memimpin jalannya sidang pleno hingga pembacaan keputusan penetapan ketua cabang terpilih.

Usai ditetapkan, Ulil menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. 

Baca Juga:
Diduga Pamer Alat Kelamin, Pengendara Jupiter Teror Gadis di Jalan Dadapan Pacitan

Ia mengajak seluruh kader PMII Ponorogo untuk menjadikan hasil Konfercab sebagai momentum memperkuat persatuan organisasi.

Menurutnya, seluruh kader yang berada di Komisariat UIN Ponorogo beserta Rayon Suromenggolo, Rayon Bahasa, Rayon Songgolangit, Rayon Jayadipa, Rayon Wengker, dan Rayon Farid Esack, kemudian Komisariat INSURI yang membawahi Rayon Tarbiyah Cokroaminoto dan Rayon Syahda, serta Komisariat Budi Utomo Universitas Muhammadiyah Ponorogo, memiliki peran yang sama dalam membangun organisasi.

"Saya berharap seluruh kader di setiap komisariat dan rayon tidak saling egosentris, tetapi bergotong royong untuk mendukung PMII Ponorogo agar menjadi organisasi yang lebih baik," ujar Ulil.

Ia menilai semangat kebersamaan menjadi modal penting untuk memperkuat kaderisasi, meningkatkan kualitas intelektual anggota, serta memperluas kontribusi PMII Ponorogo dalam menjawab berbagai persoalan sosial, keagamaan, dan kebangsaan.

Selain menetapkan Ketua Cabang, Konfercab XXIX juga menetapkan Tim Formatur yang akan menyusun struktur kepengurusan PC PMII Ponorogo masa khidmat 2026–2027.(*)