Truk Galian C Langgar Aturan, Laskar Pantura Bersatu Desak Penegakan Tegas dari Pemkab Gresik

Jurnalis: Aris Erwandi
Editor: Fisca Tanjung

18 Okt 2025 11:59

Thumbnail Truk Galian C Langgar Aturan, Laskar Pantura Bersatu Desak Penegakan Tegas dari Pemkab Gresik
Massa berorasi di Pertigaan Dukun Desa Golokan, dengan membentangkan poster tuntutan. (Foto:Aris/Ketik.com)

KETIK, GRESIK – Massa yang tergabung dalam Paguyuban Laskar Pantura Bersatu menggelar aksi damai di dua lokasi berbeda pada Jumat, 17 Oktober 2025. Aksi dimulai dengan orasi di pertigaan Dukun, Desa Golokan, kemudian dilanjutkan menuju Tempat Khusus Parkir (TKP) di Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Massa yang berasal dari lima kecamatan di Kabupaten Gresik, yakni Panceng, Dukun, Ujungpangkah, Sidayu, dan Bungah, menyuarakan aspirasi mereka terkait maraknya pelanggaran kendaraan truk galian C di wilayah utara Gresik. Mereka membawa poster berisi tuntutan dan menyampaikan orasi secara bergantian.

Ketua Laskar Pantura Bersatu, Khafidz, menyampaikan bahwa hingga kini masih banyak truk galian C yang melanggar aturan, baik terkait jam operasional, pemasangan terpal, maupun perilaku berkendara.

“Sekitar 75 persen kendaraan tidak menutup muatan dengan terpal. Akibatnya jalan Pantura dipenuhi debu, mengganggu kenyamanan pengguna jalan, bahkan menimbulkan korban jiwa,” ujar Khafidz.

Baca Juga:
Libur Lebaran, Cafe Aola Paciran Lamongan Cocok Jadi Tempat Favorit Menikmati Senja

Ia menambahkan, meskipun telah dilakukan deklarasi dan penandatanganan MoU antara Pemkab Gresik, aparat penegak hukum, dan para pengusaha dump truk, pelanggaran tetap saja sering terjadi.

“Kami yang tinggal di Pantura lebih tahu kondisi lapangan, bukan hanya mendengar katanya dari kantor,” tegasnya.

Dengan pengawalan aparat kepolisian, peserta aksi kemudian diterima oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik, Khusaini.

Foto Peserta aksi ditemui Kepala Dishub Gresik, Khusaini, di tempat Khusus Parkir (TKP) Desa Ngawen, Sidayu. (Foto; Aris/Ketik)Peserta aksi ditemui Kepala Dishub Gresik, Khusaini, di tempat Khusus Parkir (TKP) Desa Ngawen, Sidayu. (Foto; Aris/Ketik)

Baca Juga:
Desak Bongkar Aktor Besar Kasus PUPR Muara Enim, SIRA - PST Aksi di Kejati Sumsel: Soroti Dugaan Aliran Dana Rp400 Juta ke Oknum DPRD

Khusaini mengatakan, keberadaan kantong parkir di Desa Ngawen merupakan bukti komitmen Pemkab Gresik dalam menertibkan aktivitas truk galian C dan batubara.

“Setiap pagi dan sore, petugas Dishub berjaga di kantong parkir Ngawen,” jelasnya.

Ia menambahkan, kapasitas parkir di TKP Ngawen dapat menampung hingga 100 kendaraan besar, dan ke depan tidak menutup kemungkinan akan dibangun kantong parkir di lokasi lain.

"Terkait jam larang operasional kami sudah berupaya maksimal, meski jumlah personel Dishub sangat terbatas. Pengawasan juga kami lakukan di wilayah perkotaan bersama jajaran Polres Gresik, sebagai bentuk kepedulian kami jika masih dijumpai ada truk yang melanggar kita butuh sosialisasi panjang hingga truk mengetahui informasi larangan jam operasional,” ungkapnya.

Aksi tersebut diakhiri dengan penandatanganan surat pernyataan oleh Kadishub Gresik, Khusaini, yang berisi komitmen untuk menggelar mediasi dengan Paguyuban Laskar Pantura Bersatu paling lambat tujuh hari ke depan.

Sebagai informasi, jam larangan operasional kendaraan truk besar di Kabupaten Gresik ditetapkan pada pukul 05.00–08.00 WIB dan 15.00–18.00 WIB. Sementara waktu yang diperbolehkan untuk beroperasi adalah di luar jam tersebut. (*) 

Baca Sebelumnya

Lubuklinggau Lawan Inflasi dengan Prestasi! Strategi Jitu Wali Kota Rachmat Bikin Gubernur Sumsel Kagum

Baca Selanjutnya

Sukses Lancar Rejeki: Nama Band Jadi Doa, Musik Jadi Jalan Mimpi

Tags:

pantura Laskar Pantura Bersatu Aksi Damai dump truk Demo pelanggaran truk

Berita lainnya oleh Aris Erwandi

Sengketa Lahan PT BIP Gresik, Sebagian Warga Desa Melirang Terima Tali Asih

7 April 2026 19:02

Sengketa Lahan PT BIP Gresik, Sebagian Warga Desa Melirang Terima Tali Asih

Pemkab Gresik Bentuk Satgas Khusus, Jaga Standar Higienitas 112 Dapur MBG yang Beroperasi

3 April 2026 15:34

Pemkab Gresik Bentuk Satgas Khusus, Jaga Standar Higienitas 112 Dapur MBG yang Beroperasi

Rayakan Kemenangan, Siswa-Siswi KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 12 Pantenan Kompak Bawa Toples Jajan

30 Maret 2026 15:03

Rayakan Kemenangan, Siswa-Siswi KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal 12 Pantenan Kompak Bawa Toples Jajan

Kebakaran Pom Mini di Campurejo Gresik Hanguskan Rumah dan Motor

24 Maret 2026 15:31

Kebakaran Pom Mini di Campurejo Gresik Hanguskan Rumah dan Motor

Gantangan Kicaumania Bungah BC Rutin Gelar Buka Puasa Bersama Sekaligus Santuni Anak Yatim Piatu Di Gresik

18 Maret 2026 05:07

Gantangan Kicaumania Bungah BC Rutin Gelar Buka Puasa Bersama Sekaligus Santuni Anak Yatim Piatu Di Gresik

Ramadan Berkah, Laskar Pantura Bagi Takjil: Setelah Sidayu Kini Sasar Dukun

12 Maret 2026 21:40

Ramadan Berkah, Laskar Pantura Bagi Takjil: Setelah Sidayu Kini Sasar Dukun

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar