UINSA Teguhkan Pilar Keilmuan Kampus di Era AI

Jurnalis: Aliyah Mabrur
Editor: Rahmat Rifadin

30 Okt 2025 20:20

Thumbnail UINSA Teguhkan Pilar Keilmuan Kampus di Era AI
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UINSA Prof. Dr. Abdul Kadir Riyadi beserta nara sumber, 30 Oktober 2025. (Foto: Aliyah Mabrur/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Sunan Ampel Surabaya menggelar diskusi bertema “Otoritas Hadis dan Algoritma” dalam rangkaian Muktamar Ilmu Hadis, Selasa (29/10/2025).

Acara ini dihadiri oleh para akademisi, ulama, pimpinan pesantren, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Islam di Indonesia.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Abdul Kadir Riyadi, Dekan FUF UINSA, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pimpinan universitas, para kaprodi dan sekprodi, serta hadirin yang turut berpartisipasi dalam forum tersebut.

Beliau turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada para narasumber, yakni Prof. Dr. H. Idri, M.Ag, dari UINSA, Prof. Dr. Syaifuddin Zuhri Qudsy, S.Th.I, M.A. dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta Prof. Dr. Umma Faridah, Lc, M.A. dari UIN Kudus, atas kontribusi ilmiahnya dalam memperkaya diskursus keilmuan hadis di era digital.

Baca Juga:
UINSA Buka Pendaftaran Jalur UM-PTKIN 2026, Ini Jadwal dan Persyaratannya

Sebagai pengantar, dia menegaskan pentingnya menjaga keutuhan dan otoritas ilmu hadis di tengah arus kemajuan teknologi modern.

“Teknologi membawa manfaat besar, tetapi juga ancaman bagi tradisi keilmuan Islam. Jika tidak dijaga, otoritas ulama bisa tergeser oleh popularitas algoritma,” ujarnya.

Menurutnya, kemudahan mengakses dalil melalui mesin pencari telah mengubah cara masyarakat belajar agama. “Dulu para ulama menghafal dan meneliti ribuan hadis. Sekarang, orang cukup mengetik satu kata kunci,” tambahnya.

Pemateri pertama, Prof. Dr. Idri, mengakui bahwa konsep kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi hadis belum dikenal pada masa studinya. Ia menilai, AI kini mampu berpikir secara logis dan terus bekerja tanpa henti, sehingga berpotensi menantang otoritas keilmuan ulama.

Baca Juga:
13 Profesor Bersaing Rebut Kursi Rektor UINSA! 4 di Antaranya Perempuan

“AI bukan sekadar aplikasi pencarian hadis. Ia mampu menganalisis data secara terus-menerus. Namun meski demikian, kecerdasannya tetap membutuhkan dasar historis dan metodologis ilmu hadis,” jelasnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Syaifuddin Zuhri Qudsy menekankan perlunya dunia akademik Islam beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, keterlibatan dalam kemajuan seperti AI bukan pilihan, tetapi keharusan.

“Partisipasi dalam arus perkembangan teknologi bukan lagi opsi, melainkan sebuah kewajiban.Tidak ada ruang untuk menolak perubahan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, bahwa kepakaran ulama tidak akan hilang, melainkan bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. “Seperti teknologi komputer yang dulu besar dan rumit, kini justru sederhana dan digunakan oleh anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Umma Faridah sebagai pemateri terakhir, turut menyoroti peran media sosial dalam membentuk otoritas keagamaan baru di era digital. 

Ia menyebut, media sosial bukan hanya alat penyebaran informasi, tetapi juga ruang yang membentuk cara masyarakat memahami agama.

“Media sosial kini menciptakan komunitas dan otoritas baru. Karena itu, literasi agama yang seimbang menjadi sangat penting,” katanya.

Prof. Faridah juga menyoroti isu kesetaraan dan representasi perempuan dalam ruang digital, serta perlunya memastikan komunikasi daring tetap berpijak pada nilai-nilai syariat.

“Kita harus memastikan agar ruang digital membawa kebaikan sosial dan tidak menjauh dari visi kemanusiaan Islam,” tutupnya.

Sebagai penutup, forum ini menegaskan bahwa kehadiran AI tidak semestinya dipandang sebagai ancaman, melainkan tantangan intelektual bagi dunia Islam untuk memperkuat metodologi keilmuan.

Kolaborasi antara ulama, akademisi, dan pengembang teknologi menjadi kunci agar kemajuan digital tetap sejalan dengan semangat keotentikan hadis dan nilai-nilai Islam.(*)

Baca Sebelumnya

Laskar Kanjeng Pacitan Melaju ke 8 Besar Livoli Divisi 1 Usai Bekuk AFM Lahat 3-0

Baca Selanjutnya

KA Babaranjang Hantam Truk Fuso di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Prabumulih

Tags:

Uinsa AI ilmu hadis ULAMA mahasiswa pondok pesantren

Berita lainnya oleh Aliyah Mabrur

Mahasiswa UINSA Kembangkan Platform Digital Hadis “Naba’ al-Hadith”

31 Oktober 2025 04:14

Mahasiswa UINSA Kembangkan Platform Digital Hadis “Naba’ al-Hadith”

UINSA Teguhkan Pilar Keilmuan Kampus di Era AI

30 Oktober 2025 20:20

UINSA Teguhkan Pilar Keilmuan Kampus di Era AI

Seminar Ilmu Hadis UINSA Angkat Tafsir Adil Gender Perspektif Mubadalah

8 Oktober 2025 03:00

Seminar Ilmu Hadis UINSA Angkat Tafsir Adil Gender Perspektif Mubadalah

PW Korps Muballighah DMI Jatim Perkuat Peran Perempuan dalam Dakwah Rahmatan lil’alamin

16 September 2025 02:00

PW Korps Muballighah DMI Jatim Perkuat Peran Perempuan dalam Dakwah Rahmatan lil’alamin

Bazar dan Launching PALANGSAKA Jadi Puncak Kegiatan KKN 56 UINSA di Wonorejo Probolinggo

13 Juli 2025 13:15

Bazar dan Launching PALANGSAKA Jadi Puncak Kegiatan KKN 56 UINSA di Wonorejo Probolinggo

SMAN 1 Kalidawir Tulungagung Raih Juara Potensial 3 di Ajang Galaksi se-Jatim

7 Mei 2025 19:47

SMAN 1 Kalidawir Tulungagung Raih Juara Potensial 3 di Ajang Galaksi se-Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar