Ulasan Kongres PMII XXI Palembang yang Sempat Diwarnai Kericuhan

Jurnalis: Wisnu Akbar Prabowo
Editor: Muhammad Faizin

15 Agt 2024 09:11

Thumbnail Ulasan Kongres PMII XXI Palembang yang Sempat Diwarnai Kericuhan
Tangkapan layar dari video keributan yang terjadi di hari kedua Kongres PMII XXI pada Minggu (11/8/24) malam. Dalam video yang beredar di dunia maya itu, beberapa massa tampak terlibat aksi lempar kursi.

KETIK, PALEMBANG – Kongres Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) XXI yang digelar di Kota Palembang, Sumatera Selatan telah memasuki hari ketujuh, alias hari terakhir.

Kongres PMII XXI yang digelar di Kota Pempek memiliki agenda utama untuk memilih Ketua Umum baru yang diikuti oleh 30 calon ketua dari sejumlah cabang PMII se-Indonesia, baik putra maupun putri.

Namun, acara akbar yang diagendakan selesai pada hari ini, Kamis (15/8/24) tidak luput dari aksi keributan yang terjadi hampir setiap hari selama pelaksanaannya.

Cekcok pertama terjadi sejak awal pembukaan Kongres PMII XXI di Dining Hall Jakabaring Sport City (JSC) pada Jumat (9/8/24) siang. Keributan tersebut bermula dari perwakilan PMII Sulawesi Tengah yang marah-marah karena belum mendapat surat keputusan (SK) untuk mengikuti kongres.

Baca Juga:
Sidang Pembunuhan di PN Palembang, Istri Korban Ungkap Detik-Detik Joko Samara Ditemukan Tak Bernyawa

Ia sempat memprotes panitia penyelenggara terkait permasalahan SK nya untuk segera diselesaikan. Pihak keamanan pun turun tangan untuk mengamankannya dan mengeluarkan dia dari kegiatan pembukaan.

Kericuhan kedua terjadi pada hari kedua kongres, tepatnya pada Minggu (11/8/24) sekitar pukul 20.30 WIB. Aksi saling lempar kursi terjadi saat proses registrasi peserta kongres di Gelanggang Olah Raga (GOR) Dempo JSC.

Ketegangan dimulai saat beberapa perwakilan PKC PMII Sulawesi Tengah cabang Buol tidak diizinkan mengikuti proses registrasi. Mereka terlibat adu mulut dengan divisi keamanan terkait SK registrasi.

Situasi pun memanas. Kursi-kursi yang tadinya tersusun rapi menjadi senjata bagi para peserta untuk saling meluapkan emosi. Akibatnya, seorang mahasiswa harus mengucurkan darah akibat terkena lemparan kursi.

Baca Juga:
Perantau asal Sumsel di Jatim Merapat! Kangen Kampung Halaman? Ayo Hadir di Silaturahmi Akbar "Dari Kito untuk Kito"

Divisi keamanan sempat kerepotan mengendalikan massa. Namun pada akhirnya, situasi dapat dikontrol, dan mahasiswa yang terluka mendapat perawatan intensif. Di waktu ini, kongres masih diskors.

Menyusul situasi yang baru saja reda, reporter Ketik.co.id mendapatkan informasi akan adanya aksi PMII Menggugat yang direncanakan akan berlangsung pada Selasa (13/8/24) pukul 13.00 WIB di GOR Dempo JSC.

Informasi tersebut beredar pada Senin (12/8/24) siang melalui pesan WhatsApp. Namun berdasarkan pantauan Ketik.co.id di lapangan, aksi PMII Menggugat tidak berlangsung sesuai jadwal yang beredar.

 

Foto Poster terkait akan adanya aksi PMII Menggugat yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (13/8/24) pukul 13.00 WIB di GOR Dempo JSC, tersebar di aplikasi WhatsApp.Poster terkait akan adanya aksi PMII Menggugat yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (13/8/24) pukul 13.00 WIB di GOR Dempo JSC, tersebar di aplikasi WhatsApp.

 

Akan tetapi, aksi gugatan baru dimulai sekitar pukul 20.30 WIB. Sejumlah massa tampak memadati halaman depan GOR Dempo JSC. Mereka saling bertatap muka dengan petugas keamanan yang menjaga ketat wilayah tersebut.

Untungnya, tidak banyak hal yang terjadi pada aksi tersebut. Massa berhasil dilerai oleh pihak kepolisian yang berjaga di sana. Pada pukul 20.23 WIB, massa sudah membubarkan diri. Sidang pleno pun masih ditunda karena aksi ini.

Lagi-lagi, keributan kembali terjadi pada Rabu (14/8/24) malam pukul 18.40 WIB. Kali ini, cekcok terjadi karena ada peserta kongres yang tidak memiliki ID Card yang memaksa masuk untuk ikut kongres.

Bukan satu, bukan sepuluh, tapi ratusan mahasiswa yang belum terdaftar sebagai peserta kongres unjuk rasa di halaman GOR Dempo JSC.

Petugas divisi keamanan yang dibantu pihak kepolisian berusaha menghalau mahasiswa demonstran untuk masuk ke area kongres dan merusak fasilitas sekitar.

“Kami sudah enam hari di sini, tetapi belum menerima ID Card. Bagaimana ini panitia? Tolong panggilkan panitia ke sini,” teriak seorang mahasiswa yang berusaha masuk.

Hingga pukul 19.40 WIB, peserta masih berkumpul di lokasi tersebut. Perlahan-lahan, suasana menjadi lebih baik.

Di tengah gemuruh tersebut, panitia tetap mencoba untuk melanjutkan tahapan forum sidang pleno pertama Kongres PMII XXI yang sudah tertunda hampir satu minggu lamanya.

Dengan segala kontroversi dan ketegangan yang menyelimuti, forum sidang pleno pertama akhirnya bisa dimulai pada Rabu pukul 21.30 WIB dengan penjagaan ketat dari pihak keamanan. Sidang tersebut berjalan di bawah pimpinan sidang dari unsur Steering Committee (SC).

Polrestabes Palembang Siapkan 891 Personel Pengamanan

Dalam rangka memberikan pengamanan terbaik di acara akbar tersebut, Polrestabes Palembang sudah menyiapkan 891 personel untuk mengamankan jalannya Kongres PMII XXI.

Ketika ditanya soal keamanan, pada Minggu (11/8/24) tepatnya hari ketiga pelaksanaan Kongres PMII XXI, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihartono sudah menyiapkan strategi pengamanan dengan melibatkan 891 personel polisi.

 

Foto Situasi kongres yang berlangsung pada Selasa (13/8/24) malam. Tampak sejumlah anggota kepolisian berada di lokasi untuk mengendalikan massa. Foto: Wisnu Akbar Prabowo.Situasi kongres yang berlangsung pada Selasa (13/8/24) malam. Tampak sejumlah anggota kepolisian berada di lokasi untuk mengendalikan massa. (Foto: Wisnu Akbar Prabowo/Ketik.co.id ) 

 

Jumlah tersebut dibagi menjadi dua sesi pengamanan yang masing-masing berjaga pada siang dan malam hari.

“Hingga saat ini, kekuatan yang diturunkan 891 personel dan dibagi menjadi 2 shift guna mengefisiensikan kegiatan pengamanan dari pagi hingga malam,” tuturnya.

Terkait keributan yang terjadi berulang kali, Ketik.co.id berusaha menghubungi Koordinator Media Kongres PMII XXI, Zulfikar Nusa untuk mengkonfirmasi terkait situasi dan dampak dari adanya keributan.

Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp pada Rabu malam terkait keributan akibat peserta memaksa masuk arena kongres, Zulfikar menyatakan situasi berjalan seperti biasa dan rapat pleno pertama sempat ditunda.

“Malam ini berjalan seperti biasa, selisih pendapat itu wajar-wajar saja,” kata dia melalui pesan WhatsApp, Rabu.

Baca Sebelumnya

Peringati Hari Pramuka, Kak Subandi Motivasi Generasi Muda agar Berkarakter dan Punya Beragam Skill

Baca Selanjutnya

Misbakhun Peringkat Pertama Seleksi Calon Anggota BPK Periode 2024-2029 di DPD RI

Tags:

kongres PMII palembang Ricuh keributan kericuhan jakabaring sport city dempo

Berita lainnya oleh Wisnu Akbar Prabowo

Perkuat Posisi Perusahaan Berbasis AI, Indosat Raih Pertumbuhan Laba Bersih dan EBITDA Dua Digit di 2024

10 Februari 2025 19:09

Perkuat Posisi Perusahaan Berbasis AI, Indosat Raih Pertumbuhan Laba Bersih dan EBITDA Dua Digit di 2024

Indosat Gandeng TREBEL Music Hadirkan Fitur Download Musik Berbasis AI

7 Februari 2025 16:29

Indosat Gandeng TREBEL Music Hadirkan Fitur Download Musik Berbasis AI

Rayakan HUT ke-21, Novotel Palembang Adakan Beragam Kegiatan Seru

31 Januari 2025 14:09

Rayakan HUT ke-21, Novotel Palembang Adakan Beragam Kegiatan Seru

KAI Divre III Palembang Layani 16 Ribu Pelanggan Selama Libur Isra Miraj dan Imlek 2025

30 Januari 2025 17:35

KAI Divre III Palembang Layani 16 Ribu Pelanggan Selama Libur Isra Miraj dan Imlek 2025

Rayakan Pesona Imlek Tahun Ular Kayu 2025 Bersama ARYADUTA Palembang

28 Januari 2025 12:16

Rayakan Pesona Imlek Tahun Ular Kayu 2025 Bersama ARYADUTA Palembang

Dorong Transformasi AI di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison dan AIonOS Jalin Sinergi

28 Januari 2025 11:05

Dorong Transformasi AI di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison dan AIonOS Jalin Sinergi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar