KETIK, PASAMAN BARAT – Himpunan Mahasiswa Pasaman Barat Riau (Hima Pasbar Riau) melontarkan kritik terhadap kinerja Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat. Mereka menilai pimpinan legislatif tersebut belum menunjukkan capaian nyata selama hampir dua tahun menjabat.
Dalam keterangan resminya, Hima Pasbar Riau menyebut fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran DPRD Pasaman Barat dinilai belum berjalan maksimal.
Ketua Hima Pasbar Riau, Ahmad Fauzan, mengatakan hingga saat ini belum terlihat kebijakan maupun peraturan daerah yang benar-benar berdampak besar bagi masyarakat.
“Sudah hampir dua tahun menjabat sebagai Ketua DPRD Pasaman Barat, namun kami belum melihat kerja nyata yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Ahmad Fauzan Senin, 11 Mei 2026.
Menurutnya, DPRD lebih sering melakukan kunjungan kerja yang dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan daerah.
Baca Juga:
DPRD Pasaman Barat Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024Hima Pasbar juga menyoroti lemahnya fungsi pengawasan DPRD terhadap berbagai persoalan mendasar di Pasaman Barat, mulai dari sektor pendidikan, infrastruktur, ekonomi masyarakat, hingga pelayanan publik.
“Ketua DPRD harus berani bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah yang merugikan masyarakat, bukan justru terkesan diam. Pengawasan yang lemah hanya akan membuat persoalan daerah terus berulang tanpa solusi nyata,” katanya.
Sebagai organisasi mahasiswa yang mengatasnamakan kontrol sosial, Hima Pasbar menegaskan kritik tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap jalannya pemerintahan daerah.
“Oleh karena itu, kami dari Hima Pasbar Riau secara terbuka menantang Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat untuk melakukan audiensi terbuka di hadapan masyarakat dan mahasiswa sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas tugas, fungsi, dan kinerja yang telah dijalankan,” lanjut Ahmad Fauzan.
Baca Juga:
Ikhtiar Tingkatkan Investasi dan Pariwisata, 2 Komisi di DPRD Pasaman Barat Konsultasi ke Dinas PMPTPSP SumbarIa mengatakan, pihaknya siap memfasilitasi forum audiensi tersebut, baik di Pasaman Barat maupun di Riau.
“Kami siap memfasilitasi forum audiensi tersebut, baik di Pasaman Barat maupun di Riau. Jangan bungkam kritik rakyat. Datang dan jelaskan secara terbuka apa yang telah diperbuat untuk masyarakat Pasaman Barat,” tegasnya.
Hima Pasbar Riau juga menyatakan menunggu jawaban resmi dari Ketua DPRD Pasaman Barat dalam waktu 3×24 jam sejak pernyataan tersebut disampaikan.
“Dalam forum ini juga kita melihat akan melihat sejauh mana keberanian dan kompetensi Ketua DPRD Pasaman Barat,” tutup Ketua Hima Pasbar Riau.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi. Pesan konfirmasi yang dikirim wartawan diketahui telah dibaca, namun belum mendapatkan balasan.(*)