Tujuh Anak Disabilitas Sidoarjo Gagal Masuk SMA-SMK Negeri

Jurnalis: Fathur Roziq
Editor: M. Rifat

17 Jul 2024 01:31

Headline

Thumbnail Tujuh Anak Disabilitas Sidoarjo Gagal Masuk SMA-SMK Negeri
Kepala UPTD Layanan Disabilitas Disdikbud Sidoarjo Nisrina Khamida berbincang dengan Dhamroni Chudlori di DPRD Sidoarjo (kiri) pada Selasa (16/7/2024). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Nisrina Khamida tiba dengan wajah sedih. Kepala UPTD Layanan Disabilitas Sidoarjo itu datang menemui H Dhamroni Chudlori MSi.

Dia mendengar kabar bahwa Dhamroni pernah membantu seorang penyandang disabilitas untuk masuk ke salah satu SMA negeri. Dia datang untuk minta anak-anak disabilitas yang bernasib sama juga ditolong.

”Anak-anak saya ini juga kesulitan masuk SMA negeri. Mereka dipersulit. Merasa ditolak. Kami minta bantuannya,” ungkap perempuan bergelar magister psikologi tersebut.

Anak-anak yang dimaksudkan Nisrina adalah tujuh penyandang disabilitas. Semuanya warga Kabupaten Sidoarjo. Semuanya juga lulusan SMP negeri di Sidoarjo. Ada penyandang disabilitas fisik, autisme, hingga disabilitas mental.

Baca Juga:
Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

Saat proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada Mei hingga Juni 2024 lalu, mereka mendaftar ke SMA negeri. Rata-rata memilih salah satu SMAN di Sidoarjo. Seorang lagi mendaftar ke SMKN di Surabaya.

Semuanya ditolak. Saat mendaftar lewat jalur afirmasi untuk disabilitas, mereka tertolak oleh sistem. Tak satu pun anak-anak istimewa itu diterima di SMA dan SMK negeri hingga proses PPDB berakhir.

”Sistem pendaftaran hanya menjawab bahwa mereka ditolak di jalur (PPDB) yang dilewati,” ungkap Nisrina.  

UPTD Layanan Disabilitas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sidoarjo menyampaikan hal itu ke Kepala Disdikbud Sidoarjo Dr Tirto Adi MPd. Informasinya, Disdikbud Sidoarjo telah mengirim surat resmi ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Surabaya.

Baca Juga:
Ramah di Kantong Emak-Emak! Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah ala Gubernur Khofifah

Surat pertama dikirim pada awal Juli lalu. Surat kedua terkirim pada 11 Juli 2024. Namun, hingga saat ini, belum ada surat balasan yang diterima oleh Disdikbud Sidoarjo.

Menurut Misrina, tujuh anak disabilitas itu saat ini masih berada di rumah. Mereka belum tahu akan melanjutkan sekolah di mana. Memang, ada yang disarankan agar bersekolah ke SMA atau SMK swasta saja.

Masalahnya, anak-anak itu bukanlah putra-putra dari keluarga berada. Bukan anak orang kaya. Khawatir tidak mampu membayar biaya kebutuhan pendidikan.

”Harapan orang tua mereka, juga kami, anak-anak itu bisa difasilitasi agar bisa belajar di sekolah negeri,” ungkap Nisrina.

Dhamroni Chudlori mengatakan dirinya memang pernah membantu salah satu anak disabilitas di Kecamatan Wonoayu. Anak itu mengalami disabilitas fisik. Namun, otaknya cerdas.

Dia juga berprestasi. Potensi bidang seni dan lain-lain juga punya. Saat mendaftar ke SMA negeri, dia mengalami kesulitan mendaftar lewat jalur afirmasi disabilitas.

”Nanti kami coba membantu berbicara dengan yang pihak terkait. Baik teman-teman di DPRD Sidoarjo maupun pihak-pihak lain,” ungkap legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo tersebut.

Dhamroni mengaku berharap nasib siswa asal Wonoayu itu bisa dirasakan juga oleh tujuh penyandang disabilitas yang disampaikan UPTD Layanan Disabilitas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sidoarjo. Mereka difasilitasi. Syukur-syukur bisa diterima di SMA negeri yang mereka idam-idamkan.

”Saya coba bertemu orang tua mereka dulu. Kesulitan apa yang sebenarnya mereka hadapi,” ucapnya.

Dhamroni menyampaikan beberapa aturan yang memberikan kemudahan bagi penyandang disabilitas. Pertama, Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Kedua, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2020 tentang Akomodasi yang Layak untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas.

Ketiga, Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 48 Tahun 2023 tentang Akomodasi yang Layak untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Formal, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, dan Pendidikan Tinggi.

Dia berharap negara, dalam hal ini pemerintah daerah, bisa menolong anak-anak disabilitas tersebut. Ada solusi. Sekolah-sekolah negeri seharusnya memberikan tempat.

Dhamroni ingin menelusuri apa sebenarnya masalahnya. Tujuannya, paling tidak, pada tahun-tahun mendatang hal-hal seperti ini tidak perlu terjadi lagi.

Anak-anak berkebutuhan khusus itu juga punya hak untuk mendapatkan pendidikan. Mereka masih memiliki masa depan. Hak anak-anak penyandang disabilitas untuk memperoleh pendidikan yang layak dijamin oleh undang-undang.

”Di sinilah negara perlu hadir untuk anak-anak disabilitas itu,” ungkap Dhamroni. (*)

Baca Sebelumnya

Plt Bupati Sidoarjo Subandi Perintahkan Bangun Jembatan Bailey untuk Ganti Jembatan Ambruk Kedungpeluk

Baca Selanjutnya

Harapan Sekolah Remaja Disabilitas

Tags:

Kabupaten Sidoarjo Disabilitas Sidoarjo Anak Disabilitas Sidoarjo Pendidikan Anak Disabilitas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Disdikbud Sidoarjo DPRD Sidoarjo Dr Tirto Adi Dhamroni Chudlori

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

15 April 2026 11:17

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

15 April 2026 10:07

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

14 April 2026 08:21

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

14 April 2026 06:52

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

11 April 2026 06:49

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar