KETIK, TULUNGAGUNG – Semarak Hari Jadi ke-821 Kabupaten Tulungagung tahun ini terasa semakin istimewa bagi para peternak lokal.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar Kontes Ternak Kambing Jerabang Tulungagung Regional Jawa Piala Bupati 2026 di Lapangan Karangtalun, Kecamatan Kalidawir, Minggu 8 November 2026.
Ajang bergengsi ini bukan sekadar kompetisi adu kualitas ternak, melainkan langkah besar dalam mengukuhkan Kambing Jerabang sebagai identitas resmi dan komoditas unggulan daerah.
Acara yang diinisiasi oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulungagung ini dibuka secara resmi oleh Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, S.M., M.M.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Tulungagung Ny. Yuyun Wahyuni Baharudin, Kepala Disnakeswan Agus Suswantoro, S.Sos., M.Si., serta jajaran Forkopimcam dan tamu undangan lainnya.
Baca Juga:
Ribuan Pesepeda Padati GOR Lembu Peteng, Plt Bupati Tulungagung Ungkap Hadiah Paling BerhargaDi hadapan sekitar 300 peserta kontes yang datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa, Plt Bupati Ahmad Baharudin menyampaikan optimisme tinggi.
Ia menegaskan bahwa proses pengajuan rumpun Kambing Jerabang sebagai sumber daya genetik asli Tulungagung telah melewati sidang pleno di Kementerian Pertanian pada akhir Oktober lalu dan kini tinggal menanti SK penetapan resmi dari Menteri Pertanian.
“Kalau kita berbicara Kambing Jerabang, otomatis itu Tulungagung. Harapannya, penetapan ini segera turun sehingga kita bisa memperkenalkan kepada masyarakat luas bahwa Kambing Jerabang adalah identitas peternakan kita,” ungkap Baharudin penuh antusias.
Bahkan, sebagai bentuk apresiasi dan komitmen jangka panjang, orang nomor satu di Tulungagung tersebut membocorkan rencana pembangunan Monumen Kambing Jerabang di wilayah ini sebagai ikon baru daerah jika sertifikat penetapan nasional telah resmi dikantongi.
Baca Juga:
Semarak Selingkar Wilis Bangkit, Penguatan Destinasi Wisata dan Rayakan Hari Jadi Tulungagung Ke-821Sementara itu, Kepala Disnakeswan Tulungagung, Agus Suswantoro, merinci bahwa perhelatan akbar ini dikemas dalam empat pilar kegiatan utama.
Selain kontes utama yang dibagi ke dalam delapan kelas (mulai dari kelas E hingga kelas A jantan-betina) dengan memperebutkan Piala Bupati serta total uang pembinaan, acara ini juga diramaikan dengan:
1. Pameran Teknologi Peternakan, yang melibatkan 20 pelaku usaha untuk mengenalkan inovasi modern kepada masyarakat.
2. Lomba Mewarnai
Diikuti 80 siswa SD/MI dari wilayah Kalidawir guna menumbuhkan kecintaan anak-anak pada dunia peternakan sejak dini.
3. Gerakan Makan Telur dan Minum Susu, sebagai kampanye konkret peningkatan gizi dan pencegahan stunting melalui konsumsi protein hewani bagi anak-anak.
Mewakili panitia pelaksana, Soni Kestiawan menambahkan bahwa para pemenang dari delapan kategori lomba tidak hanya membawa pulang trofi dan piagam penghargaan, tetapi juga mendapatkan uang pembinaan guna memotivasi para peternak agar terus menjaga kualitas pembiakan.
Melalui momentum Hari Jadi ke-821 ini, Pemkab Tulungagung berharap seluruh rangkaian acara, mulai dari pesta rakyat, seni budaya, hingga kontes peternakan, mampu mempererat kebersamaan warga.
Lebih dari itu, kehadiran Kambing Jerabang diharapkan tidak hanya mendongkrak perekonomian peternak lokal, tetapi juga menjadi mahakarya genetik yang membanggakan di kancah nasional. (*)