Tunda Reshuffle, Cara Cerdas Prabowo Lakukan Detoksifikasi Kabinet

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

24 Jun 2025 23:05

Thumbnail Tunda Reshuffle, Cara Cerdas Prabowo Lakukan Detoksifikasi Kabinet
Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah . (Foto:LSI Denny JA)

KETIK, JAKARTA – Sikap Presiden Prabowo Subianto yang masih belum melakukan reshuffle terhadap sejumlah menteri yang dinilai bermasalah, dinilai sebagai strategi cerdas dalam melakukan detoksifikasi kabinet.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah kepada pers di Jakarta, Rabu (25/6/2025). Toto Izul Fatah menanggapi pernyataan Presiden Prabowo yang menyatakan dirinya tak berencana melakukan reshuffle kabinet.

Toto berpendapat, sikap Prabowo tersebut memberikan dua pesan penting. Pertama, Prabowo tak ingin membuat keputusan hanya semata-mata tekanan publik. Kedua, Prabowo sedang ingin memberi kesempatan kepada para pembantunya untuk bekerja maksimal.

Namun begitu, Toto mengingatkan agar para pembantunya di kabinet tidak terlena dan bersenang-senang dahulu. Sebab di balik itu semua, Prabowo sedang menyiapkan sebuah strategi cerdas dalam melakukan detoksifikasi kabinet.

Baca Juga:
Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

Toto menjelaskan, detoksifikasi adalah istilah populer dalam dunia kesehatan. Yaitu sebuah proses untuk menghilangkan racun-racun (toksin) atau zat berbahaya dalam tubuh. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah kerusakan tubuh.

Dalam kontek kabinet Merah Putih Prabowo Subianto, menurut Toto, detoksifikasi ini sedang berlangsung dengan cara yang halus dan tidak vulgar. Pernyataan tak berencana reshuffle, sebenarnya cara halus Prabowo dalam membuang racun-racun berbahaya dalam tubuh kabinet.

“Jadi, buat para menteri jangan senang dulu, apalagi terlena. Ingat, ini strategi cerdas Prabowo untuk membersihkan toksin-toksin di tubuh kabinet. Jika masih tidak berubah dengan rapot merahnya, Prabowo dengan mudah mengganti menteri-menteri tersebut,” tukas Toto.

Toto mencontohkan salah satu pembantunya di kabinet Merah Putih yang cukup kontroversial dan menuai banyak kritik keras seperti Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi. Meski didesak untuk mundur,  Prabowo tidak menggantinya. Bahkan dengan bijak menyatakan kabinetnya bekerja dengan baik.

Baca Juga:
Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

Toto meyakini, pada saatnya nama-nama menteri yang bermasalah tersebut akan diganti melalui proses detoksifikasi kabinet. Dengan kata lain-lain, para menteri yang dianggap toksin dan merusak kesehatan kabinet akan dibikin keluar sendiri atau dipaksa keluar dengan alasan yang kuat.

“Saya kira ini soal waktu saja. Pak Prabowo tak mungkin membiarkan kabinetnya bercitra buruk dengan rapot merahnya. Meski belum tahu apakah beliau maju lagi pada Pilpres 2029 atau tidak, minimal beliau ingin membuat legacy yang bisa dikenang dengan para pembantunya yang hebat-hebat,” tegasnya.(*)
 

Baca Sebelumnya

Jangan Lewatkan! Jalan Santai Polres Abdya, Ada Barongsai dan Bertabur Doorprize

Baca Selanjutnya

PT Magna Beatum Buka Suara: Pemprov Sumsel Biang Keladi Mangkraknya Pasar Cinde

Tags:

LSI Denny JA toto izul fatah kabinet Kabinet Merah Putih prabowo Presiden Prabowo reshuffle reshuffle kabinet Detoksifikasi

Berita lainnya oleh Iwa AS

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

19 April 2026 13:13

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

18 April 2026 20:44

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

18 April 2026 16:41

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

18 April 2026 16:06

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

18 April 2026 15:30

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

17 April 2026 15:34

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend